Sidrap Menuju Ibu Kota Angin Nasional: Raksasa Jerman Siap Bangun PLTB 100 MW

- Redaksi

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:06 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JEJAKNEWS.ID,Sidrap, – Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) kembali membuktikan diri sebagai magnet utama investasi energi hijau di Indonesia. Setelah sukses dengan proyek ikonik pada 2018, kini giliran investor asal Jerman melalui PT Celebes Bayu Energi (bagian dari grup WPD) yang melirik potensi angin di Bumi Nenek Mallomo.

Tak tanggung-tanggung, proyek yang tengah dijajaki ini diproyeksikan memiliki kapasitas hingga 100 Megawatt (MW), melampaui kapasitas PLTB pertama yang saat ini beroperasi di daerah tersebut.

Kepastian minat investasi ini disampaikan langsung oleh Managing Director PT Celebes Bayu Energi, Gerry Julian, dalam pertemuan resmi dengan Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, pada Selasa (5/5/2026).
Pertemuan yang berlangsung di ruang rapat Kantor Bupati Sidrap tersebut turut dihadiri oleh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk membahas teknis awal pengembangan proyek.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami telah memaparkan lokasi, timeline, serta potensi kolaborasi. Dukungan pemerintah daerah adalah kunci utama kelancaran proyek energi bersih ini,” ujar Gerry Julian.

Target Konstruksi dan Lokasi Proyek
Berdasarkan hasil pemetaan awal, proyek ambisius ini akan dipusatkan di dua titik strategis di Kecamatan Watang Pulu, yaitu Desa Lainungan dan Kelurahan Lawawoi
Pihak investor telah menyusun jadwal pembangunan dengan estimasi sebagai berikut Awal 2027 Target mulai konstruksi (pembangunan fisik).2028 – 2029 Target operasional penuh dan koneksi ke jaringan listrik.

Bupati Sidrap, Syahar menyambut hangat rencana ini. Menurutnya, kehadiran PT Celebes Bayu Energi akan memperkuat posisi Sidrap sebagai daerah pelopor energi terbarukan di Indonesia.

“Ini peluang besar. Sidrap sudah dikenal dengan PLTB 75 MW yang diresmikan tahun 2018. Dengan tambahan 100 MW ini, dampak ekonominya akan sangat terasa bagi masyarakat, mulai dari lapangan kerja hingga peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” ungkap Syahar.

Masuknya investasi dari Jerman ini diharapkan tidak hanya menambah pasokan listrik nasional, tetapi juga Mempercepat transisi energi di Sulawesi Selatan,Membuka lapangan kerja baru selama masa konstruksi dan operasional.Meningkatkan kepercayaan investor internasional lainnya untuk masuk ke Kabupaten Sidrap.

Pemerintah Kabupaten Sidrap menegaskan komitmennya untuk memberikan kemudahan izin dan pendampingan agar proyek ini dapat berjalan sesuai timeline demi kemaslahatan masyarakat luas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jejaknews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wali Kota Munafri Dampingi Mensos RI Luncurkan Gerakan Peduli Tetangga di Makassar
Dari Musda IPM Sidrap, Bupati Syaharuddin Alrif Serukan Perluasan Peran
Emas Nasabah Disebut Masuk Proses Lelang, Pegadaian Pongtiku Diminta Beri Penjelasan
HKTI Lantik Pengurus 24 Kabupaten/Kota se-Sulsel, Darmawangsyah Muin Pimpin HKTI Gowa
Appi Lepas Kontingen Makassar ke Porprov Sulsel 2026, Target Pertahankan Gelar Juara
Sumur Bor Hadir, Sawah Tadah Hujan di Bapangi Tetap Produktif
Bupati Syaharuddin Alrif Sambut Akrab Kunjungan Wabup Tanjung Jabung Timur
Sapa Warga Pulau Terluar, Munafri Serahkan Bantuan untuk 143 Nelayan di Lumu-lumu
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 20:38 WITA

Wali Kota Munafri Dampingi Mensos RI Luncurkan Gerakan Peduli Tetangga di Makassar

Minggu, 4 Oktober 2026 - 20:34 WITA

Dari Musda IPM Sidrap, Bupati Syaharuddin Alrif Serukan Perluasan Peran

Minggu, 4 Oktober 2026 - 20:24 WITA

Emas Nasabah Disebut Masuk Proses Lelang, Pegadaian Pongtiku Diminta Beri Penjelasan

Minggu, 4 Oktober 2026 - 18:57 WITA

HKTI Lantik Pengurus 24 Kabupaten/Kota se-Sulsel, Darmawangsyah Muin Pimpin HKTI Gowa

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:00 WITA

Sumur Bor Hadir, Sawah Tadah Hujan di Bapangi Tetap Produktif

Berita Terbaru