Kategori: Nasional

  • Danny Pomanto Instruksikan SKPD Kawal Makassar Menuju Pemilu Damai

    Danny Pomanto Instruksikan SKPD Kawal Makassar Menuju Pemilu Damai

    JEJAKNEWS.id, Makassar,- Wali Kota Makassar Moh. Ramdhan Pomanto menginstrukan seluruh SKPD Pemerintah Kota Makassar mengawal masyarakat jelang Pemilu 2024.

    Hal itu disampaikan Danny Pomanto usai pelantikan PJ Sekda Kota Makassar Firman Hamid Pagarra di Ruang Sipakatau Balaikota Makassar, Rabu (10/01/2024).

    Danny memerintahkan kepada seluruh SKPD mulai pekan ini mulai turun mengawal Pemilu damai di Makassar lewat program masing-masing.

    “Minggu ini turun segera, mulai dari jaringan sosial, kesehatan, pendidikan, pertanian, perikanan, KB, lorong wisata, dan jaringan lainnya. Semua jaringan ini langsung jadi bagian Pemkot, harus jadi bagian yang hidup untuk Pemilu damai,” kata Danny.

    Hal itu, lanjut Danny, guna menjaga situasi kondusif, aman, dan damai demi mewujudkan proses demokrasi yang berkualitas di masyarakat.

    Danny menekankan, pekan depan dirinya akan turun langsung melihat kondisi di kecamatan dengan bertemu lurah, RT, dan RW.

    “Minggu depan saya akan berkeliling kecamatan untuk bertemu lurah, RT, dan RW,” ujarnya.

    Danny berharap seluruh jaringan SKPD dan masyarakat Makassar menjadi bagian langsung dalam mengawal Pemilu damai.

    Kolaborasi seluruh elemen masyarakat bersama Pemkot Makassar sangat diperlukan dalam menyambut pesta demokrasi 2024 yang damai.

  • Adopsi Dewan Ekonomi Nasional, Pj Gubernur Bahtiar Bentuk Komite Ekonomi Sulawesi Selatan

    JEJAKNEWS.id, Makassar, – Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Bahtiar Baharuddin, mengenalkan bahwa di Sulsel telah dibentuk tim yang kuat untuk membangun sektor ekonomi hari ini dan ke depan. Tim tersebut adalah Komite Ekonomi Sulawesi Selatan atau disingkat KESS. Komite tingkat provinsi ini dinyatakannya sebagai yang pertama di Indonesia.

    “Ini juga yang kita declare (menyatakan), bahwa kita membentuk Komite Ekonomi Sulawesi Selatan atau disingkat KESS, komite yang mungkin pertama kali ada di Indonesia,” kata Bahtiar pada Forum Pertemuan Antara Pengusaha, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan Pemerintah Daerah Se-Sulsel Tahun 2024, di Hotel Four Points Kota Makassar, Rabu, 10 Desember 2024.

    Ia menyebutkan, bentuk komite ini mengadopsi model Dewan Ekonomi Nasional yang selama ini mendampingi pemerintahan nasional. Komite ini dinilainya akan sama efektif dengan seperti yang dilakukan Dewan Pemantapan Ketahanan Ekonomi dan Keuangan (DPKEK), untuk mendampingi sebagai think-tank alternatif. Sekaligus eksekutor alternatif Pemerintahan Indonesia pada transisi pemerintahan di tahun 1998.

    “Ide besar ini kita buat, sekaligus menyampaikan kepada masyarakat Sulsel, menyampaikan kepada publik secara nasional. Bahwa ini adalah bentuk inovasi kecil yang dilakukan oleh kami di Pemprov membentuk KESS,” ujarnya.

    Komite ini akan diberikan otoritas, bukan hanya sebagai lembaga dialogis, tetapi sekaligus untuk memudahkan pelaksanaan program prioritas Penjabat Gubernur. Diantaranya kemudahan pelayanan publik dan investasi, serta sinergi program prioritas pusat dan daerah.

    “Ini untuk membangun Sulsel dengan cara baru atau metode baru dengan tata kelola pemerintahan yang ada,” ujarnya.

    Adapun yang diamanahkan menjadi Ketua KESS adalah Tanri Abeng. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pertama di Indonesia ini juga merupakan mantan Anggota Dewan Pemantapan Ketahanan Ekonomi dan Keuangan (DPKEK).

