Gema Idul Fitri 1447 H di Batumenteng: Ceramah Ustadz Soleh Getarkan Jiwa, Warga Didorong Perkuat Silaturahmi

- Redaksi

Sabtu, 21 Maret 2026 - 12:30 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

JEJAKNEWS.ID, Gowa,— ,Suasana Hari Raya Idul Fitri 1447 H yang bertepatan pada Sabtu, 21 Maret 2026, terasa begitu khidmat dan penuh makna di tengah masyarakat Batumenteng. Ucapan “Minal Aidin wal Faizin, mohon maaf lahir dan batin” menggema di setiap sudut kampung, menjadi simbol kemenangan setelah sebulan penuh menjalankan ibadah Ramadan. Batumenteng, (21 Maret 2026).

Namun, bukan sekadar tradisi tahunan, perayaan kali ini terasa lebih “hidup” dan menyentuh hati. Hal ini tidak lepas dari ceramah yang disampaikan oleh Ustadz Soleh, yang sukses membius perhatian jamaah dengan pesan-pesan yang dalam, lugas, dan mudah dipahami oleh seluruh lapisan masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam ceramahnya, ia menekankan bahwa Idul Fitri bukan hanya tentang pakaian baru atau hidangan mewah, melainkan momentum suci untuk membina persaudaraan dan mempererat hubungan silaturahmi.

“Hari ini adalah hari kemenangan, tapi kemenangan sejati adalah ketika kita mampu saling memaafkan, menyambung kembali hubungan yang sempat retak, dan memperkuat ukhuwah di antara kita,” tegasnya di hadapan jamaah.

Suasana haru pun tak terbendung. Banyak warga yang terlihat saling bersalaman dengan mata berkaca-kaca, seolah melepas segala beban dan kesalahan masa lalu. Momen ini menjadi bukti bahwa nilai-nilai Idul Fitri masih sangat kuat tertanam dalam kehidupan masyarakat pedesaan.

Tokoh masyarakat setempat juga mengapresiasi pesan yang disampaikan, karena dinilai sangat relevan dengan kondisi sosial saat ini, di mana hubungan antarwarga kadang renggang akibat kesibukan dan perbedaan.

Terpisah Ukkas selaku penggiat kontrol sosial masyarakat mengatakan, Perayaan Idul Fitri di Batumenteng kali ini bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi titik balik untuk memperkuat persatuan, mempererat kebersamaan, dan menumbuhkan kembali nilai-nilai kemanusiaan, kata nya.

Dengan semangat Idul Fitri, masyarakat berharap kebersamaan ini terus terjaga, tidak hanya di hari raya, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari, tutur Ukkas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jejaknews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

CIDES ICMI Sulsel Siap Kawal Kebijakan Pemkot Makassar Berbasis Data dan Kajian Akademik
Temui Wali Kota Appi, BADKO HMI Sulsel Siap Kawal Pendidikan dan Perkuat “Pangadakkang”
Appi-Aliyah Kompak Serukan Semangat Kemerdekaan Harus Jadi Energi Membangun Makassar
Munafri-Aliyah Kenakan Pakaian Adat di Upacara Penurunan Bendera HUT RI ke-81 Kota Makassar
Paskibraka Makassar Bawa Semangat TIM NARYA, Terjemahkan Jiwa Bahari Lewat Formasi Benteng Rotterdam
HUT ke-81 RI, Pemkot Makassar Luncurkan Program “Merdeka dalam Genggaman”
Jelajah Sampah Menyambangi 14 Kecamatan, DLH Makassar Perkuat Gerakan Pilah dari Sumber
Wali Kota Appi Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kebersamaan di FunWalk PSMTI Sulsel

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:18 WITA

CIDES ICMI Sulsel Siap Kawal Kebijakan Pemkot Makassar Berbasis Data dan Kajian Akademik

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:14 WITA

Temui Wali Kota Appi, BADKO HMI Sulsel Siap Kawal Pendidikan dan Perkuat “Pangadakkang”

Selasa, 18 Agustus 2026 - 09:38 WITA

Appi-Aliyah Kompak Serukan Semangat Kemerdekaan Harus Jadi Energi Membangun Makassar

Selasa, 18 Agustus 2026 - 09:33 WITA

Munafri-Aliyah Kenakan Pakaian Adat di Upacara Penurunan Bendera HUT RI ke-81 Kota Makassar

Senin, 17 Agustus 2026 - 10:57 WITA

Paskibraka Makassar Bawa Semangat TIM NARYA, Terjemahkan Jiwa Bahari Lewat Formasi Benteng Rotterdam

Berita Terbaru