Komisi D DPRD Sulsel Tinjau Jalan Rusak  Minta Dinas  Segera di Perbaiki

- Redaksi

Rabu, 5 Februari 2025 - 14:15 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

JEJAKNEWS.ID, Maros,-Komisi D DPRD Provinsi Sulawesi Selatan meninjau langsung kerusakan jalan yang terletak di poros Pamanjengan Moncongloe kabupaten Maros yang sempat viral di media sosial beberapa pekan terakhir saat musim hujan melanda yang menyebabkan banjir dan genangan air yang cukup tinggi sehingga banyak memakan korban jatuh dari motor.

Diketahui jalan poros pamanjengan merupakan kewenangan pemerintah provinsi sehingga menjadi tanggung jawab pemerintah provinsi melakukan pemeliharaan atau perbaikan

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Oleh karena itu wakil ketua komisi D Abdul Rahman yang memimpin langsung kunjungan tersebut meminta kepada Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Sulawesi Selatan Astina Abbas untuk segera melakukan perbaikan karena ini menjadi aspirasi masyarakat moncongloe kabupaten Maros.

“Kami dari DPRD provinsi di sini tentu mau melihat langsung sesuai dengan apa yang banyak beredar belakangan ini dan setelah melihat kondisi jalan yang kerusakannya cukup parah dan tidak adanya drainase meminta kepada pemkab dan Pemprov untuk berkoordinasi untuk segera dilakukan perbaikan,” katanya. Rabu (5/1).

Anggota komisi D, Lukman B Kady juga menegaskan bahwa hal ini harus segera dilakukan perbaikan karena merupakan hal yang urgent setelah pihaknya meninjau lokasi jalan sehingga harus ada solusi yang di jalankan dalam waktu dekat.

“Saya minta Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi tak bertele-tele tapi harus di perbaiki secepatnya dan harus memikirkan keduanya untuk perbaikan drainase dan kerusakan jalan,” tegas ketua fraksi Golkar DPRD Sulsel ini.

Ditempat yang sama, anggota komisi D Havid Fasha dari Dapil 6 yang merupakan dari daerah pemilihan Kabupaten Maros juga menegaskan bahwa hal ini harus di selesaikan segera karena jika banjir warga Moncongloe terkepung karena ada beberapa titik banjir yang lumayan tinggi airnya sebagai jalan keluar.

“Ini harus diselesaikan karena kalau banjir kami terkurung karena banjir d antang dan BTP sehingga terkurung. Kami minta untuk segera di tindak lanjuti pak camat dan kadis bina marga melakukan koordinasi dan kami akan pantau,” ucapnya.

Menanggapi hal tersebut Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Sulawesi Selatan Astina Abbas menyatakan bahwa meskipun ada pemangkasan anggaran di untuk perbaikan dan pemeliharaan jalan namun pihaknya akan memprioritaskan perbaikan jalan yang ada di jalan poros pamanjengan Moncongloe yang merupakan
Kewenangan provinsi.

“Kita akan prioritaskan ini untuk melakukan pemeliharaan jalan dan akan menambah tinggi jalan dan berkoordinasi dengan pemkab untuk melakukan pengerukan drainase untuk jalan air supaya tidak ada lagi genangan,” tuturnya.

Camat Moncongloe, Herwan menambahkan bahwa pihaknya akan melakukan sosialisasi kepada warga agar memberikan izin untuk dilakukan pengerukan drainase karena menurutnya ada juga beberapa warga yang enggan dilakukan pengerukan di depan rumahnya namun dirinya akan memberikan pengertian karena ini merupakan kepetingan umum sehingga harus ada solusi cepat untuk perbaikan jalanan yang sudah rusak parah.

“Untuk drainase kita usahakan tahun ini sampai jembatan sebagai jalan air.
Jadi dua sebenarnya yang harus di selesaikan perbaikan jalan dan pengerukan drainase,”pungkasnya*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jejaknews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Berkas Usulan  Hak Angket CPI Kembali  Diserahkan ke Ketua DPRD Sulsel di Ruang Kerjanya
Ketua DPRD Sulsel Terima Kunjungan BNNP Sulsel di Ruang Kerja Nya
Komisi E DPRD Sulsel Perjuangkan Nasib Siswa Yang Tidak Lulus SMPB 2026  Sebanyak 2.000 Ke Kementerian Pendidikan
Legislator DPRD Sulsel Asman, Dukung Rumah Sakit Provinsi Jadi Pusat Rujukan Regional, DPRD Sulsel Minta Pemetaan Kebutuhan Menyeluruh
Komisi A DPRD Sulsel Mencatat Silpa Pada OPD Pemprov  Sebanyak 50 Milyar TA 2025
Sorotan Tajam Komisi D DPRD Sulsel, APH di Minta Periksa Proyek Bendungan Lalengrie di Desa Ujung Lamuru Bone
Tujuh dari Sembilan Fraksi DPRD Sulsel Setuju Hak Angket Aset CPI Segera Dibawa ke Paripurna
Wakil Ketua DPRD Sulsel Rahman Pina Apresiasi Keberhasilan Bea Cukai Ungkap Jaringan Narkotika Internasional

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:41 WITA

Ketua DPRD Sulsel Terima Kunjungan BNNP Sulsel di Ruang Kerja Nya

Selasa, 14 Juli 2026 - 09:45 WITA

Komisi E DPRD Sulsel Perjuangkan Nasib Siswa Yang Tidak Lulus SMPB 2026  Sebanyak 2.000 Ke Kementerian Pendidikan

Senin, 13 Juli 2026 - 10:30 WITA

Legislator DPRD Sulsel Asman, Dukung Rumah Sakit Provinsi Jadi Pusat Rujukan Regional, DPRD Sulsel Minta Pemetaan Kebutuhan Menyeluruh

Senin, 13 Juli 2026 - 09:37 WITA

Komisi A DPRD Sulsel Mencatat Silpa Pada OPD Pemprov  Sebanyak 50 Milyar TA 2025

Kamis, 9 Juli 2026 - 09:29 WITA

Sorotan Tajam Komisi D DPRD Sulsel, APH di Minta Periksa Proyek Bendungan Lalengrie di Desa Ujung Lamuru Bone

Berita Terbaru