Kategori: Nasional

  • 17 Daerah di Sulsel Raih Adipura, Terbanyak di Tingkat Nasional

    17 Daerah di Sulsel Raih Adipura, Terbanyak di Tingkat Nasional

    JEJAKNEWS.id, Makassar,- Penjabat Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin menyambut syukur dan bangga Penghargaan Adipura 2023 yang diraih 17 kabupaten dan kota di Sulsel dari 24 daerah di wilayah tersebut.

    Sehingga, ia didampingi Kapolda Sulsel dan Kepala Dinas DLHK Sulsel menyerahkan penghargaan dan menyampaikan selamat kepada bupati dan wali kota, di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Gubernur Sulsel, Jumat, 15 Maret 2024.

    “Atas nama Pemerintah Provinsi dan masyarakat Sulawesi Selatan, tabe maraja, selamat dan sukses ki semua kepada daerah yang meraih penghargaan 2023. Sangat membanggakan semua,” kata Bahtiar.

    Kabupaten dan Kota yang meraih penghargaan, yakni Palopo, Maros, Luwu Timur, Pinrang, Bantaeng, Kepulauan Selayar, Bulukumba, Wajo, Makassar, Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Barru, Parepare, Sidrap, Soppeng, Enrekang, Bone dan Sinjai.

    “Memang bahagia sekali kita hari ini, karena dalam sejarah Sulsel baru pertama kali Adipura diborong 17 kabupaten dan kota, biasa diraih Provinsi Jawa Tengah, daerah yang banyak kabupaten dan kotanya. Jadi kita juara nasional ini,” sebutnya.

    Ia menyampaikan, Adipura memiliki banyak aspek penilaian karena didukung oleh rakyat, lingkungan sosial dan pemerintahannya.

    “Piagam ini sekaligus mengandung tanggung jawab mempertahankan ini,” ucapnya.

    Pemprov mendukung seluruh prestasi terbaik kabupaten dan kota. Sehingga fungsi Pemprov sebagai wakil pemerintah pusat menjadi jembatan antara pemerintah pusat dan pemerintah kabupaten dan kota. Bahtiar menekankan sinergitas serta koordinasi program dan kegiatan.

    “Kita alhamdulillah tahun ini luar biasa, prestasi bupati dan wali kota, juga bisa terjadi karena adanya dukungan dari TNI dan Polri serta seluruh jajaran, termasuk Forkopimda,” tandasnya.

  • Pemerintah Pusat Percepat Konektivitas Jalan Daerah, Sulsel Kebagian Dana IJD Rp900 Miliar

    Pemerintah Pusat Percepat Konektivitas Jalan Daerah, Sulsel Kebagian Dana IJD Rp900 Miliar

    JEJAKNEWS.id, Makassar, – Provinsi Sulsel tahun mendapatkan alokasi dana Inpres Jalan Daerah (IJD) dari pemerintah pusat sebesar Rp900 miliar. Jumlah ini meningkat dibanding tahun 2023 lalu, yang besarnya Rp669 miliar.

    Kucuran dana IJD ini dalam rangka mendorong konektivitas antar daerah. Sebagai langkah awal, Penjabat Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin memimpin Rapat Koordinasi Percepatan Peningkatan Konektivitas Jalan Daerah Melalui Dana Inpres Jalan Tahun (IJD) 2024/2025, di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Gubernur Sulsel, Jumat, 15 Maret 2024.

    Bahtiar menyampaikan, koordinasi ini untuk menindaklanjuti upaya menghadirkan infrastruktur jalan yang merupakan pekerjaan dan tanggung jawab yang sangat besar.

    “Maka ini secara simbolik penting, rangkaian kepercayaan yang diberikan oleh pemerintah pusat kepada kita, salah satunya IJD. Bagaiamana kita bisa kawal pekerjaan seperti ini, Presiden sudah bantu kita. Jadi kita harus kompak dan solid sebagai satu kesatuan kerja dari provinsi sampai kabupaten dan kota,” kata Bahtiar.

    Diketahui, Presiden Joko Widodo, Februari lalu meresmikan 27 ruas jalan dan 1 jembatan yang dilaksanakan melalui Inpres Jalan Daerah (IJD) di Provinsi Sulsel. Peresmian dilaksanakan di ruas Soreang – Senggerang – Kalajong yang berada di Kabupaten Pangkep.