    “Orang yang bisa dijadikan rujukan di nasional. Kita memiliki aset, orang yang membentuk BUMN Indonesia dan Menteri BUMN pertama Indonesia. Aset itu adalah tokoh masyarakat Sulsel, beliau DR. H Andi Tenri Abeng, beliau berkenan dan kita dapuk beliau untuk memimpin BUMD Sulsel,” jelasnya.

    Ia berharap, BUMD Sulsel semakin kuat, termasuk dengan perbaikan manajemen dengan target standar internasional.

    “Beliau akan menjadi leader BUMD yang ada di Sulsel dan seluruh aset yang potensial akan kita konsolidasikan untuk dikelola oleh BUMD agar menjadi sumber pemasukan juga bagi Pemerintah Sulsel, sehingga Sulsel dapat memiliki duit yang cukup untuk membangun,” harapnya.

    Sedangkan, Tanri Abeng mengaku mendapatkan kehormatan dari Gubernur Sulsel, karena dipercaya menjadi Ketua Komite Ekonomi Sulsel, sekaligus memimpin BUMD. Adapun langkah yang akan dilakukan, dimana terdapat mekanisme baru dalam mengelola aset yang ada, yang diharapkan memberikan nilai tambah oleh para pelaku ekonomi. Untuk memberdayakan BUMD, semua sektor terlebih dahulu akan diklasifikasikan di bawah holding yang diberi nama Sulsel Citra Indonesia, harus mampu berkomunikasi dengan swasta nasional maupun swasta asing atau investor untuk dapat menarik investasi di Sulsel.

    “Inti dari gerakan baru ini adalah pembentukan badan usaha milik daerah yang karakternya sama dengan badan usaha milik negara yang saya dirikan 25 tahun lalu,” sebutnya.

    “Memang masih perlu penjabaran di bawah holding ini sektornya apa saja. Tadi paling banyak diangkat (diskusi) yaitu energi. Bisnisnya akan terbentuk dalam cluster energi, perkebunan, pertanian, properti maupun pariwisata,” jelasnya.

  • Pj Gubernur Sulsel Bersama Forkopimda Cek Kesiapan Gudang Logistik Pemilu Kota Makassar

    Pj Gubernur Sulsel Bersama Forkopimda Cek Kesiapan Gudang Logistik Pemilu Kota Makassar

    JEJAKNEWS.id, Makassar, – Penjabat Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, bersama jajaran Forkopimda, Wali Kota Makassar, KPU Sulsel dan Bawaslu Sulsel meninjau lokasi Gudang Logistik Pemilu untuk Kota Makassar di Jl Ir Sutami, Senin, 8 Januari 2024.

    Gudang Logistik Pemilu untuk Kota Makassar sudah sangat siap. Dalam pemantauan siang tadi, kesiapannya sudah sangat matang.

    Bahtiar mengatakan, dirinya bersama Forkopimda Sulsel datang ke Gudang Logistik Pemilu Kota Makassar dalam rangka memantau persiapannya, sesuai dengan yang direncanakan KPU dan Bawaslu Pusat, berdasarkan peninjauan hari ini, sudah sangat siap dan sesuai jadwal.

    “Insya Allah Sulsel sangat kompak. Kita support full dengan melihat kondisi hari ini penyelenggaraan Pemilu Insya Allah lancar dan berjalan sesuai rencana,” kata Bahtiar di sela-sela pengecekan.

    Ia menjelaskan, hampir seluruh alat logistik Pemilu sudah lengkap dan datang tepat waktu. Selanjutnya, tinggal menunggu surat suara DPRD Provinsi, Kota sebagian DPR RI yang rencananya tiba dalam satu dua hari ini.

    Pada prinsipnya, kata Bahtiar, pihaknya dan Forkopimda Kota Makassar mendukung KPU dan Bawaslu, apapun kendalanya.

    Dia mencontohkan, seperti ada logistik yang ingin dipindahkan ke lapangan dan terkendala cuaca, maka Forkopimda dari TNI-Polri dapat membantu dengan kendaraan militernya. Termasuk menyediakan Biaya Tak Terduga (BTT).

    “Tentunya kami hanya menunggu dari KPU dan Bawaslu saja. Apalagi dari kabupaten kota siap juga,” jelasnya.

    Sementara, Wali Kota Makassar, Danny Pomanto, membenarkan kesiapan distribusi logistik juga dengan BTT itu. Tentunya, Pemkot Makassar mendukung penuh kerja-kerja KPU dan Bawaslu, demi kelancaran distribusi logistik Pemilu di Kota Makassar.

    “Soal BTT tentunya Pemkot Makassar sudah menyiapkan itu. Intinya kapan pun KPU-Bawaslu minta akan dikasih,” tegas Danny.

