Wajah Baru TPA Tamangapa, Penimbunan Tanah Urug Hilangkan Bau dan Siap Terima Sampah Residu

- Redaksi

Rabu, 15 Juli 2026 - 15:02 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

JEJAKNEWS.ID, Makassar,— Wajah Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Tamangapa, Kecamatan Manggala, sudah berubah drastis. Kini tengah mengalami pembenahan besar-besaran sebagai bagian dari transformasi sistem pengelolaan sampah Kota Makassar.

Jika sebelumnya kawasan ini identik dengan hamparan sampah terbuka yang memunculkan bau menyengat, kini TPA Tamangapa tampil lebih tertata, rapi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dan perlahan menghadirkan lingkungan yang lebih bersih melalui proses pembenahan menyeluruh yang dilakukan Pemerintah Kota Makassar.

Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum Kota Makassar, Muhammad Amin, menjelaskan progres pembenahan TPA Tamangapa saat ini telah melampaui 70 persen.

“Untuk progres pembenahan TPA Manggala, rata-rata sudah diatas 70% progresnya,” ujarnya, Rabu (15/7/2026).

Transformasi tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemkot Makassar dalam menghentikan praktik open dumping atau pembuangan sampah terbuka, sesuai arahan pemerintah pusat.

Salah satu perubahan paling nyata adalah penerapan cover soil, yakni penimbunan timbunan sampah menggunakan tanah urug (tanah merah) secara bertahap.

Metode ini tidak hanya membuat area TPA tampak lebih estetik dan tertata, tetapi juga mampu menekan bau menyengat, mengurangi populasi lalat dan hama, serta meminimalkan potensi pencemaran lingkungan.

Melalui Dinas Pekerjaan Umum, pembenahan dilakukan secara masif di titik menggunung. Selain penimbunan sampah dengan tanah urug, Dinas PU juga membangun sistem drainase, kolam lindi, terasering, hingga akses jalan menuju kawasan TPA.

Menurutnya, salah satu syarat utama untuk beralih ke sistem Controlled Landfill adalah seluruh timbunan sampah harus ditutup menggunakan cover soil atau tanah urug (tanah merah).

“Karena itu, kita berproses menuju sanitary landfill. Salah satu syarat utamanya adalah sampah harus ditutup menggunakan tanah urug agar tidak menimbulkan bau,” terang Amin.

Sejumlah alat berat dikerahkan setiap hari untuk mempercepat pekerjaan, sementara ratusan rit tanah urug didatangkan secara berkelanjutan guna menutup timbunan sampah sesuai standar pengelolaan modern.

Upaya tersebut menjadi bagian dari persiapan TPA Tamangapa untuk bertransformasi dari sistem open dumping menuju sanitary landfill, sebagai tahapan penting sebelum mencapai standar sanitary landfill.

Perubahan ini juga sejalan dengan kebijakan nasional yang mulai 1 Agustus 2026 menghentikan praktik pembuangan sampah terbuka di seluruh Indonesia.

Ke depan, TPA Tamangapa hanya akan menerima sampah residu, yakni sisa sampah yang sudah tidak dapat didaur ulang maupun dimanfaatkan kembali.

Sementara sampah organik dan anorganik diharapkan selesai dikelola sejak dari rumah tangga melalui pemilahan, pengomposan, budidaya maggot, maupun bank sampah.

“Transformasi ini, menjadi bagian dari komitmen Pemkot Makassar dalam menghentikan praktik open dumping atau pembuangan sampah terbuka, sesuai arahan pemerintah pusat,” terangnya.

Selain penimbunan sampah dengan tanah urug, pemerintah Kota juga membangun sistem drainase, kolam lindi, terasering, hingga akses jalan menuju kawasan TPA.

Lebih lanjut, Amin menjelaskan, setiap hari, sekitar 100 rit tanah urug didatangkan ke lokasi untuk menutup timbunan sampah secara bertahap.

Metode ini dikenal sebagai cover soil, yaitu teknik menutup sampah menggunakan lapisan tanah guna mengurangi bau menyengat, menekan perkembangan lalat dan hama, meminimalkan pencemaran lingkungan, serta meningkatkan stabilitas timbunan sampah.

“Selain penimbunan menggunakan cover soil, berbagai infrastruktur pendukung juga terus kami kerjakan di kawasan area TPA Tamangapa,” katanya.

Di antaranya pembangunan sistem drainase, kolam penampungan air lindi (leachate pond), terasering kawasan timbunan sampah, hingga pembangunan akses menuju lokasi TPA yang saat ini telah memasuki tahap pekerjaan tiang pancang.

Di area bagian atas TPA bekerja dua unit excavator dan dua unit bulldozer. Sedangkan di bagian bawah dioperasikan tiga unit excavator dan tiga unit bulldozer guna mempercepat proses penataan dan penimbunan sampah.

“Kami target seluruh pembenahan TPA dapat dirampungkan, sesuai target waktu dari Pemerintah Pusat,” jelasnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jejaknews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Munafri Jamu Coach Darije, Semangat Kebangkitan PSM Makassar Kembali Menggelora
Ketum LSM Jangkar Bongkar Dugaan Siswa siluman di Kuota Tambahan SMAN 21 Makassar, Minta Disdik Sulsel Buka Seluruh Data SPMB
Ketua DPRD Sulsel Terima Kunjungan BNNP Sulsel di Ruang Kerja Nya
Dugaan “Tim Bayangan” SPMB SMAN 1 Makassar Terkuak, LSM Jangkar Desak Audit Total dan Bongkar Aktor di Balik Verifikasi Tertutup
Appi Tinjau Lorong Kerung-Kerung, Pastikan Air PDAM Kembali Mengalir ke Rumah Warga
BRIN Jajaki Pengembangan Pusat Riset Rawa di Sidrap
Komisi E DPRD Sulsel Perjuangkan Nasib Siswa Yang Tidak Lulus SMPB 2026  Sebanyak 2.000 Ke Kementerian Pendidikan
Universitas Ichsan Sidrap Wisuda 140 Sarjana, Wakil Bupati Ajak Lulusan Berkontribusi bagi Kemajuan Daerah

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 15:02 WITA

Wajah Baru TPA Tamangapa, Penimbunan Tanah Urug Hilangkan Bau dan Siap Terima Sampah Residu

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:55 WITA

Munafri Jamu Coach Darije, Semangat Kebangkitan PSM Makassar Kembali Menggelora

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:36 WITA

Ketum LSM Jangkar Bongkar Dugaan Siswa siluman di Kuota Tambahan SMAN 21 Makassar, Minta Disdik Sulsel Buka Seluruh Data SPMB

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:41 WITA

Ketua DPRD Sulsel Terima Kunjungan BNNP Sulsel di Ruang Kerja Nya

Selasa, 14 Juli 2026 - 11:40 WITA

Dugaan “Tim Bayangan” SPMB SMAN 1 Makassar Terkuak, LSM Jangkar Desak Audit Total dan Bongkar Aktor di Balik Verifikasi Tertutup

Berita Terbaru

Legislatif

Ketua DPRD Sulsel Terima Kunjungan BNNP Sulsel di Ruang Kerja Nya

Selasa, 14 Jul 2026 - 13:41 WITA