    Provinsi Sulsel telah diberikan anggaran sebesar Rp669 M untuk tahun 2023, dan tahun 2024 ini akan diberikan meningkat hingga Rp900 miliar.

    “Tahun ini Bapak Presiden di depan Forkopimda, saya, ada Bupati Maros, Bupati Gowa, Pj Takalar dan Bupati Pangkep. Beliau sendiri sampaikan langsung, belum diminta, artinya beliau sangat percaya sekali pada kita,” sebutnya.

    Dukungan lainnya, kata Bahtiar, termasuk pembangunan jalan nasional, serta mendukung dilanjutkannya kembali pembangunan Mamminasata plus Pangkep dengan sistem terintegrasi.

    Adapun Laporan Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sulsel, Asep Syarip Hidayat, menyampaikan, rakor ini merupakan amanah dari Inpres 03 Tahun 2023 tentang percepatan konektivitas jalan daerah. Pertama melakukan evaluasi IJD Tahun 2023.

    Ia menekankan perlunya keterlibatan dari dinas provinsi dan kabupaten untuk sama-sama memonitor kegiatan IJD sehingga peningkatan konektivitas daerah melalui target pemantapan jalan kabupaten dapat meningkat.

    “Dukungan pelaksanaan sama-sama dikawal dan proses serah terima yang harus segera dituntaskan,” sebutnya.

    Untuk kegiatan 2024 direncanakan akan dilaksanakan dalam waktu cepat. “Saya terima kasih ke Bapak Gubernur memfasilitasi kegiatan ini, karena sangat mendesak terkait kegiatan 2024 yang cukup banyak,” pungkasnya.

  • Andi Muhammad Arsyad Kembali Jabat Pj Sekda Provinsi Sulsel

    Andi Muhammad Arsyad Kembali Jabat Pj Sekda Provinsi Sulsel

    JEJAKNEWS.id, Makassar,- Penjabat Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin menyerahkan SK Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Sulsel kepada Andi Muhammad Arsjad. SK dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tersebut diserahkan di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Gubernur, Jumat, 15 Maret 2024.

    “Bapak (Andi Muhammad Arsjad) Sekda itu diberikan kepercayaan oleh Menteri Dalam Negeri (sebagai Pj Sekda),” kata Bahtiar Baharuddin.

    Diketahui, Andi Muhammad Arsjad pertama kali diangkat dan dilantik sebagai Penjabat Sekda Provinsi Sulsel pada 16 Agustus 2023 lalu. Sementara, jabatan defenitif Andi Muhammad Arsjad adalah Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Sulsel sejak Juli 2023 hingga sekarang.

    Kemudian, pada kali kedua Andi Muhammad Arsjad kembali menerima jabatan sebagai Pj Sekda pada Desember 2023 dan berakhir pada Februari 2024.

    Amanah sebagai Pj Sekda Sulsel kembali disematkan pada Andi Muhammad Arsjad untuk kali ketiga pada Jumat, 15 Maret 2024, setelah beberapa hari terakhir memegang kendali sebagai Pelaksana harian (Plh) Sekda Sulsel. (*)

  • Pj Gubernur Sulsel Minta Garuda Indonesia Tambah Rute Penerbangan Domestik dan Internasional

    Pj Gubernur Sulsel Minta Garuda Indonesia Tambah Rute Penerbangan Domestik dan Internasional

    JEJAKNEWS.id, Makassar, – Penjabat Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, meminta agar Garuda Indonesia menambah rute penerbangan domestik dan internasional dari Bandara Internasional Sultan Hasanuddin. Hal ini untuk memperkuat posisi Sulsel, khususnya Kota Makassar sebagai hub Indonesia Timur.

    Hal tersebut disampaikan Pj Gubernur Bahtiar saat bertemu General Manager (GM) Garuda Indonesia, Wayang Gilang Aditya Subawa, di Rumah Jabatan Gubernur, Kamis, 14 Maret 2024.

    Bahtiar menyampaikan, Sulsel baru bisa menjadi daerah yang maju sekaligus hub Indonesia Timur jika telah memiliki rute penerbangan internasional. Bukan hanya ke Singapura, Malaysia dan Arab Saudi saja, namun juga beberapa negara lainnya. Seperti Jepang, Cina, Thailand, Vietnam dan sejumlah negara lainnya.

