Bupati Syahar Canangkan Gerakan Tanam Padi Organik di Panreng Sidrap

- Redaksi

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:46 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JEJAKNEWS.ID, Sidrap,-Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, dan Kelompok Tani Karya Bersama melaksanakan gerakan tanam padi organik di Kelurahan Panreng, Kecamatan Baranti, Kamis (4/6/2026). Kegiatan ini menjadi langkah strategis Pemerintah Kabupaten Sidrap dalam mendorong sektor pertanian guna mendukung swasembada pangan nasional.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Syaharuddin turun langsung ke sawah untuk melakukan penanaman bibit padi. Ia didampingi oleh Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan, dan Ketahanan Pangan (Dinas Pertanian), Ibrahim, serta Camat Baranti, Mastura.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Kapolsek Baranti AKP Zakariah, Danramil Baranti Kapten Infanteri Abdul Muis, perwakilan PSDA, para lurah se-Kecamatan Baranti, jajaran KUA, kepala sekolah, serta kelompok tani dan masyarakat setempat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati Syaharuddin Alrif mengungkapkan, total lahan sawah di Kelurahan Panreng mencapai 172 hektare. Sebagian di antaranya masih mengandalkan sistem tadah hujan, sehingga pemerintah daerah berkomitmen memberikan dukungan maksimal.

“Hari ini kita lakukan penanaman di Kelurahan Panreng. Total sawah kita ada 172 hektare. Sebagian masih tadah hujan, maka saya berusaha semaksimal mungkin,” ujar Bupati di sela-sela kegiatan.

Bupati memastikan distribusi pupuk kini lebih lancar dan program “Listrik Masuk Sawah” tengah berjalan tahap penyelesaian jaringan. Ia juga mendorong petani untuk beralih dari metode tradisional ke modern dengan target produktivitas 10 ton per hektare.

Bupati juga menyoroti peningkatan kesejahteraan petani melalui kenaikan harga gabah yang kini menjadi yang tertinggi di Indonesia. Hal ini berkontribusi pada lonjakan pendapatan petani, dari rata-rata Rp70 juta menjadi Rp150 juta per hektare per tahun.

Terkait ketersediaan air, pemerintah juga telah memproses pengerukan sungai bagi lima kelompok tani melalui program optimalisasi lahan (oplah) non-rawa.

Selain fokus pada sektor pertanian, Bupati memaparkan capaian selama satu tahun empat bulan memimpin Sidrap. Ia menyebutkan bahwa 14 program unggulan telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, terutama program BPJS Kesehatan yang telah menjangkau 99 persen warga, menempatkan Sidrap di peringkat tertinggi di Sulawesi Selatan.

Di sisi lain, Bupati menegaskan komitmennya dalam perbaikan infrastruktur jalan. “Pekerjaan berat saya mulai dari jalan poros. Insya Allah 2026 ini saya fokus di jalan utama. Setelah jalan utama selesai, seluruh jalan di Kecamatan Baranti akan saya maksimalkan pengerjaannya,” tegas Syaharuddin.

Sementara itu, Camat Baranti, Mastura, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat. “Apresiasi setinggi-tingginya kami sampaikan kepada para kelompok tani atas kerja kerasnya. Upaya ini sangat mendukung program swasembada pangan dan menjaga kesuburan tanah untuk generasi mendatang,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jejaknews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pekerja Buruh Kapal TK Bagasi Sebanyak 600 Orang Belum Memperolah Hak Keselamatan Kerja dan Pelayanan Kesehatan
Hari ke-20, Program Makanan Bergizi TP PKK Makassar Tingkatkan Berat Badan Anak
Bangun Generasi Qurani, Kesra Makassar Gelar Santri Expo MULIA
Disdik Makassar Cabut PJJ, Siswa TK-SMP Kembali Sekolah Tatap Muka Mulai Tanggal 16 Besok
Capacity Building Petugas Retribusi Persampahan, Bapenda Sidrap Dorong Pembayaran QRIS yang Praktis
Menuju KIPP PRO 2026, Sidrap Matangkan Inovasi Layanan Kependudukan Berbasis Digital ALAKO
Pemkab Sidrap Raih InTechSEA 2026, Apresiasi atas Inovasi Pemberdayaan Masyarakat
Respons Kelangkaan LPG 3 Kg di Makassar, Munafri Minta Pertamina Tambah Pasokan dan Perketat Pengawasan
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 19:46 WITA

Pekerja Buruh Kapal TK Bagasi Sebanyak 600 Orang Belum Memperolah Hak Keselamatan Kerja dan Pelayanan Kesehatan

Selasa, 15 September 2026 - 18:44 WITA

Hari ke-20, Program Makanan Bergizi TP PKK Makassar Tingkatkan Berat Badan Anak

Selasa, 15 September 2026 - 18:33 WITA

Bangun Generasi Qurani, Kesra Makassar Gelar Santri Expo MULIA

Selasa, 15 September 2026 - 18:28 WITA

Disdik Makassar Cabut PJJ, Siswa TK-SMP Kembali Sekolah Tatap Muka Mulai Tanggal 16 Besok

Selasa, 15 September 2026 - 18:22 WITA

Capacity Building Petugas Retribusi Persampahan, Bapenda Sidrap Dorong Pembayaran QRIS yang Praktis

Berita Terbaru