Walikota Makassar Apresiasi Perjuangan Buruh, Munafri: Hak dan Kesejahteraan Harus Terpenuhi

- Redaksi

Jumat, 2 Mei 2025 - 12:46 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JEJAKNEWS.ID, Makassar, – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin menyampaikan kepedulian terhadap serikat buruh yang kerap menyuarakan aspirasinya di momentum peringatan Hari Buruh Internasional atau May day setiap tanggal 1 Mei.

Menurutnya, suara buruh perlu didengar oleh semua pihak, termasuk pengusaha dan pemerintah, agar para buruh mendapatkan ruang yang layak dalam memperjuangkan hak dan kesejahteraan sebagai tenaga kerja.

“Peringatan hari buruh, pesan saya untuk seluruh teman-teman yang ada di serikat, bahwa kami mengapresiasi apa yang disuarakan. Tapi yang lebih penting adalah, aspirasi itu memberikan tingkat kesejahteraan terhadap seluruh buruh,” ujar Munafri, Kamis (1/5/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pria yang akrab disapa Appi itu juga menyebutkan bahwa hari buruh ini merupakan momentum di mana para buruh ini menyampaikan seluruh aspirasi yang mereka alami, aspirasi ini harus tersalurkan.

“Siapa yang ada di dalam wilayahnya? itu tentu ada tiga, yang paling pertama selain buruh, ada pemerintah dan juga ada pengusaha,” tegas Appi.

“Harapan kami selaku pemerintah agar perusahaan, bisa memenuhi harapan buruh, memenuhi hak-hak buruh seperti jaminan sosial dan kesejahteraan lainya,” tambahnya.

Diketahui, setiap 1 Mei seluruh dunia melaksanakan kegiatan, menyuarakan aspirasi kaum buruh. Termasuk di Kota Makassar.

Ia menuturkan, banyak hal yang perlu dievaluasi terkait sinergitas perjanjian yang telah terjalin atara pengusaha, buruh selaku pekerja, dan juga pemerintah kota sebagai fasilitator.

Komunikasi dan sinergi antara buruh, pengusaha, dan pemerintah perlu diperkuat demi terciptanya hubungan industrial yang harmonis.

“Ini harus disinkronkan, persoalan-persoalan itu jangan dikumpul semuanya disampaikan di tanggal 1 Mei. Harusnya setiap bulan kita ketemu, tripartit ini harus ketemu setiap bulan, untuk membahas apa yang menjadi isu-isu utama setiap tuntutan atau masalah buruh,” jelasnya.

Appi juga menekankan pentingnya peran pekerja dalam mendorong percepatan pembangunan di Kota Makassar. Untuk itu, ia mengingatkan semua pihak untuk menghormati setiap pekerja buruh.

Melalui kesempatan ini, ia mengajak kepada semua pihak berkepentingan seperti pengusaha dan buruh untuk saling menjalin komunikasi dan kerja sama yang baik agar menjalankan peran masing-masing sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Appi menegaskan, jika di dalam wilayah pemerintah kota dan bisa diselesaikan. Ini akan menjadi tugas pemerintah untuk menyelesaikan hal itu.

Namun jika persoalan tersebut berada dalam ranah kewenangan pengusaha, maka pemerintah berharap para pengusaha dapat menyelesaikan masalah nasib para buruh.