    Apalagi di tengah cuaca seperti ini, kata Danny, maka hal-hal yang tidak terduga mesti diantisipasi. Kerawanan ada pada distribusi ke pulau karena perihal cuaca.

    Tetapi, ia menekankan dirinya sudah mendapatkan solusi lantaran punya peralatan, koordinasi dengan Forkopimda juga berjalan baik, sehingga semuanya dapat terselesaikan.

    Sebelumnya, Pj Gubernur Bahtiar juga telah meninjau gudang logistik Pemilu di Kabupaten Luwu Utara dan Pangkajene Kepulauan. (*)

  • Bupati Luwu Diminta Bentuk Tim Sosialisasikan Cara Akses KUR

    Bupati Luwu Diminta Bentuk Tim Sosialisasikan Cara Akses KUR

    JEJAKNEWS.id, Luwu,- Penjabat Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, meminta agar Bupati Luwu Basmin Mattayang, membentuk tim untuk mensosialisasikan cara mengakses Kredit Usaha Rakyat (KUR) di masyarakat. Sejauh ini, masih banyak masyarakat yang belum mengetahui bagaimana cara mengakses fasilitas perbankan yang disiapkan oleh pemerintah dengan bunga 6 persen tersebut.

    “Bapak Bupati berkenan untuk membuat tim, melibatkan kawan-kawan bank Himbara dan Bank Sulselbar untuk turun sampai level desa kelurahan untuk mensosialisasikan bagaimana masyarakat bisa mengakses KUR,” pinta Pj Gubernur Sulsel kepada Bupati Luwu, Basmin Mattayang, di sela Silaturahmi dengan Bupati, Forkopimda dan jajaran Pemerintah Kabupaten Luwu, di Rest Area Wisata Kuliner Kamanre, Sabtu, 6 Januari 2024.

    Bahtiar menyampaikan, saat ini sedang melakukan upaya terstruktur, sistemik dan masif untuk meningkatkan perekonomian masyarakat di sektor pertanian, perkebunan, peternakan dan kelautan. Termasuk dengan melakukan percepatan akses keuangan daerah. Bahwa untuk membangun Sulsel tidak hanya melalui APBN dan APBD, tetapi juga menggerakkan dunia usaha, termasuk dengan bantuan KUR.

    “Rakyat kita tidak tahu, dan tidak pernah diberi tahu bagaimana cara mendapatkan KUR, faktanya itu,” ungkap Bahtiar.

    Bahtiar berharap, di tahun 2024 ini jumlah KUR yang disalurkan untuk ketahanan pangan minimal Rp30 triliun. Ini diharapkan beredar di masyarakat kecil dan dilakukan secara serius.

    “Pasti akan bergerak ekonomi masyarakat, akan terjadi transaksi, kampung-kampung ramai, banyak keramaian di kecamatan dan desa karena transaksi berjalan, otomatis akan terjadi pertumbuhan ekonomi dan pemerataan juga jalan,” paparnya.

    Terkait budidaya pisang cavendish, Bahtiar mengungkapkan, juga telah tersedia KUR. Perbankan siap membiayai karena memiliki nilai ekonomi yang tinggi.

    Bahtiar menjelaskan, dengan harga dari contract farming yang dilakukan minimal Rp4.000 per kilogram misalnya, jika satu tandang beratnya 20 kg. Sehingga harganya per tandang Rp80.000. Sedangkan satu hektar dapat mencapai 2.000 pohon, sehingga untuk buah pertama saja menghasilkan Rp160 juta. Di tahun selanjutnya dapat menghasilkan Rp320 juta per hektar.

    “Sekarang masyarakat tidak boleh lagi asal tanam. Tetapi harus punya nilai ekonomi, menghasilkan, dan kompetitif harganya,” jelasnya.

    Untuk diketahui, Pj Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, bersama Bupati Luwu Basmin Mattayang, juga melakukan penanaman perdana pisang cavendish di kawasan Rest Area Wisata Kuliner Kamanre ini.

  • Zona Hijau, Sulsel Peringkat Kedua Nasional Indeks Kerawanan Pemilu

    Zona Hijau, Sulsel Peringkat Kedua Nasional Indeks Kerawanan Pemilu

    JEJAKNEWS.id, Pangkep,- Di hadapan seluruh tokoh masyarakat dan unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Pangkep, Penjabat Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, menyampaikan, tingkat indeks kerawanan Pemilihan Umum (Pemilu) sudah hijau secara nasional. Sulsel berapa di peringkat kedua nasional indeks kerawanan Pemilu.

