Kemenhaj Hadiri Pembukaan Grand Opening Bursa Sajadah Makassar Milik H.Aras

- Redaksi

Jumat, 17 April 2026 - 16:35 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JEJAKNEWS.ID,Makassar – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) terus mendorong penguatan ekosistem ekonomi haji melalui grand opening Bursa Sajadah Kota Makassar. Kepala Kanwil Kemenhaj Sulawesi Selatan, Ikbal Ismail, menegaskan bahwa langkah ini menjadi bagian dari strategi mewujudkan “tri sukses haji”, khususnya pada sektor ekonomi.

“Grand opening ini menjadi bagian dari program Kementerian Haji dan Umrah. Salah satu tri sukses haji adalah bagaimana ekosistem ekonomi haji bisa berjalan dengan baik,” ujar Ikbal, Jumat (17/4/2026).

“Bursa Sajadah Permudah Jamaah Penuhi Kebutuhan”

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ikbal menilai jumlah jamaah Indonesia yang besar merupakan potensi ekonomi yang harus dikelola agar manfaatnya kembali ke dalam negeri. Karena itu, Kemenhaj menghadirkan Bursa Sejadah untuk memenuhi kebutuhan jamaah, terutama oleh-oleh.

Ia menegaskan, jamaah kini tidak perlu lagi berbelanja di Mekkah atau Madinah. Bursa Sejadah telah menyediakan berbagai kebutuhan, mulai dari sajadah, kurma, hingga produk lainnya.

“Kami berharap jamaah umrah dan haji tidak perlu lagi repot belanja di sana. Semua sudah tersedia di sini,” jelasnya.

“Jamaah Indonesia Dorong Perputaran Ekonomi Haji”

Ikbal mengungkapkan, jamaah Indonesia memberikan kontribusi besar terhadap perputaran ekonomi haji, termasuk melalui pengiriman kargo. Ia menyebut kontribusi tersebut mencapai sekitar 60 persen.

Menurutnya, tingginya daya beli jamaah Indonesia membuat para pedagang di Mekkah dan Madinah mencari lokasi strategis yang dekat dengan mereka, termasuk jamaah asal Sulawesi dan Makassar.

Kondisi ini, lanjut Ikbal, membuka peluang besar bagi Indonesia untuk memperkuat ekonomi lokal dan mengurangi ketergantungan belanja di luar negeri.

“Program Kampung Haji Libatkan Pelaku Usaha Nasional”

Sebagai langkah lanjutan, pemerintah menggagas program kampung haji seluas sekitar 45 hektare di Arab Saudi. Pemerintah akan membangun hotel dan pusat perbelanjaan yang dikelola oleh pelaku usaha Indonesia.

Ikbal menegaskan, program ini akan menciptakan perputaran ekonomi yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Pelaku usaha Indonesia akan terlibat langsung, dan hasilnya akan kembali ke daerah melalui penghasilan para pekerja,” tutupnya .

Selain itu, Kemenhaj juga mendorong UMKM agar menembus pasar internasional. Salah satu contohnya adalah produk bumbu khas Indonesia, seperti bumbu coto, yang mulai dikirim ke Saudi.

“Bumbu coto sudah mulai dikirim. Kami ingin jamaah tetap menikmati cita rasa Indonesia sekaligus mendorong UMKM kita bersaing di pasar global,” tambahnya.

“Kemenhaj Ingatkan Aturan Barang Bawaan Jamaah”

Di sisi lain, Ikbal mengingatkan jamaah agar mematuhi aturan terkait barang bawaan. Kemenhaj telah menyosialisasikan daftar barang terlarang sejak manasik haji.

Ia menegaskan, petugas bea cukai dan otoritas bandara akan memeriksa barang bawaan jamaah. Jika menemukan barang terlarang, petugas akan langsung mengeluarkannya.

Karena itu, Ikbal mengimbau jamaah agar tidak membawa barang berlebihan. Ia memastikan kebutuhan dasar, seperti makanan dan perlengkapan lainnya, sudah tersedia di Arab Saudi.

“Tidak perlu membawa barang seperti kompor atau beras, karena semuanya sudah tersedia di sana,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jejaknews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Munafri Jamu PSM Makassar, Beri Suntikan Semangat untuk Laga Kandang Perdana di Pare-pare
Bersama Mentan RI, Wali Kota Munafri Ramaikan Fun Walk Dies Natalis ke-70 Unhas
Sidrap Catat Capaian Kinerja Program Strategis Nasional Tertinggi di Sulawesi Selatan
Ditengah Musim Kemarau Bupati Syaharuddin Tinjau Program Pertanian IP300 dan Dampak El Nino
Percepat Normalisasi Antrean BBM, Munafri Sarankan Klaster SPBU dan Jadwal Khusus Truk-Bus
Respon Antrean BBM, Wali Kota Appi Keluarkan Edaran Sekolah di Makassar Daring Mulai 12 September
Wali Kota Appi Turun ke Area SPBU Berdialog dengan Warga, Minta Seluruh Fasilitas SPBU Dioptimalkan
Pastikan Kawal Persoalan Antrean BBM, Appi Temui Petinggi Pertamina Minta Semua Nozzle SPBU Diaktifkan
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 15:31 WITA

Munafri Jamu PSM Makassar, Beri Suntikan Semangat untuk Laga Kandang Perdana di Pare-pare

Sabtu, 12 September 2026 - 15:24 WITA

Bersama Mentan RI, Wali Kota Munafri Ramaikan Fun Walk Dies Natalis ke-70 Unhas

Sabtu, 12 September 2026 - 07:29 WITA

Sidrap Catat Capaian Kinerja Program Strategis Nasional Tertinggi di Sulawesi Selatan

Sabtu, 12 September 2026 - 07:17 WITA

Ditengah Musim Kemarau Bupati Syaharuddin Tinjau Program Pertanian IP300 dan Dampak El Nino

Sabtu, 12 September 2026 - 06:33 WITA

Percepat Normalisasi Antrean BBM, Munafri Sarankan Klaster SPBU dan Jadwal Khusus Truk-Bus

Berita Terbaru