    “Saya harap Mas Gilang komunikasikan itu, supaya benar-benar menjadikan Makassar sebagai hub Indonesia bagian timur,” harap Bahtiar

    Sebagai Pj Gubernur Sulsel, Bahtiar siap membantu demi terwujudnya Provinsi Sulsel yang maju dan berkembang secara ekonomi lewat jalur udara.

    “Teman-teman butuh apa, butuh surat apa sampaikan. Kami akan sampaikan kepada Pak Menteri dan bahkan kami sampaikan langsung ke Pak Presiden Jokowi,” ujarnya.

    Menanggapi permintaan tersebut, GM Garuda Indonesia, Wayang Gilang Aditya Subawa, mengaku akan mengkomunikasikan apa yang menjadi harapan Pj Gubernur Sulsel terkait penambahan rute penerbangan.

    “Kami akan berupaya melaksanakan apa yang menjadi penyampaian Bapak Gubernur terkait rute penerbangan internasional maupun domestik,” katanya.

    Pertemuan tersebut turut dihadiri PIC Corporate Garuda Indonesia Windhi Lisulangi, MDP Garuda Indonesia Stefanus Hermawan Sebastian, MDP Garuda Indonesia Kirana Lalita Pristy, Sales Area Citilink Ari Triono, dan sejumlah Kepala OPD Lingkup Pemprov Sulsel.

  • Diinisiasi Pj Gubernur Bahtiar, Pemprov Sulsel – ITDC Teken MoU KEK Bira – Takabonerate

    Diinisiasi Pj Gubernur Bahtiar, Pemprov Sulsel – ITDC Teken MoU KEK Bira – Takabonerate

    JEJAKNEWS.id, Makassar,- Penjabat Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin dan Business Development Director Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) Ema Widiastuti, melakukan penandatanganan MoU Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bira – Takabonerate, di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Kamis, 14 Maret 2024. KEK Bira – Takabonerate ini diinisiasi oleh Pj Gubernur Bahtiar.

    Ikut juga bertandatangan, Bupati Kepulauan Selayar Muh Basli Ali dan Wakil Bupati Bulukumba Andi Edy Manaf. Hadir menyaksikan penandatanganan MoU tersebut, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Sulsel, Ketua Badan Promosi Pariwisata Sulsel, Ketua Dewan Seni Sulsel, dan seluruh hadirin lainnya.

    Business Development Director Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), Ema Widiastuti, mengatakan, pariwisata merupakan aset yang dimiliki negara Indonesia yang harus dikelola dengan baik agar bisa menjadi devisa baru bagi daerah dan negara.

    “Ada satu hal lagi target menuju Indonesia maju, mengembangkan pariwisata supaya bisa menyumbang devisa negara,” ungkap Ema, usai penandatanganan MoU.

    Ema menjelaskan, ITDC sebagai bagian dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN) diberikan amanah untuk mengelola pariwisata di Indonesia. Seperti Bali, Lombok dan Labuan Bajo. Kemudian saat ini baru selesai MoU dengan KEK Bira – Takabonerate di Sulsel.

    “Kami diberikan amanah mengelola pariwisata yang ada di Indonesia. Kami sudah mengembangkan Bali, Lombok, kemudian Labuan Bajo. Dan kami sangat menyambut KEK Bira dan Takabonerate ini. Apalagi Indonesia adalah negara yang memiliki aset terbesar soal pariwisata se-Asean,” urainya.

    Potensi wisata ini, menurut dia, harus dikelola dengan baik agar bisa menjadi sumber devisa. “Dulu saya melihat pantai Losari, makanan disana, benar-benar Indonesia sangat kaya. Begitu juga kawasan Selayar sangat cantik. Dan kalau ini kelola dengan baik, yang lain tidak ada apa-apanya,” tuturnya.

    Sementara itu, Pj Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin menyampaikan terima kasih kepada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Sulsel dan Badan Promosi Pariwisata Sulsel, dan tentunya Bupati Bulukumba dan Bupati Selayar yang sudah teken MoU hari ini.

    “Tidak mudah untuk menggerakkan pariwisata ini. Karena itu, ada ITDC yang akan menarik para investor untuk masuk. Makanya kita harus berjuang bersama untuk pengembangan pariwisata di Provinsi Sulsel ini,” ungkap Bahtiar.