    Dimensi dalam indeks kerawanan Pemilu konteks sosial politik, ditracking dari keamanan, otoritas penyelenggara Pemilu, dan otoritas penyelenggara negara. Kemudian, penyelenggaraan Pemilu, hak memilih, pelaksanaan kampanye, pelaksanaan pemungutan suara, ajudikasi dan keberatan Pemilu, serta pengawasan Pemilu.

    Demikian juga dengan kontestasi yang meliputi hak pilih, kampanye calon, partisipasi pemilih, partisipasi kelompok masyarakat, dan seluruh pihak terkait. Provinsi Sulsel sebelum Bahtiar masuk sebagai Pj Gubernur, masih zona merah, kemudian berubah menjadi kuning, dan saat ini Sulsel sudah zona hijau dan masuk provinsi kedua nasional indeks kerawanan Pemilu-nya.

    “Alhamdulillah secara indeks kerawanan Pemilu, Sulawesi Selatan sudah masuk provinsi kedua yang zona hijau,” ungkap Bahtiar pada Silaturahmi bersama Bupati Pangkep, Forkopimda, dan jajaran PT Semen Tonasa, di Kabupaten Pangkep, Minggu, 7 Januari 2024.

    Hal ini, kata Bahtiar, berkat koordinasi dan komunikasi yang baik antara seluruh stakeholder dan tentunya Forkopimda di Provinsi Sulsel.

    “Saya sudah mengelilingi seluruh daerah di Sulawesi Selatan, dari Selayar sampai Luwu Timur,” kata Bahtiar.

    Hadir dalam acara tersebut, Bupati Pangkep, Direktur Utama PT Semen Tonasa, Dandim, Kapolres, Bank Indonesia, Bank Mandiri, Bank Sulselbar, BNI, BSI, Bawaslu Pangkep, KPU Pangkep dan seluruh hadirin lainnya.

  • Logistik Pemilu di Pangkep Sudah Siap Dikirim Hingga ke Pulau Terluar

    Logistik Pemilu di Pangkep Sudah Siap Dikirim Hingga ke Pulau Terluar

    JEJAKNEWS.id, Pangkep,- Logistik Pemilu di Kabupaten Pangkep sudah selesai 100 persen. Saat ini, tinggal menunggu jadwal pengiriman hingga ke pulau terluar.

    Hal tersebut terungkap saat Penjabat Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin bersama Forkopimda dan Ketua KPU Pangkep, melakukan pengecekan di Gudang Logistik KPU Pangkep, Minggu, 7 Januari 2023.

    “Hari ini kita berkesempatan mengecek langsung persiapan dan kesiapan untuk pelaksanaan Pemilu Serentak, yang akan dilaksanakan 14 Febuari 2024, khususnya di wilayah Pangkep. Alhamdulillah seluruh logistik Pemilu untuk wilayah Pangkep hari ini sudah ada di gudang, dan proses sortir dan pelipatan surat suara. Boleh dikatakan 100 persen surat suara juga sudah lengkap untuk wilayah Pangkep,” ungkap Bahtiar.

    Bahtiar mengungkapkan, Kabupaten Pangkep yang terdiri dari wilayah kepulauan, tentunya menjadi tantangan tersendiri dalam penyaluran logistik Pemilu. Namun ia optimistis, pelaksanaan Pemilu Serentak 2024 di Kabupaten Pangkep sudah sangat siap.

    “Saya optimistis dengan manajemen kerja yang dilakukan oleh teman-teman KPU Kabupaten Pangkep hari ini, meyakinkan kita bahwa pelaksanaan Pemilu Serentak 2024 sangat siap,” tegasnya.

    Sementara, Ketua KPU Pangkep, Ichlas, menyampaikan, pihaknya bersama seluruh jajaran harus melakukan percepatan, karena harus mengirim logistik 14 hari sebelum hari pencoblosan, terutama ke kecamatan di pulau terluar Kabupaten Pangkep.

    “InsyaAllah dengan dukungan dari Forkopimda dan Pak Bupati, kita akan menggelar pelepasan pertama logistik itu di awal Febuari mendatang, di Dermaga Maccini Baji,” imbuhnya.

  • BPBD Sulsel Antisipasi Dampak Bencana Hidrometeorologi Pada Musim Hujan

    BPBD Sulsel Antisipasi Dampak Bencana Hidrometeorologi Pada Musim Hujan

    JEJAKNEWS.id, Makassar,- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) melakukan langkah-langkah dalam mengantisipasi dampak bencana hidrometeorologi sehubungan dengan musim penghujan.

