Appi Tinjau Lorong Kerung-Kerung, Pastikan Air PDAM Kembali Mengalir ke Rumah Warga

- Redaksi

Selasa, 14 Juli 2026 - 11:19 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JEJAKNEWS.ID, Makassar,— Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, kembali turun langsung ke lapangan memastikan pelayanan dasar masyarakat berjalan optimal.

Kali ini, ia meninjau kondisi distribusi air bersih di kawasan Kerung-Kerung, Kecamatan Makassar, Senin (13/7/2026), yang selama beberapa waktu terakhir menjadi salah satu titik keluhan warga akibat pasokan air PDAM menjadi aspirasi warga.

Menurut Munafri, pengecekan secara langsung penting dilakukan agar pemerintah tidak hanya menerima laporan di atas kertas, tetapi mengetahui kondisi riil yang dialami masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Karena itu, saya kesini ingin memastikan sendiri apakah setelah dilakukan pembenahan oleh direksi PDAM, air benar-benar sudah mengalir ke rumah-rumah warga,” kata Munafri.

Pemantauan tersebut, menjadi bagian dari Komitmen Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, untuk memastikan pelayanan dasar benar-benar dirasakan masyarakat.

Sehingga, di tengah padatnya agenda pemerintahan, ia memilih turun langsung menyusuri lorong-lorong permukiman di kawasan Kerung-Kerung (lorong 12), Kecamatan Makassar.

Tujunya, guna memastikan persoalan krisis air bersih yang dikeluhkan warga di musim kemarau panjang, mendapat solusi.

Pada kesempatan ini, Munafri mendatangi rumah-rumah warga. Bahkan, ia meminta izin kepada pemilik rumah untuk masuk, memastikan secara langsung apakah air PDAM benar-benar mengalir di keran warga atau masih mengalami gangguan.

Dia menjelaskan, persoalan distribusi air di kawasan tersebut telah menjadi perhatian Pemerintah Kota Makassar. Berbagai langkah teknis telah dilakukan oleh Perumda Air Minum, mulai dari pembenahan jaringan distribusi hingga penguatan sistem pelayanan agar suplai air kembali normal.

“Hari ini saya melihat langsung hasilnya. Alhamdulillah air sudah mengalir. Ini yang ingin kita pastikan, bahwa setiap keluhan masyarakat harus ditindaklanjuti sampai benar-benar selesai, bukan hanya sebatas laporan,” ujarnya.

Sebelumnya, pihak Perumda Air Minum Kota Makassar melakukan perbaikan di lokasi krisis air bersih di Jalan Kerung-Kerung, beberapa hari lalu, menyusul keluhan warga yang sudah berlangsung selama beberapa bulan terakhir.

Pihak PDAM melakukan langkah antisipasi melalui injeksi air ke jaringan distribusi, pengiriman mobil tangki, hingga pembenahan sistem suplai untuk mengatasi gangguan pasokan yang berdampak pada sekitar 100 hingga 200 kepala keluarga (KK).

Kepala Wilayah (Kawil) IV Perumda Air Minum Kota Makassar, Fitria Gasim, mengatakan kondisi tersebut dipicu menurunnya debit air baku yang masuk ke wilayah pelayanan dalam kota.

Bulan lalu, debit air yang diterima hanya berkisar 200 liter per detik, jauh di bawah kebutuhan normal yang idealnya mencapai 400 hingga 550 liter per detik.

“Kalau suplai air yang masuk bisa mencapai 400 sampai 550 liter per detik, maka masyarakat bisa menikmati air bersih secara maksimal. Namun karena debitnya tidak stabil, maka wilayah seperti Kerung-Kerung ikut terdampak,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Perumda Air Minum Kota Makassar sudah melakukan langkah percepatan solusi jangka panjang.

Fitria mengungkapkan, Perumda Air Minum Kota Makassar juga menyiapkan dua solusi utama untuk memperkuat distribusi air ke wilayah utara dan kawasan terdampak lainnya.

Pertama, sudah dilakukan perbaikan intake dan pompa pada sistem pengelolaan pipa yang dikelola pihak ketiga, PT Teraya, yang telah rampung.

Selain itu, Perumda Air Minum juga mulai melakukan penyambungan pipa baru dari jalur CPJ dan Somba Opu menuju wilayah utara sebagai alternatif distribusi tambahan.

“Proses pengerjaan selesai masyarakat dapat kembali menikmati suplai air yang lebih stabil,” tambahnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jejaknews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kembangkan Ekonomi Lokal, Pemkab Sidrap dan FEB Unhas Bersinergi Bina UMKM
Sidrap Bagikan Praktik Baik Digitalisasi Penerimaan Daerah dalam Capacity Building TP2DD Bali
Iuran Sampah Gratis Diperluas, 12.501 KK di Tamalanrea Berpotensi Nikmati Pembebasan di 2026
Tokoh Pemuda dan Pengusaha Muda Asal Sulawesi Akan Kembali Mengadakan Turnamen ARC di Kota Makassar
Wali Kota Appi ke Pulau Malam-malam, Bareng Jajaran SKPD Serap Aspirasi Warga di Kecamatan Sangkarrang
Wali Kota Appi Pacu Pemerataan Pembangunan di Pulau, Sekolah, Jalan, Dermaga hingga Transportasi Laut
Munafri dan Warga Makassar Salat Istisqa Bermunajat Memohon Hujan di Tengah Kemarau Panjang
Wali Kota Appi Panen Melon di Bukit Baruga, Urban Farming Masjid Bin Baz Bakal Jadi Percontohan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 15:09 WITA

Kembangkan Ekonomi Lokal, Pemkab Sidrap dan FEB Unhas Bersinergi Bina UMKM

Minggu, 6 September 2026 - 15:02 WITA

Sidrap Bagikan Praktik Baik Digitalisasi Penerimaan Daerah dalam Capacity Building TP2DD Bali

Minggu, 6 September 2026 - 11:56 WITA

Iuran Sampah Gratis Diperluas, 12.501 KK di Tamalanrea Berpotensi Nikmati Pembebasan di 2026

Minggu, 6 September 2026 - 05:22 WITA

Tokoh Pemuda dan Pengusaha Muda Asal Sulawesi Akan Kembali Mengadakan Turnamen ARC di Kota Makassar

Sabtu, 5 September 2026 - 13:04 WITA

Wali Kota Appi ke Pulau Malam-malam, Bareng Jajaran SKPD Serap Aspirasi Warga di Kecamatan Sangkarrang

Berita Terbaru