    Menurut Bahtiar, gerakan dari Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Sulsel dan Badan Promosi Pariwisata Sulsel sangat cepat, sampai berhasil teken MoU ini.

    “Ini luar biasa dan cepat sekali, semua yang diinisiasi langsung jadi. Sekali lagi saya sampaikan terima kasih kepada Kepala Dinas Pariwisata kita. Terima kasih juga kepada Bapak Kepala Badan Promosi Pariwisata Provinsi Sulsel, ini sudah bagus kerjasama dengan Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sulsel,” pungkasnya.

    Untuk diketahui, acara tersebut dirangkaikan dengan pelantikan pengurus Dewan Kesenian Provinsi Sulsel.

  • PT SCI Bersama Bank Sulselbar Bahas Skema Pencairan Dana Investasi Investor Asing

    PT SCI Bersama Bank Sulselbar Bahas Skema Pencairan Dana Investasi Investor Asing

    JEJAKNEWS.id, Makassar, – Tingkat kepercayaan mitra investor asing kepada PT Sulsel Citra Indonesia (PT SCI) semakin meningkat. Hal ini menjadi bukti bahwa BUMD kesayangan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan ini baik-baik saja.

    Hal ini diungkapkan Plt Direktur Utama, Machmud Achmad disela rapat konsultasi PT SCI kepada Bank Sulselbar, Rabu, 13 Maret 2024. Rapat ini untuk menentukan skema terbaik terkait pencairan dana investasi dari mitra investor asing.

    “Tahap awal yang sudah dikonfirmasi sekitar 50 juta dolar. Namun ada syarat dan ketentuan yang harus kita penuhi. Hal ini terkait investor asing. Itu yang kita bahas dalam rapat hari ini,” ujarnya.

    Nantinya, kata Machmud Achmad, dana tersebut akan dipergunakan dalam proyek industri kimia, minyak dan gas. Kabupaten Bulukumba menjadi lokasi pilihan dimana proyek ini nantinya dibangun.

    “Bupati dan PT SCI sudah bersinergi, MoU-nya dalam waktu dekat akan ditanda tangani kedua belah pihak,” ujarnya.

    Saat disinggung terkait manuver negatif eks-direksi terhadap PT SCI, Machmud Achmad enggan menanggapi. “Target utama saya dan direksi yang sekarang adalah fokus kerja, menjaga baik-baik kepercayaan yang telah diberikan oleh investor. Selain itu, membuktikan bahwa kita bisa,” pungkas pria yang sudah malang melintang di dunia bisnis baik dalam dan luar negeri itu.

  • Pj Gubernur, Wali Kota dan Bupati Maros Kompak Tinjau Lahan Stadion di Makassar

    Pj Gubernur, Wali Kota dan Bupati Maros Kompak Tinjau Lahan Stadion di Makassar

    JEJAKNEWS.id, Makassar,- Penjabat Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin, Wali Kota Makassar Danny Pomanto, Bupati Maros Chaidir Syam, Kadispora Sulsel, Kadis Perhubungan Sulsel serta seluruh jajaran lainnya meninjau lokasi rencana pembangunan stadion bertaraf internasional di Makassar, Senin, 11 Maret 2024.

    Wali Kota Makassar, Danny Pomanto mengaku, setelah ditinjau lokasi pembangunan stadion bertaraf internasional tersebut sesuai standar Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan (KKOP). Demikian juga untuk ukuran lahannya sudah sesuai syarat yang diinginkan pemerintah pusat untuk dimulai pembangunan stadion tersebut.

    “Alhamdulillah apa yang digambar sesuai yang di lapangan, sesuai size nya memenuhi syarat. Kalau seandainya stasiun utama senayan dipindahkan kesini cukup. Kedua, tidak bertentangan dengan KKOP. Ketiga, pengembangan Kawasan Maminasata itu bisa kita lakukan,” kata Danny Pomanto, Senin, 11 Maret 2024.

    Menurut Danny, apa yang dilakukan saat ini merupakan wujud kekompakan baik Pemerintah Provinsi Sulsel, Pemerintah Kota Makassar, Pemkab Maros, Gowa, Takalar dan Pangkep.

