![]()
JEJAKNEWS.ID,Sidrap, – Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) kembali membuktikan diri sebagai magnet utama investasi energi hijau di Indonesia. Setelah sukses dengan proyek ikonik pada 2018, kini giliran investor asal Jerman melalui PT Celebes Bayu Energi (bagian dari grup WPD) yang melirik potensi angin di Bumi Nenek Mallomo.
Tak tanggung-tanggung, proyek yang tengah dijajaki ini diproyeksikan memiliki kapasitas hingga 100 Megawatt (MW), melampaui kapasitas PLTB pertama yang saat ini beroperasi di daerah tersebut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepastian minat investasi ini disampaikan langsung oleh Managing Director PT Celebes Bayu Energi, Gerry Julian, dalam pertemuan resmi dengan Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, pada Selasa (5/5/2026).
Pertemuan yang berlangsung di ruang rapat Kantor Bupati Sidrap tersebut turut dihadiri oleh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk membahas teknis awal pengembangan proyek.
“Kami telah memaparkan lokasi, timeline, serta potensi kolaborasi. Dukungan pemerintah daerah adalah kunci utama kelancaran proyek energi bersih ini,” ujar Gerry Julian.
Target Konstruksi dan Lokasi Proyek
Berdasarkan hasil pemetaan awal, proyek ambisius ini akan dipusatkan di dua titik strategis di Kecamatan Watang Pulu, yaitu Desa Lainungan dan Kelurahan Lawawoi
Pihak investor telah menyusun jadwal pembangunan dengan estimasi sebagai berikut Awal 2027 Target mulai konstruksi (pembangunan fisik).2028 – 2029 Target operasional penuh dan koneksi ke jaringan listrik.
Bupati Sidrap, Syahar menyambut hangat rencana ini. Menurutnya, kehadiran PT Celebes Bayu Energi akan memperkuat posisi Sidrap sebagai daerah pelopor energi terbarukan di Indonesia.
“Ini peluang besar. Sidrap sudah dikenal dengan PLTB 75 MW yang diresmikan tahun 2018. Dengan tambahan 100 MW ini, dampak ekonominya akan sangat terasa bagi masyarakat, mulai dari lapangan kerja hingga peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” ungkap Syahar.
Masuknya investasi dari Jerman ini diharapkan tidak hanya menambah pasokan listrik nasional, tetapi juga Mempercepat transisi energi di Sulawesi Selatan,Membuka lapangan kerja baru selama masa konstruksi dan operasional.Meningkatkan kepercayaan investor internasional lainnya untuk masuk ke Kabupaten Sidrap.
Pemerintah Kabupaten Sidrap menegaskan komitmennya untuk memberikan kemudahan izin dan pendampingan agar proyek ini dapat berjalan sesuai timeline demi kemaslahatan masyarakat luas.

