    Apalagi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan prakiraan cuaca di wilayah Sulsel untuk tiga hari, yakni tanggal 3-5 Januari 2024.

    Dalam rilis yang dikeluarkan, sejumlah wilayah di Sulsel diprediksi berpotensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang.

    Untuk tanggal 3 Januari 2024, diprediksi terjadi di Bantaeng, Bone, Gowa, Luwu Timur, Luwu Utara, Maros, Takalar, dan Wajo. Besoknya, Kamis, 4 Januari, diprediksi terjadi Gowa, Makassar, Maros, Pangkep, Parepare, Pinrang, Sidrap, Soppeng, dan Wajo. Dan untuk hari Jum’at, 5 Januari, diprediksi di Bone, Enrekang, dan Pinrang.

    Kepala BPBD Sulsel, Amson Padolo, mengatakan, dalam mengantisipasi dampak bencana hidrometeorologi sehubungan dengan musim penghujan ini, dilakukan beberapa tindakan kesiapsiagaan.

    “Bulan November dan Desember 2023, kita telah melakukan sosialisasi dan simulasi sebagai bagian dari Komunikasi Informasi Edukasi (KIE) kepada masyarakat terkait dengan antisipasi dini apabila terjadi bencana,” ujarnya, Rabu, 3 Januari 2024.

    Pihaknya pun juga menyampaikan ke Kabupaten/Kota dan bantuan peralatan di daerah yang rawan bencana.

    “Kami juga melakukan distribusi logistik di Kabupaten/Kota dan bantuan peralatan di daerah-daerah yang rawan bencana,” ungkapnya.

    Dirinya pun menghimbau kepada masyarakat untuk senantiasa waspada dan mengantisipasi apabila curah hujan lebat khususnya untuk daerah yang sering terjadi bencana. Menghindari tempat-tempat yang rawan bencana baik itu longsor maupun banjir, serta memantau perkembangan situasi melalui media yang terpercaya.

    “Sekaligus menyampaikan kepada aparat kebencanaan apabila melihat dan berada pada situasi yang dapat membawa dampak bencana,” pesannya.

  • Pemerintah Siapkan Dana KUR Rp30 Triliun untuk Pertanian, Perikanan, dan Peternakan

    Pemerintah Siapkan Dana KUR Rp30 Triliun untuk Pertanian, Perikanan, dan Peternakan

    JEJAKNEWS.id, Jeneponto,- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel) bersama Komite Kebijakan Sektor Keuangan (KKSK) Sulsel menyiapkan Rp30 triliun dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) khusus untuk sektor pertanian, perikanan dan peternakan.

    “Tahun ini kita siapkan Rp30 triliun KUR untuk Sulsel. Selama ini hanya Rp15 triliun. Sekarang dua kali lipat untuk KUR,” kata Penjabat Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, saat silaturahmi dengan Pj Bupati dan Forkopimda Jeneponto, di Rumah Jabatan Bupati Jeneponto, Selasa, 2 Januari 2023.

    Ia menjelaskan, khusus budidaya pisang cavendish ada dana KUR Rp100 juta per hektarnya. Budidaya cabai Rp80 juta per hektare, begitu juga dengan budidaya bawang merah Rp80 juta.

    Kemudian disiapkan juga dana KUR di sektor perikanan seperti rumah ikan atau rumpon dan KUR makro bagi yang ingin usaha di bawah Rp10 juta.

    “Mau ki tanam pisang ada Rp100 juta per hektare, mau tanam cabai Rp80 juta per hektare, mau tanam bawang ada Rp80 juta per hektare. Tidak bisa kita main-main soal masyarakat, kita harus manfaatkan ini semua untuk masyarakat,” ujarnya.

    Bahtiar mendorong masyarakat memanfaatkan KUR tersebut, untuk menghidupkan kembali lahan-lahan tidur agar bisa menjadi sumber penghasilan bagi masyarakat.

    “Ekonomi masyarakat kita bisa kita ubah dengan memaksimalkan pemanfaatan dana KUR ini. Jeneponto akan menjadi yang terbaik jika memanfaatkan ini, karena memiliki lahan yang sangat luas,” imbuhnya.