    “Ini semua karena kita kompak, karena ada Bapak Gubernur, kekompakan Maros, Gowa, Takalar, dan Pangkep itu intinya,” lanjut Danny.

    Sementara itu, Pj Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, mengatakan, apa yang disampaikan Wali Kota Makassar betul-betul disampaikan secara profesional. Bukan sebagai wali kota, tapi sebagai profesional ahli perencanaan.

    Menurut Bahtiar, selain pembangunan stadion bertaraf internasional, lewat kolaborasi antara pemerintah provinsi dan kabupaten kota di daerah Maminasata akan membantu kawasan kota baru nantinya.

    “Ini di belakang kita ini akan menjadi kawasan kota mandiri, kota baru, yang kita bayangkan 10.000 hektare sampai di wilayah Maros nantinya. Dan ini menjadi fasumnya, ini jadi fasilitas publik nantinya. Kita bayangkan di Jakarta ada Senayan di sebelahnya kan ada di sana pondok indah, ada di sana Simprut ada yang lainnya,” ungkap Bahtiar.

  • Imbauan Pj Gubernur Sulawesi Selatan Dr.Bahtiar Baharuddin

    Imbauan Pj Gubernur Sulawesi Selatan Dr.Bahtiar Baharuddin

    JEJAKNEWS.id, Makassar,_”Gerakan ini merupakan cara Pemda Pemprov Sulawesi-Selatan membangkitkan dan menghidupkan karakter dan kepribadian dasar masyarakat Bugis,Makassar, Mandar dan Toraja yang sejatinya ringan tangan suka membantu sesama dan suka menolong orang orang sekitarnya yang kurang mampu”_

    Saudara saudaraku warga Sulawesi Selatan baik yang berdomisili di rantau maupun di Sulsel, momentum bulan suci Ramadan 2024 inilah saatnya kita kembali memperlihatkan kepedulian kita kepada sesama yang dibalut dalam berbagi bahagia.

    Saya sangat yakin banyak sekali warga Sulsel yang memiliki kemampuan ekonomi lebih baik termasuk di tanah rantau dan di Sulsel yang memiliki kemampuan ekonomi yang lebih baik untuk berbagi bahagia kepada warga masyarakat di sekitarnya. Sekecil apapun bentuknya seperti sembako, makanan, buah buahan dan lain -lain sesuai kemampuan dan keikhlasannya. Caranya sangat sederhana, dilaksanakan sendiri oleh tiap warga yang secara sadar dan sukarela memberikan atau membagi kebahagiaanya kepada tetangga atau saudara kita yang tak jauh dari domosilinya. Tetangga rumah atau tetangga lorong.

    Imbauan ini merupakan gerakan dari Pemda Provinsi Sulsel guna membangkitkan dan menghidupkan sifat-sifat, karakter,dan kepribadian dasar masyarakat Bugis, Makasar, Mandar dan Toraja yang memang sejak dulu terkenal ringan tangan suka membantu sesama dan suka menolong orang-orang sekitarnya yang kurang mampu.

    Saya yakin jika ini bisa dilakukan secara masif di seluruh pelosok Sulsel baik di kota-kota maupun pelosok kampung maka mestinya di Sulsel tak ada lagi stunting dan mestinya tak ada lagi disebut miskin ekstrem. Malu rasanya kita sebagai orang Sulsel yg terkenal malabo, baik hati tapi di lingkungan kita masih banyak orang susah.

    Oleh karena itu melalui tulisan ini saya meminta melalui mesjid- mesjid dan seluruh forum forum warga, organisasi sosial dan instansi pemerintahan serta swasta agar bersama sama dalam satu bulan penuh selama Ramadan 1445 H kita canangkan gerakan ‘Sulawesi Selatan Ramadhan 1445 Hijriah Berbagi Bahagia”

    Terima Kasih
    Salama’ki tappada salama’

    Dr.Bahtiar Baharuddin

  • Dorong Skala Industri, Pj Gubernur Bahtiar Galakkan Penanaman 2 Juta Pohon Nangka Madu di Sulsel

    Dorong Skala Industri, Pj Gubernur Bahtiar Galakkan Penanaman 2 Juta Pohon Nangka Madu di Sulsel

    JEJAKNEWS.id, Jeneponto, – Penjabat Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, menggalakkan penanaman 2 juta pohon nangka madu di seluruh daerah di Sulsel. Saat ini, sedang dilakukan penanaman di Desa Beroangin, Kecamatan Bangkala Barat dan di Desa Jenetallasa Kecamatan Bangkala,
    Kabupaten Jeneponto, Sabtu, 9 Maret 2024.

