![]()
JEJAKNEWS.ID, Makassar,-Wakil Ketua DPRD DPRD Sulawesi Selatan, Yasir Machmud, menyatakan pihaknya akan memanggil sejumlah pihak terkait untuk membahas konflik akses jalan dan lahan yang terjadi di kawasan Pesantren Darul Istiqomah, RDP di laksanakan di kantor sementara DPRD Sulsel, jl. AP. Pettarani Kota Makassar, Selasa (12/5/2026).
Pihak yang akan dipanggil di antaranya kepolisian dan pihak pesantren guna mencari solusi atas persoalan yang telah dikeluhkan warga selama beberapa waktu terakhir.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami akan memanggil pihak-pihak yang tadi disebutkan, di antaranya kepolisian dan pesantren,” ujar Yasir Machmud.
Ia menegaskan, langkah awal yang akan diperjuangkan DPRD adalah memastikan akses jalan maupun lahan yang menjadi sengketa tetap dapat digunakan bersama selama proses hukum berlangsung.
Menurutnya, karena Indonesia merupakan negara hukum, maka seluruh pihak sebaiknya menghormati proses yang berjalan tanpa melakukan tindakan yang dapat memperkeruh suasana.
“Tentu hal pertama yang akan kami perjuangkan adalah bagaimana jalan atau lahan yang ada di sana, sambil berproses hukum, sebaiknya bisa dipergunakan bersama dulu,” katanya.
Yasir juga mengimbau seluruh pihak untuk menahan diri dan mengedepankan kepentingan bersama agar situasi tetap kondusif.
“Jangan ada saling klaim atau tindakan yang memicu ketegangan. Kalau dipakai bersama, tentu bisa saling menguntungkan,” lanjutnya.
Ia menambahkan, penyelesaian persoalan tersebut perlu dilakukan secara bijaksana dengan mempertimbangkan sejarah dan tujuan awal keberadaan lahan yang digunakan masyarakat maupun pesantren.

Pertemuan bersama warga tersebut diharapkan menjadi langkah awal dalam mencari jalan keluar yang adil bagi semua pihak.

















