Pansus Ranperda DPRD Sulsel Gelar Rapat Pengembangan Pelestarian Cagar Budaya Sulsel

- Redaksi

Kamis, 6 Agustus 2026 - 11:23 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

JEJAKNEWS.ID, Makassar,— Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Kebudayaan DPRD Sulawesi Selatan menggelar rapat pendalaman pasal demi pasal bersama Biro Hukum, Dinas Pariwisata Sulsel, Badan Keuangan dan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah di Kantor Sementara DPRD Sulsel, Kamis (6/8/2026).

Rapat tersebut memfokuskan pada beberapa poin penting termasuk pada usulan pembentukan Dana Abadi Kebudayaan Sulawesi Selatan sebagai payung hukum pemajuan dan pelestarian aset budaya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wakil Ketua Pansus Ranperda Kebudayaan DPRD Sulsel, Heriwawan, mengatakan bahwa tahapan ini dilakukan untuk mendetailkan isi draf aturan setelah sebelumnya menghimpun masukan dari berbagai pemangku kepentingan.

“Sebelumnya kita sudah panggil semua stakeholder kebudayaan Sulawesi Selatan, baik pemerhati budaya maupun Dinas Kabupaten/Kota. Hari ini kita lanjutkan pembahasannya pasal per pasal bersama Biro Hukum dan Dinas Pariwisata untuk mendetailkan satu per satu,” ujar Heriwawan saat diwawancarai usai rapat, siang tadi.

Ia menjelaskan, salah satu poin paling krusial yang menjadi fokus adalah skema penggalangan Dana Abadi Kebudayaan. Kebijakan ini dirancang untuk meniru pengelolaan cagar budaya di luar negeri yang sukses melibatkan pihak swasta secara aktif.

“Salah satu yang menjadi diskusi kita itu adalah soal ketersediaan Dana Abadi Kebudayaan Sulawesi Selatan. Kita berharap keterlibatan pemerintah daerah, swasta, maupun masyarakat umum pemerhati budaya ikut terlibat dalam pemajuan kebudayaan,” kata Heriwawan.

Mengenai sumber dana, Heriwawan memaparkan bahwa anggaran dapat dihimpun dari gabungan APBD provinsi, kucuran APBN pemerintah pusat, dana Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan, hingga donasi masyarakat. Pansus menegaskan tidak memberi batasan nominal atas target dana yang dihimpun.

“Nilainya tidak kita batasi karena kita sudah melibatkan swasta juga. Tidak mungkin dibatasi nilainya, sebanyak mungkin, sebisa mungkin,” tegasnya.

Keberadaan dana abadi ini diproyeksikan mencakup seluruh sektor kebudayaan di Sulsel, termasuk perawatan situs sejarah seperti Benteng Somba Opu dan lainnya.

“Ini nantinya untuk semua kegiatan kebudayaan, tidak hanya di Benteng Somba Opu, tapi seluruh Sulawesi Selatan. Baik cagar budaya, seni pertunjukan, maupun pelestarian. Perda ini menjadi payung hukum yang membantu dan mengikat untuk pemajuan kebudayaan daerah,” pungkas politisi Demokrat itu. (bus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jejaknews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Appi-Aliyah Kompak Hadiri HUT ke-102 PDAM, Serukan Direksi Perkuat Pelayanan Air Bersih
TP PKK Makassar Perkuat Edukasi ASI Eksklusif untuk Cegah Stunting pada Peringatan Pekan Ibu Menyusui Dunia 2026
Kominfo Makassar Perkuat Pemahaman Aparatur tentang Keamanan Informasi
Workshop Smart Farming di Sidrap Bantu Petani Kuasai Teknologi Pertanian Modern
Panen PM-AAS Sidrap Lampaui Target, Produktivitas Capai 11 Ton per Hektare
Karang Taruna Makassar Dukung Penuh Program Pilah Sampah, Appi Perkuat Peran sebagai Pilar Sosial
Wali Kota Makassar Hadiri Seminar Nasional KDKMP, Tegaskan Komitmen Sinergi Penguatan Ekonomi Rakyat
Munafri: PSEL Proyek Strategis Nasional Kami Dijalankan, Lokasi Masih Dimatangkan

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 06:24 WITA

Appi-Aliyah Kompak Hadiri HUT ke-102 PDAM, Serukan Direksi Perkuat Pelayanan Air Bersih

Kamis, 6 Agustus 2026 - 16:54 WITA

TP PKK Makassar Perkuat Edukasi ASI Eksklusif untuk Cegah Stunting pada Peringatan Pekan Ibu Menyusui Dunia 2026

Kamis, 6 Agustus 2026 - 15:48 WITA

Kominfo Makassar Perkuat Pemahaman Aparatur tentang Keamanan Informasi

Kamis, 6 Agustus 2026 - 15:44 WITA

Workshop Smart Farming di Sidrap Bantu Petani Kuasai Teknologi Pertanian Modern

Kamis, 6 Agustus 2026 - 15:41 WITA

Panen PM-AAS Sidrap Lampaui Target, Produktivitas Capai 11 Ton per Hektare

Berita Terbaru