    Menurut Bahtiar, tahun ini Pemprov Sulsel bersama pemerintah kabupaten kota se-Sulsel melakukan penanaman massal di berbagai lahan tidak produktif termasuk Kabupaten Jeneponto.

    “Kita mau tanam 2 juta pohon minimal tahun ini supaya menjadi skala industri. Jadi selain untuk dijual buahnya dalam bentuk fresh nanti bisa jadi industri, supaya bertambah pendapatan masyarakat kita,” ungkap Bahtiar usai menanam bibit nangka madu, di Desa Beroangin, Bangkala Barat, Sabtu, 9 Maret 2024.

    Ia mengaku prihatin melihat banyaknya lahan kosong yang tidak dimanfaatkan. “Saya jalan keliling termasuk Jeneponto ini, bukan hanya Jeneponto hampir seluruh Sulawesi Selatan, gunung-gunung kosong, lahan kosong banyak sekali, tidak ada hasilnya,” kata Bahtiar.

    Lebih jauh ia menjelaskan, salah satu yang menjadi kendala di pertanian adalah masalah air. Karena itu, harus dicari tanaman yang kuat bertahan di lahan kering.

    “Kita pilih tanamannya yang mudah tumbuh di daerah kita, salah satu diantaranya adalah pohon sukun dan nangka, karena ternyata pohon-pohon yang banyak getahnya itu dia kuat bertahan di tempat-tempat yang kering,” lanjutnya.

    Nangka, kata Bahtiar, memiliki potensi ekonomi yang sangat besar, apalagi bila nantinya sudah berskala industri atau masuk pasar ekspor.

    “Nangka yang kita tanam tadi itu adalah nangka madu. Itu nilai ekonominya tinggi sekali, satu pohon dalam setahun bisa menghasilkan Rp6 juta kalau diolah dengan baik,” katanya.

    “Bayangkan kalau masyarakat bisa tanam seribu pohon, itu bisa punya uang Rp6 miliar kan. Kalau bisa tanam 10.000 pohon berarti masyarakat bisa punya uang Rp60 Miliar,” urainya.

    Untuk itu, kata Bahtiar, pemerintah harus melakukan edukasi kepada seluruh masyarakat agar menanam pohon nangka madu tersebut. Nangka madu ini akan menjadi pendapatan baru bagi masyarakat Jeneponto dan seluruh masyarakat Sulsel yang memiliki lahan untuk ditanami pohon nangka madu.

    “Banyak sekali lahan dan saya kira ini bisa tetap ditanam. Mungkin masyarakat disela-selanya tanam jagung dan mungkin di pagar-pagarnya dan di tempat-tempat kosong mungkin bisa ditanami nangka dan sukun. Saya pikir ini akan menjadi sumber ekonomi masyarakat,” pungkasnya.

    Hadir mendampingi Pj Gubernur Sulsel, Pj Bupati Jeneponto, Pimpinan DPRD Kabupaten Jeneponto, Kepala Dinas Lingkup Pemprov Sulsel, Kepala Dinas lingkup Pemkab Jeneponto dan tokoh masyarakat setempat.

  • Pemilu Berjalan Damai, Pj Gubernur dan Kapolda Sulsel Silaturahmi Bersama Apdesi

    Pemilu Berjalan Damai, Pj Gubernur dan Kapolda Sulsel Silaturahmi Bersama Apdesi

    JEJAKNEWS.id, Makassar, – Pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 di Sulsel berjalan aman dan damai. Sebagai bentuk rasa syukur, Penjabat Gubernur Bahtiar Baharuddin dan Kapolda Irjen Pol Andi Rian R Djajadi bersilaturahmi dengan Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Sulsel, yang dilaksanakan di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulsel, Selasa, 5 Maret 2024.

    Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Sulsel, Muhammad Saleh, menyampaikan, silaturahmi ini adalah sebagai ungkapan rasa syukur atas terselenggaranya Pilpres dan Pileg Tahun 2024. Diharapkan, setelah pelaksanaan kegiatan, makin menguatkan silaturahmi sebagai modal utama dalam melaksanakan pembangunan.

