Kejagung Geledah Kantor Ombudsman RI, Kasus Dugaan Suap Migor

- Redaksi

Senin, 9 Maret 2026 - 23:14 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

JEJAKNEWS.ID, Jakarta,- Kejaksaan Agung (Kejagung) Republik Indonesia melakukan penggeledahan di kantor Ombudsman RI yang berlokasi di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, pada Senin (9/3/2026).

Penggeledahan tersebut dilakukan sebagai bagian dari pengembangan penyidikan dalam kasus dugaan suap terkait vonis lepas perkara minyak goreng (migor).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Anang Supriatna, membenarkan adanya kegiatan penggeledahan tersebut. Ia menyebut langkah itu dilakukan untuk mengumpulkan sejumlah dokumen dan barang bukti yang berkaitan dengan perkara yang sedang ditangani penyidik.

“Iya benar, ada penggeledahan di kantor Ombudsman RI,” ujar Anang saat dikonfirmasi, Senin (9/3/2026).

Menurut Anang, penggeledahan ini merupakan bagian dari penyidikan dugaan tindak pidana korupsi yang berkaitan dengan upaya perintangan proses penyidikan dan penuntutan dalam perkara minyak goreng. Kasus tersebut sebelumnya menjadi sorotan publik karena berkaitan dengan vonis lepas terhadap sejumlah terdakwa dalam perkara distribusi minyak goreng.

Dalam penyidikan yang sedang berjalan, Kejagung juga mendalami keterlibatan seorang mantan komisioner Ombudsman RI yang disebut berinisial YH. Meski demikian, pihak Kejaksaan belum membeberkan secara rinci identitas maupun peran yang bersangkutan dalam perkara tersebut.

Anang menjelaskan bahwa penggeledahan berkaitan dengan rekomendasi yang pernah dikeluarkan oleh Ombudsman RI terkait persoalan kelangkaan minyak goreng yang terjadi beberapa tahun lalu. Rekomendasi tersebut kini menjadi bagian dari materi yang sedang ditelusuri penyidik dalam rangka mengungkap dugaan adanya perintangan proses hukum.

“Penggeledahan dilakukan dalam rangka penyidikan dugaan tindak pidana korupsi berupa perintangan penyidikan dan penuntutan dalam perkara minyak goreng,” jelasnya.

Penyidik Kejagung berupaya menelusuri apakah terdapat keterkaitan antara rekomendasi lembaga tersebut dengan proses penanganan perkara minyak goreng yang sebelumnya sempat memicu polemik di masyarakat.

Dalam proses penggeledahan tersebut, tim penyidik disebut mengamankan sejumlah dokumen dan data yang dinilai relevan dengan penyidikan. Barang bukti tersebut nantinya akan dianalisis lebih lanjut untuk memperkuat konstruksi perkara.

Kasus dugaan suap dan perintangan proses hukum dalam perkara minyak goreng menjadi perhatian publik karena berkaitan dengan komoditas yang sempat mengalami kelangkaan dan lonjakan harga di pasaran beberapa waktu lalu. Situasi tersebut saat itu menimbulkan keresahan masyarakat luas serta memicu berbagai investigasi oleh aparat penegak hukum.

Kejaksaan Agung menegaskan bahwa proses penyidikan akan dilakukan secara profesional, transparan, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Penyidik juga membuka kemungkinan adanya pihak lain yang dapat dimintai keterangan apabila ditemukan keterkaitan dengan perkara tersebut. (red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jejaknews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wakil Ketua Yasir Machmud Dukung Delapan Mahasiswa Sulsel Wakili Indonesia di Forum Bergengsi NUS Singapura
Masuk Daftar Best Place to Invest, Munafri Paparkan Makassar sebagai Pusat Pertumbuhan Indonesia Timur
Lewat Forum TPID di Semarang, Sidrap Perluas Kemitraan Pangan untuk Optimalkan Pengendalian Inflasi
Rawat Harmoni Keberagaman, Kontingen Pesparawi Sulsel Gelar Ramah Tamah di Papua Barat
Selain Isu Perselingkuhan, Ada Juga Fee 600 Juta Mengalir ke Rekeningnya Basri Kajang, LSM Gempa Indonesi Desak APH Usut Proyek Seragam Sekolah Pemda Gowa
Wali Kota Makassar Minta Da’i Perkuat Persatuan dan Pencerahan Agama di Masyarakat
Wali Kota Makassar Jamu Peserta Simposium Internasional Kelautan dan Perikanan lewat Gala Dinner
Dari Ekonomi hingga Infrastruktur, Bupati Sidrap Paparkan Capaian Pemerintahan di Mubes IKM-ISA

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 17:27 WITA

Wakil Ketua Yasir Machmud Dukung Delapan Mahasiswa Sulsel Wakili Indonesia di Forum Bergengsi NUS Singapura

Senin, 22 Juni 2026 - 12:29 WITA

Masuk Daftar Best Place to Invest, Munafri Paparkan Makassar sebagai Pusat Pertumbuhan Indonesia Timur

Senin, 22 Juni 2026 - 12:24 WITA

Lewat Forum TPID di Semarang, Sidrap Perluas Kemitraan Pangan untuk Optimalkan Pengendalian Inflasi

Senin, 22 Juni 2026 - 07:28 WITA

Rawat Harmoni Keberagaman, Kontingen Pesparawi Sulsel Gelar Ramah Tamah di Papua Barat

Minggu, 21 Juni 2026 - 10:57 WITA

Selain Isu Perselingkuhan, Ada Juga Fee 600 Juta Mengalir ke Rekeningnya Basri Kajang, LSM Gempa Indonesi Desak APH Usut Proyek Seragam Sekolah Pemda Gowa

Berita Terbaru