PMI Pertimbangkan Kirim Bantuan Kesehatan untuk Iran Lewat Jalur Internasional

- Redaksi

Rabu, 18 Maret 2026 - 13:01 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

JEJAKNEWS.ID, Jakarta, – Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla menyatakan pihaknya tengah mempertimbangkan pengiriman bantuan obat-obatan dan perlengkapan kesehatan untuk Iran, menyusul permintaan dari pemerintah negara tersebut.

Permintaan bantuan itu disampaikan oleh Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, dalam pertemuan di Markas PMI, Jakarta Selatan, Rabu (18/3/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jusuf Kalla menjelaskan bahwa kondisi di Iran saat ini membutuhkan dukungan medis, terutama karena keterbatasan fasilitas rumah sakit dan ketersediaan obat-obatan. Namun, mekanisme penyaluran bantuan tidak dilakukan secara langsung oleh pemerintah, melainkan melalui jaringan organisasi kemanusiaan internasional.

“Seperti biasa, bantuan akan disalurkan melalui PMI ke Palang Merah Internasional (Redcrescent) negara tetangga , seperti Turki, kemudian diteruskan ke Iran untuk masyarakat,” ujar Kalla.

Ia menambahkan, skema distribusi bantuan kemungkinan akan melibatkan jalur melalui Pakistan atau Turki guna mempercepat proses pengiriman.

Meski demikian, PMI juga mempertimbangkan efisiensi biaya dalam pengadaan bantuan. Menurut Kalla, biaya pengiriman obat dari Indonesia bisa lebih mahal dibandingkan nilai obat itu sendiri.

“Lebih baik membeli obat di negara terdekat. Pengalaman kami, harga obat di Pakistan bisa setengah lebih murah dibanding di Indonesia,” katanya.

PMI saat ini masih menghitung kebutuhan total bantuan yang diperlukan, termasuk jenis obat-obatan dan perlengkapan medis yang dibutuhkan oleh pihak Iran. Koordinasi lebih lanjut juga akan dilakukan dengan Kementerian Kesehatan terkait teknis penyaluran bantuan tersebut.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya kemanusiaan Indonesia dalam membantu negara yang tengah menghadapi kesulitan di sektor kesehatan melalui jalur organisasi kemanusiaan internasional.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jejaknews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolres Sidrap Pamit, Bupati Syaha: Terima Kasih Sudah Jaga Sidrap Tetap Kondusif
Bupati Sidrap dan Kakanwil Ditjenpas Sulsel Satukan Komitmen Pembinaan Warga Binaan hingga Reintegrasi Sosial
Yasir Machmud Nahkodai HKTI, Siap Perkuat Ketahanan Pangan dan Sejahterakan Petani Indonesia Berbasis Modern
Respons Aduan di Lontara+, Pemkot Makassar Gerak Padamkan Kebakaran Sampah di Jalan Leimena
Dukungan Tokoh Turatea Bertambah, Inginkan  Alimuddin Kembali Memimpin KKT Jeneponto
30 Combine Harvester Bergerak Bersama, Panen Raya IP 300 di Bila Riase Jadi Sorotan
Tingkatkan Akuntabilitas Dana Parpol, Pemkab Sidrap Gelar Sosialisasi Penyusunan LPJ
Auditor KONI Makassar Tegaskan Dana Hibah Cabor Sudah Sesuai Regulasi, Tuduhan LSM Tak Berdasar

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:18 WITA

Kapolres Sidrap Pamit, Bupati Syaha: Terima Kasih Sudah Jaga Sidrap Tetap Kondusif

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:12 WITA

Bupati Sidrap dan Kakanwil Ditjenpas Sulsel Satukan Komitmen Pembinaan Warga Binaan hingga Reintegrasi Sosial

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:00 WITA

Yasir Machmud Nahkodai HKTI, Siap Perkuat Ketahanan Pangan dan Sejahterakan Petani Indonesia Berbasis Modern

Selasa, 21 Juli 2026 - 13:31 WITA

Respons Aduan di Lontara+, Pemkot Makassar Gerak Padamkan Kebakaran Sampah di Jalan Leimena

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:28 WITA

Dukungan Tokoh Turatea Bertambah, Inginkan  Alimuddin Kembali Memimpin KKT Jeneponto

Berita Terbaru