Wali Kota Appi Panen Melon di Bukit Baruga, Urban Farming Masjid Bin Baz Bakal Jadi Percontohan

- Redaksi

Jumat, 4 September 2026 - 21:10 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JEJAKNEWS.ID, Makasssar, — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin alias Appi, menghadiri langsung kegiatan panen melon di kawasan urban farming Masjid Bin Baz Bukit Baruga, Jumat (3/9/2026).

Dalam kunjungannya, Appi tidak hanya melihat proses budidaya, tetapi turut memanen dan memetik buah melon segar yang ditanam di dalam greenhouse.

Pada kesempatan ini, Appi mengapresiasi pengelolaan kebun melon juga didalamnya berbagai macam tanaman seperti anggur dan lainya,, karena dinilai mampu menjadi contoh urban farming yang produktif sekaligus terintegrasi dengan pengelolaan lingkungan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita melihat prosesnya dan melihat hasilnya urban farming. Artinya, dalam rentang waktu beberapa bulan banyak sekali hal yang bisa disisipkan, sehingga ada siklus yang tidak berhenti dari setiap bulannya,” kata Appi.

Urban farming merupakan konsep pertanian perkotaan yang memanfaatkan lahan terbatas, seperti halaman rumah, lahan kosong, maupun atap bangunan.

Konsep tersebut dinilai menjadi salah satu alternatif untuk mendukung ketahanan pangan di tengah keterbatasan lahan perkotaan.

Menurut Munafri, penggunaan greenhouse menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga produktivitas tanaman karena budidaya tidak sepenuhnya bergantung pada kondisi cuaca.

“Dengan area greenhouse ini, kita tidak tergantung dengan cuaca. Ini benar-benar dilakukan untuk memastikan bahwa kebun ini bisa dijalankan atau bisa dibuat di mana saja. Yang penting intinya fokus dan kemauannya ada,” imbuh Appi.

Dia menegaskan, keberhasilan urban farming tidak hanya bergantung pada pembangunan sarana, tetapi juga konsistensi dalam merawat dan mengembangkan kebun.

“Kalau ada kemauan, pasti ada jalan. Ini perlu kita terus edukasi. Memang harus dirawat semuanya,” tegasnya.

Appi juga menilai konsep yang diterapkan di urban farming tersebut menarik karena mengintegrasikan budidaya tanaman dengan pengelolaan limbah dan sumber daya lingkungan di sekitar kawasan.

Salah satunya, air bekas wudu di masjid dikelola untuk kemudian dimanfaatkan kembali dalam penyiraman tanaman.

Sementara pupuk yang digunakan berasal dari bahan organik yang dihasilkan melalui pengelolaan biopori.

Selain pertanian, kawasan tersebut juga mulai mengembangkan sektor peternakan yang ke depan diharapkan dapat memperkuat konsep pertanian terintegrasi.

“Yang paling menarik adalah pola terintegrasi yang dilakukan ini. Hasil limbah buangan dari air wudu dikelola untuk kembali menyiram tanaman-tanaman yang ada,” tuturnya.

“Pupuk-pupuk yang dipergunakan juga pupuk organik yang datang dari biopori mereka,” tambah Appi.

Menurutnya, konsep tersebut dapat dikembangkan menjadi kawasan percontohan urban farming yang terintegrasi dengan lingkungan.

“Ini akan kita jadikan bentuk percontohan bagaimana zona urban farming yang terintegrasi dengan lingkungan yang ada,” jelasnya.

Appi bahkan menyebut urban farming di pelataran Masjid kawasan Bukit Baruga sebagai salah satu yang paling sukses di Makassar sejauh ini, khususnya dari sisi luasan dan kompleksitas pengelolaannya.

“Dengan luasan yang lebih besar. Ada yang sudah melakukan, tapi tidak sebesar ini dan tidak sekompleks ini,” jelasnya.

Appi menyebut masih banyak hal yang perlu dikembangkan untuk meningkatkan produktivitas urban farming tersebut.

Mulai dari pemenuhan kebutuhan pupuk, pengembangan maggot, hingga peningkatan fasilitas dan infrastruktur pendukung.

“Banyak sekali, masih banyak. Sebenarnya masih banyak sekali untuk memastikan peningkatan produktivitas hasil dari pertaniannya. Pupuknya harus diperhatikan, ada mungkin maggot yang harus ditambah, fasilitas, infrastruktur, dan sebagainya,” pungkasnya. (*)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jejaknews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sinergi dengan Kementerian Perindustrian, Sidrap Perkuat Pengolahan Kopi Berbasis Teknologi
BPJS Puji Komitmen Wali Kota Appi Lindungi Pekerja Rentan, Sudah 103 Ribu Orang
Harmonisasi APBD Perubahan Berlanjut, Bupati Instruksikan OPD Cermati Urgensi Program
Nurkanaah Ajak Mahasiswa Baru UIN Alauddin Bangun Karakter dan Inovasi
Di Usianya Yang Masih Duduk di Bangku SD, Fadil Buktikan Generasi Muda Bisa Jadi Petani Modern
Ayo Ikut Sayembara Logo HUT ke-419 Kota Makassar, Desainer Wajib Lewati Seleksi Portofolio
Appi Ingin Pembangunan Jembatan Barombong Dipercepat, Tapi, Lahan Masih Bersangketa Karena Warga Saling Klaim
Di Pesta Rakyat, Appi Beberkan Sejak 2025, Ada 8.764 Rumah di Kecamatan Tallo Bebas Iuran Sampah
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 21:10 WITA

Wali Kota Appi Panen Melon di Bukit Baruga, Urban Farming Masjid Bin Baz Bakal Jadi Percontohan

Jumat, 4 September 2026 - 13:51 WITA

Sinergi dengan Kementerian Perindustrian, Sidrap Perkuat Pengolahan Kopi Berbasis Teknologi

Jumat, 4 September 2026 - 13:36 WITA

BPJS Puji Komitmen Wali Kota Appi Lindungi Pekerja Rentan, Sudah 103 Ribu Orang

Jumat, 4 September 2026 - 07:28 WITA

Harmonisasi APBD Perubahan Berlanjut, Bupati Instruksikan OPD Cermati Urgensi Program

Jumat, 4 September 2026 - 04:59 WITA

Nurkanaah Ajak Mahasiswa Baru UIN Alauddin Bangun Karakter dan Inovasi

Berita Terbaru