Menjaga Marwah Nene Mallomo, Sinergi Daerah dan Pusat Merawat Karakter Generasi Muda

- Redaksi

Sabtu, 4 April 2026 - 10:08 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

JEJAKNEWS.ID, Sidrap, — Di tengah kepungan arus globalisasi yang kian kencang, upaya merawat memori kolektif dan nilai-nilai lokal menjadi sebuah urgensi. Sinergi antara pemerintah pusat dan Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) yang tecermin dalam Festival Nene Mallomo ke-3, menjadi oase sekaligus benteng pertahanan karakter bagi generasi muda di Sulawesi Selatan.

Perhelatan yang dipusatkan di Lapangan Usman Isa, Pangkajene, Sidrap, resmi dibuka pada Jumat (03/04/2026). Festival yang diinisiasi oleh Sanggar Seni Pajjoge Andino ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan wujud nyata implementasi Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif, saat membuka acara, menegaskan bahwa ruang kreatif bagi pemuda adalah investasi jangka panjang daerah. Menurutnya, kebudayaan bukan benda mati yang dipajang di etalase sejarah, melainkan nilai yang harus dihidupkan dalam keseharian.
“Sebagai Bupati, saya memberikan dukungan penuh. Sanggar Seni Pajjoge Andino merupakan wadah vital bagi anak-anak dan generasi muda untuk menyalurkan bakat sekaligus membentuk karakter melalui seni dan budaya,” ujar Syaharuddin.

Melawan Degradasi Nilai
Festival Nene Mallomo ke-3 menghadirkan rangkaian kegiatan yang sarat edukasi. Mulai dari pentas seni, ekspresi budaya lokal, hingga lomba permainan tradisional yang kian jarang ditemui di era digital. Ada pula kelas warisan budaya yang dirancang untuk mendekatkan literasi sejarah kepada pelajar.

Syaharuddin menekankan bahwa penetrasi budaya luar yang masif berisiko mendegradasi adat istiadat jika tidak diimbangi dengan upaya pengenalan kembali (reintroduksi) nilai lokal.
“Kita menyaksikan bagaimana kebudayaan, adat, dan permainan tradisional kembali dihidupkan. Ini penting agar warisan leluhur tidak hilang ditelan zaman. Kita harus mewariskannya kepada anak cucu dalam kondisi yang utuh dan bermartabat,” tambahnya.

Lebih jauh, ia melihat korelasi kuat antara ketahanan budaya dan ketahanan mental. Melalui kompetisi seni dan permainan tradisional, anak-anak dididik untuk memiliki mentalitas juara, semangat kerja keras, dan sportivitas yang menjadi fondasi karakter bangsa.

Ekosistem Dana Indonesiana
Keberlangsungan festival ini tidak lepas dari dukungan skema pendanaan strategis pemerintah pusat. Festival Nene Mallomo didukung penuh oleh Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia melalui Program Dana Indonesiana—sebuah dana abadi kebudayaan yang bertujuan memberikan ruang bagi para pegiat budaya untuk berekspresi secara mandiri dan berkelanjutan.

Pamong Budaya Ahli Madya Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah XIX, Rinawati Idrus, yang hadir mewakili Kementerian Kebudayaan, memberikan apresiasi tinggi atas kolaborasi apik antara Pemkab Sidrap dan komunitas seni lokal.
“Dana Indonesiana adalah komitmen nyata pemerintah untuk memperkuat ekosistem budaya yang inklusif dan harmonis. Kami berharap program ini menjadi penggerak utama dalam menjaga dan mengembangkan kebudayaan yang hidup di tengah masyarakat,” tutur Rinawati.

Pembukaan festival ini turut dihadiri oleh jajaran penting daerah, di antaranya Wakil Bupati Sidrap Nurkanaah, perwakilan Kodim 1420/Sidrap, unsur Polres Sidrap, serta para kepala OPD. Kehadiran para tokoh masyarakat dan tenaga pendidik juga menandakan bahwa pelestarian budaya merupakan kerja kolaboratif lintas sektor.

Melalui sinergi ini, Festival Nene Mallomo ke-3 diharapkan mampu melampaui sekat-sekat hiburan semata, menjadi pemantik bagi tumbuh kembangnya kesadaran kultural di kalangan generasi Z dan Alfa di Sidrap. Dengan begitu, jati diri daerah tetap kokoh berdiri di atas fondasi kearifan lokal yang luhur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jejaknews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

CIDES ICMI Sulsel Siap Kawal Kebijakan Pemkot Makassar Berbasis Data dan Kajian Akademik
Temui Wali Kota Appi, BADKO HMI Sulsel Siap Kawal Pendidikan dan Perkuat “Pangadakkang”
Appi-Aliyah Kompak Serukan Semangat Kemerdekaan Harus Jadi Energi Membangun Makassar
Munafri-Aliyah Kenakan Pakaian Adat di Upacara Penurunan Bendera HUT RI ke-81 Kota Makassar
Paskibraka Makassar Bawa Semangat TIM NARYA, Terjemahkan Jiwa Bahari Lewat Formasi Benteng Rotterdam
HUT ke-81 RI, Pemkot Makassar Luncurkan Program “Merdeka dalam Genggaman”
Jelajah Sampah Menyambangi 14 Kecamatan, DLH Makassar Perkuat Gerakan Pilah dari Sumber
Wali Kota Appi Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kebersamaan di FunWalk PSMTI Sulsel

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:18 WITA

CIDES ICMI Sulsel Siap Kawal Kebijakan Pemkot Makassar Berbasis Data dan Kajian Akademik

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:14 WITA

Temui Wali Kota Appi, BADKO HMI Sulsel Siap Kawal Pendidikan dan Perkuat “Pangadakkang”

Selasa, 18 Agustus 2026 - 09:38 WITA

Appi-Aliyah Kompak Serukan Semangat Kemerdekaan Harus Jadi Energi Membangun Makassar

Selasa, 18 Agustus 2026 - 09:33 WITA

Munafri-Aliyah Kenakan Pakaian Adat di Upacara Penurunan Bendera HUT RI ke-81 Kota Makassar

Senin, 17 Agustus 2026 - 10:57 WITA

Paskibraka Makassar Bawa Semangat TIM NARYA, Terjemahkan Jiwa Bahari Lewat Formasi Benteng Rotterdam

Berita Terbaru