  • Forkopimda dari Tiga Provinsi Berkumpul pada Malam Pisah Sambut Pangdam XIV Hasanuddin

    Forkopimda dari Tiga Provinsi Berkumpul pada Malam Pisah Sambut Pangdam XIV Hasanuddin

    JEJAKNEWS.id, Makassar,- Malam Pisah Sambut Pangdam XIV Hasanuddin berlangsung meriah dan penuh keakraban, di Hotel Claro Makassar, Rabu malam, 3 Januari 2024. Jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dari Sulawesi Selatan (Sulsel), Sulawesi Barat dan Sulawesi Utara, berkumpul di tempat ini.

    Diketahui, Mayjen TNI. Totok Imam Santoso, yang sebelumnya menjabat sebagai Pangdam XIV/Hasanuddin, diangkat sebagai Direktur Pascasarjana Universitas Pertahanan (Unhan). Ia digantikan Mayjen TNI Bobby Rinal Makmur.

    Penjabat Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin yang hadir bersama istri yang juga Penjabat Ketua Tim Penggerak PKK Sulsel, Sofha Marwah Bahtiar, dalam acara ini mengenakan baju batik pemberian Mayjen Totok. Iapun memuji kepemimpinan Mayjen Totok selama menjabat Pangdam XIV Hasanuddin.

    Menurutnya, Mayjen Totok adalah pemimpin yang banyak disukai oleh masyarakat dan terutama bagi jajaran Forkopimda di tiga provinsi, yakni Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat dan Sulawesi Utara.

    “Malam ini kita sangat berbahagia, kita bisa ketemu langsung tiga provinsi. Ini karena ada acara pisah sambut,” tutur Bahtiar.

    Mewakili seluruh OPD lingkup Pemprov Sulsel, dan Bupati Wali Kota se-Sulsel, Bahtiar mengucapkan selamat bertugas di tempat yang baru kepada Mayjen Totok, sekaligus menyampaikan ucapan selamat datang kepada Mayjen Bobby Rinal Makmur sebagai Pangdam XIV Hasanuddin yang baru.

    Sementara itu, Pangdam XIV Hasanuddin, Mayjen Bobby Rinal Makmun, menyebut Mayjen Totok sebagai guru dan tauladan bagi dirinya. Mayjen Totok merupakan sosok yang sangat dekat dengan seluruh kalangan dan tak pernah lelah dalam berbuat baik untuk kepentingan masyarakat.

    “Terima kasih banyak sudah berbuat banyak untuk kampung halaman saya ini,” ucap Mayjen Bobby.

  • Perkuat Peran Humas, Diskominfo-SP Sulsel Gelar Rapat Koordinasi

    Perkuat Peran Humas, Diskominfo-SP Sulsel Gelar Rapat Koordinasi

    JEJAKNEWS.id, Makassar,- Dinas Komunikasi, Informatika, Statistika dan Persandian (Diskominfo-SP) Sulawesi Selatan (Sulsel) Bagian Humas, melaksanakan rapat awal tahun 2024 bersama Dinas Kominfo Kabupaten dan Kota se-Sulsel secara virtual, Kamis, 4 Desember 2023. Rapat ini untuk memperkuat peran humas dalam menyampaikan informasi kepada publik.

    “Bagaimana pemerintah kabupaten dan kota serta provinsi khususnya Dinas Kominfo melakukan kolaborasi untuk publikasi terkait apa yang dilakukan oleh pemerintah, baik itu tingkat kabupaten kota maupun Sulawesi Selatan,” kata Kepala Dinas Kominfo-SP Sulsel, Andi Winarno Eka Putra.

    Rapat ini untuk menindaklanjuti rakor akhir tahun 2023, yang mengusung tema Humas di Era Digital dan Penguatan Peran Humas Instansi dalam Menyampaikan Informasi Publik.

    “Ini tindaklanjut rakor kemarin sesuai arahan Bapak Gubernur, satu narasi yang sama, dimana kita perlu melakukan kolaborasi publikasi apa yang dilakukan dan apa yang direncanakan,” ujarnya.

    Winarno menyampaikan, koordinasi, kolaborasi dan sinergi penguatan peran humas harus dilakukan. Sebab, humas menghadapi tantangan pada setiap kegiatan di lingkungan kerja, sekaligus media penyebarluasan informasi kepada publik terkait dengan kebijakan dan program pemerintah.

    “Publikasi ini sangat diperlukan agar masyarakat mengetahui dan memahami serta dapat mendukung apa yang dilakukan dan program yang dilaksanakan,” jelasnya.

    Setelah rapat koordinasi berlangsung, diharapkan bisa langsung dilanjutkan dengan action dari stakeholder terkait.