Sawah Tadah Hujan ‘Merdeka’ Air: Bupati Sidrap Pasang Target Produksi 10 Ton/Hektare Sidenreng Rappang

- Redaksi

Selasa, 12 Mei 2026 - 15:13 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JEJAKNEWS.ID, Sidrap,— Persoalan klasik ketersediaan air bagi petani di lahan tadah hujan Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) mulai menemukan titik terang. Melalui peresmian Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) Program Inpres, Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif kini membidik target ambisius: produktivitas 10 ton gabah per hektare.

Peresmian sekaligus uji pengaliran JIAT ini berlangsung di Desa Rijang Panua, Kecamatan Kulo, pada Selasa (12/5). Agenda tersebut ditandai dengan serah terima fasilitas dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan Jeneberang kepada Pemerintah Kabupaten Sidrap.

Dalam sambutannya, Syaharuddin mengapresiasi kehadiran delapan unit JIAT yang tersebar di wilayah Sidrap. Menurutnya, teknologi ini merupakan jawaban langsung atas keluhan petani selama ini yang sangat bergantung pada curah hujan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Program ini sangat bermanfaat karena persoalan air yang selama ini menjadi kendala utama petani kini mulai teratasi,” ujar Syaharuddin di lokasi kegiatan.

Dengan jaminan pasokan air yang lebih stabil, Bupati yang akrab dengan dunia pertanian ini langsung memasang target tinggi. Ia mendorong para petani untuk beralih ke program IP300, yakni pola tanam tiga kali dalam setahun.
Beberapa poin penekanan Bupati untuk mencapai swasembada tersebut antara lain: Mencapai 10 ton per hektare.Penggunaan benih yang seragam untuk kualitas maksimal. Pengaturan pola tanam secara kolektif agar manajemen air dan hama lebih efektif.

Tak hanya soal teknis di sawah, Syaharuddin juga menyinggung aspek ekonomi petani. Ia mengungkapkan bahwa saat ini harga gabah berada di level yang menggembirakan, yakni Rp7.300 hingga Rp7.500 per kilogram.
“Kami berkomitmen menjaga masyarakat dan petani Sidrap. Pemerintah daerah akan terus memantau pasar agar harga tetap menguntungkan bagi produsen,” tegasnya.

Senada dengan hal tersebut, PPK Pendayagunaan Air Tanah BBWS Pompengan Jeneberang, Trisno Widodo, menjelaskan bahwa pembangunan sumur JIAT ini memang diprioritaskan untuk kawasan marginal.

“Langkah ini diharapkan mampu memberikan dampak signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat perdesaan, khususnya di wilayah yang selama ini sulit mendapatkan akses air irigasi teknis,” jelas Trisno.

Acara ditutup dengan peninjauan langsung sumur JIAT oleh Bupati beserta jajaran OPD terkait, termasuk Asisten Ekonomi dan Pembangunan Patahangi Nurdin dan Kepala Dinas PSDA Andi Safari Renata. Syaharuddin juga menyempatkan diri berdialog langsung dengan para petani guna menyerap aspirasi terkait kondisi pengairan di lapangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jejaknews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wali Kota Munafri Dampingi Mensos RI Luncurkan Gerakan Peduli Tetangga di Makassar
Dari Musda IPM Sidrap, Bupati Syaharuddin Alrif Serukan Perluasan Peran
Emas Nasabah Disebut Masuk Proses Lelang, Pegadaian Pongtiku Diminta Beri Penjelasan
HKTI Lantik Pengurus 24 Kabupaten/Kota se-Sulsel, Darmawangsyah Muin Pimpin HKTI Gowa
Appi Lepas Kontingen Makassar ke Porprov Sulsel 2026, Target Pertahankan Gelar Juara
Sumur Bor Hadir, Sawah Tadah Hujan di Bapangi Tetap Produktif
Bupati Syaharuddin Alrif Sambut Akrab Kunjungan Wabup Tanjung Jabung Timur
Sapa Warga Pulau Terluar, Munafri Serahkan Bantuan untuk 143 Nelayan di Lumu-lumu
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 20:38 WITA

Wali Kota Munafri Dampingi Mensos RI Luncurkan Gerakan Peduli Tetangga di Makassar

Minggu, 4 Oktober 2026 - 20:34 WITA

Dari Musda IPM Sidrap, Bupati Syaharuddin Alrif Serukan Perluasan Peran

Minggu, 4 Oktober 2026 - 20:24 WITA

Emas Nasabah Disebut Masuk Proses Lelang, Pegadaian Pongtiku Diminta Beri Penjelasan

Minggu, 4 Oktober 2026 - 18:57 WITA

HKTI Lantik Pengurus 24 Kabupaten/Kota se-Sulsel, Darmawangsyah Muin Pimpin HKTI Gowa

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:00 WITA

Sumur Bor Hadir, Sawah Tadah Hujan di Bapangi Tetap Produktif

Berita Terbaru