    Selain silaturahmi dengan Apdesi, kata Saleh, rasa syukur juga disampaikan melalui pelaksanaan pesta rakyat, dengan menampilkan beragam seni tradisional dan kebudayaan untuk dapat memberikan manfaat ekonomi, melalui pertunjukan, festival dan kegiatan ekonomi kreatif lainnya. Hal ini juga sebagai upaya untuk terus mendukung dan menjaga kelestarian seni dan budaya lokal untuk memperkaya identitas budaya bangsa.

    Pesta rakyat yang dilaksanakan selama dua hari di Kantor Gubernur Sulsel dan Pantai Losari ini akan diisi dengan kegiatan penandatangan PKS antara Polda dan Apdesi, tauziah dan do’a, pementasan seni tradisional, pameran produk UMKM, festival jajanan tradisional dan penyerahan sertifikat penghargaan Apdesi 2024.

    “Terima kasih kepada Bapak Penjabat Gubernur Sulsel yang sudah memberikan ruang yang luar biasa kepada kita dan kepada Bapak Kapolda Sulsel yang sudah menjadi orang tua yang hebat bagi kita,” kata Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Sulsel, Sri Rahayu Husni.

    Pada kesempatan silaturahmi ini, ia mengajak kepala desa untuk mendukung visi misi gubernur dan bersinergi.

    “Sebenarnya saya malu berdiri di sini Pak, karena pernah itu hari kita demo-demo Pak Gubernur. Sekarang kita bersilaturahmi, olehnya pada kesempatan yang berbahagia ini saya ingin menyampaikan kepada teman-teman, kita mendukung visi misi Bapak Gubernur,” ujarnya.

    “Insya Allah ke depan, kami Asosiasi Pemerintah Desa, kami kepala desa, perangkat desa dan BPD siap ikut serta menyukseskan dan mengawal dengan baik visi misi pemerintah,” tambahnya.

    Sementara, Kapolda Sulsel Irjen Pol Andi Rian R Djajadi, menyampaikan, salah satu tahapan Pemilu serentak sudah dilewati bersama. Patut disyukuri dan perlu disepakati secara bersama, proses pesta demokrasi harus terselenggara dengan aman dan kondusif.

    “Alhamdulillah Sulawesi Selatan bisa melalui ini, dalam situasi yang relatif aman dan kondusif sampai saat ini. Sekarang Polda Sulsel fokus untuk mengamankan proses pleno provinsi yang sedang berlangsung,” kata Kapolda.

    Iapun menyampaikan terkait kunjungan Presiden RI beberapa waktu yang lalu. Bahwa daerah yang pertama dikunjungi setelah proses pencoblosan atau pemungutan suara adalah Sulawesi Selatan. Ini dapat dimaknai bahwa daerah ini aman dan kondusif.

    “Kita sepakat jaga kampung ta, jaga sama-sama daerah ta, semua bisa berjalan dengan baik. Maka Sulawesi Selatan daerah pertama yang dikunjungi Bapak Presiden,” tuturnya.

    Adapun Pj Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, mengharapkan agar kolaborasi dan sinergi untuk tetap dipertahankan. Bahtiar menyampaikan bahwa pemerintah terbuka menerima ide dan masukan serta kritikan dalam membangun Sulsel.

    Pada kegiatan silaturahmi yang digagas oleh Kapolda Sulsel ini, Bahtiar juga menyampaikan bahwa tahun ini Presiden memberikan anggaran untuk Inpres Jalan Daerah (IJD) sebesar Rp900 miliar lebih. Serta program lainnya yang akan dihadirkan, seperti pembangunan stadion di Sudiang.

    “Beliau benar-benar memberikan kehormatan kepada kita Sulsel sebagai buffer zone, sebagai penyangga utama IKN,” ungkap Bahtiar.

    Salah satunya dalam suplai pangan, sehingga Sulsel melipat gandakan produksinya untuk kebutuhan nasional. Sehingga membutuhkan dukungan pemerintah desa.

    “Ini acara yang sangat baik untuk kita sama-sama memperkuat produksi dan menangkap peluang,” pungkasnya.