Komisi A DPRD Sulsel Temukan SILPA di  Biro Umum Pemprov, BKD Dan Kesbangpol Atas LKPJ Gubernur T.A 2025an

- Redaksi

Kamis, 9 April 2026 - 06:42 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

JEJAKNEWS.ID, Makassar,Komisi A DPRD Provinsi Sulawesi Selatan melaksanakan rapat kerja Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Sulsel Tahun Anggaran 2025 bersama mitra organisasi perangkat daerah (OPD) diantaranya Biro Umum pemerintah provinsi di kantor Bina Marga Rabu (8/4)/2026).

Ketua Komisi A DPRD Sulsel Andi Anwar Purnomo menyampaikan bahwa dalam pembahasan LKPJ ada beberapa yang menjadi perhatian termasuk soal SiLPA (Sisa Lebih Perhitungan Anggaran) di Biro Umum yang mencapai 53 miliar lebih

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pembahasan LKPJ membahas mengenai laporan pendapatan dan belanja daerah tahun 2025. Kebetulan OPD yang hadir tadi adalah Biro Umum, Kesbangpol, dan BKD. Namun, pembahasan BKD dilewati skip karena kepala OPD-nya tidak hadir, sehingga pembahasannya ditunda.”katanya.

Anwar Purnomo, mengatakan untuk Biro Umum teman teman komisi A menemukan SiLPA sisa anggaran yang cukup besar. Terutama pada anggaran belanja makan dan minum untuk tamu Gubernur.

“SiLPA biro umum 53,6 miliar. Ternyata, jumlah tamu tidak sebanyak yang direncanakan oleh Biro Umum, sehingga anggarannya tidak terserap maksimal.”ucapnya.

Sementara, untuk Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) juga terdapat SiLPA 2,8 miliar dan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) ada SiLPA 1,8 miliar.

Ditempat yang sama, anggota Komisi A DPRD Sulsel Fadriaty menuturkan bahwa selain penemuan SiLPA anggaran makan dan minum di Biro Umum pihaknya juga menemukan SiLPA 3 miliar untuk penyewaan helikopter.

“Realisasi anggaran untuk penyewaan helikopter tahun 2025 nol persen, sudah dianggarkan 3 miliar tapi tidak terpakai sehingga menjadi SiLPA,” ucapnya.

Fadriaty yang merupakan legislator Demokrat mengaku kaget karena saat rapat nomenklaturnya bukan tertulis ‘helikopter’, melainkan ‘Program Pelayanan Pendukung Mobilitas’.

“Jadi, awalnya kita tidak tahu kalau isinya adalah sewa helikopter.”tuturnya.

“Sekarang tahun 2026 ada lagi 2 miliar, dan ini sudah jelas peruntukannya untuk sewa helikopter, bukan lagi yang lain.”ungkapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jejaknews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sinergi Kominfo Sidrap dan K3S Dua Pitue Percepat Transformasi Digital di Lingkungan Pendidikan
Legislator  DPRD Sulsel Dorong Penguatan Pengawasan Pajak Alat Berat Sektor Pertambangan
Rapat Kerja Komisi E DPRD Sulsel Dan Dinas Perpustakaan Sulsel Atas LKPJ Gubernur TA 2025
Munafri: TP PKK Harus Jadi “Kawah Candradimuka” Pembentuk Keluarga Berkualitas
Wali Kota Munafri Instruksikan Penertiban Baliho Ilegal, Kota Bersih dari Reklame Semrawut
Wakil Gubernur Sulsel Dorong Eksistensi Tenun Lipa Sabbe Sidrap
Pemkab Sidrap Gandeng Jamkrindo Perkuat Jaminan Pembangunan Daerah
Terima Tim Pemeriksa BPK Sulsel, Wabup Sidrap Tekankan OPD Proaktif

Berita Terkait

Kamis, 9 April 2026 - 06:42 WITA

Komisi A DPRD Sulsel Temukan SILPA di  Biro Umum Pemprov, BKD Dan Kesbangpol Atas LKPJ Gubernur T.A 2025an

Rabu, 8 April 2026 - 15:20 WITA

Sinergi Kominfo Sidrap dan K3S Dua Pitue Percepat Transformasi Digital di Lingkungan Pendidikan

Rabu, 8 April 2026 - 14:47 WITA

Legislator  DPRD Sulsel Dorong Penguatan Pengawasan Pajak Alat Berat Sektor Pertambangan

Rabu, 8 April 2026 - 14:18 WITA

Rapat Kerja Komisi E DPRD Sulsel Dan Dinas Perpustakaan Sulsel Atas LKPJ Gubernur TA 2025

Rabu, 8 April 2026 - 12:18 WITA

Munafri: TP PKK Harus Jadi “Kawah Candradimuka” Pembentuk Keluarga Berkualitas

Berita Terbaru