“Kalau dalam persoalan buruh secara internal pun akan diselesaikan, sehingga dari sini kita akan membangun komunikasi yang aktif dan efektif diantara tripartit ini. Kita mencari jalan keluarnya di seluruh persoalan yang ada,” tutup Munafri.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jejaknews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wali Kota Munafri Dampingi Mensos RI Luncurkan Gerakan Peduli Tetangga di Makassar
Dari Musda IPM Sidrap, Bupati Syaharuddin Alrif Serukan Perluasan Peran
Appi Lepas Kontingen Makassar ke Porprov Sulsel 2026, Target Pertahankan Gelar Juara
Sumur Bor Hadir, Sawah Tadah Hujan di Bapangi Tetap Produktif
Bupati Syaharuddin Alrif Sambut Akrab Kunjungan Wabup Tanjung Jabung Timur
Sapa Warga Pulau Terluar, Munafri Serahkan Bantuan untuk 143 Nelayan di Lumu-lumu
Berhasil Panen di Tengah Kemarau, Petani Hadiahkan Dua Karung Gabah untuk Bupati Rasa syukur atas keberhasilan panen di tengah musim kemarau diwujudkan petani bernama La Bandung dengan menyerahkan dua karung gabah kepada Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap) Syaharuddin Alrif. Penyerahan tersebut berlangsung di Rumah Jabatan Bupati Sidrap, Kamis (1/10/2026), dan disaksikan Wakil Bupati Soppeng, Selle K.S. Dalle. Gabah yang diserahkan merupakan hasil panen La Bandung dari lahan persawahan seluas tiga hektare. Dari lahan tersebut, ia berhasil memanen 166 karung gabah dengan harga Rp7.600 per kilogram. Nilai hasil panennya mencapai sekitar Rp164 juta. La Bandung mengatakan, dua karung gabah tersebut diberikan sebagai bentuk rasa syukur sekaligus ucapan terima kasih kepada Bupati Syaharuddin Alrif atas perhatian dan bantuan pemerintah kepada petani, khususnya dalam penyediaan air untuk persawahan selama musim kemarau. “Kalau bukan bantuan dari Pak Bupati, terutama bantuan air dari PSDA, sawah saya dan petani lainnya mungkin mengalami gagal panen,” ujar La Bandung. Menurutnya, ketersediaan air menjadi faktor penting bagi petani untuk mempertahankan tanaman padi hingga memasuki masa panen. Karena itu, keberhasilan panen kali ini menjadi kebahagiaan tersendiri bagi dirinya dan petani lainnya. Bupati Syaharuddin Alrif mengapresiasi pemberian tersebut. Menurutnya, gabah yang diserahkan petani bukan sekadar hasil panen, tetapi juga menjadi simbol perjuangan pemerintah bersama petani dalam menjaga produksi pertanian di tengah ancaman kekeringan. “Ini sebagai bentuk rasa syukur dan bentuk perjuangan kita selama ini dalam menangani sawah kita di musim kemarau,” kata Syaharuddin. Ia menuturkan, berbagai upaya dilakukan untuk memastikan kebutuhan air bagi persawahan tetap terpenuhi. Koordinasi dan pencarian solusi bahkan dilakukan dari pagi hingga malam untuk mencegah lahan pertanian mengalami kekeringan. “Perjuangan selama ini tidak sia-sia. Pagi hingga malam hari kita keliling mencari solusi, terutama air bagi sawah agar kita tidak kekeringan,” ujarnya. Bagi La Bandung, keberhasilan panen tersebut menjadi bukti kerja sama antara pemerintah dan petani dalam menghadapi musim kemarau. Dua karung gabah yang diserahkan kepada Bupati menjadi simbol terima kasih atas dukungan pemerintah yang dinilai turut membantu petani melewati musim tanam hingga panen. Penyerahan itu menjadi momentum rasa syukur petani atas hasil bumi sekaligus apresiasi terhadap upaya menjaga ketersediaan air untuk pertanian.
Sulap Air Laut Jadi Air Minum, Pemkot Makassar Siapkan Teknologi Desalinasi Bertenaga Surya
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 20:38 WITA

Wali Kota Munafri Dampingi Mensos RI Luncurkan Gerakan Peduli Tetangga di Makassar

Minggu, 4 Oktober 2026 - 20:34 WITA

Dari Musda IPM Sidrap, Bupati Syaharuddin Alrif Serukan Perluasan Peran

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:00 WITA

Sumur Bor Hadir, Sawah Tadah Hujan di Bapangi Tetap Produktif

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:56 WITA

Bupati Syaharuddin Alrif Sambut Akrab Kunjungan Wabup Tanjung Jabung Timur

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:09 WITA

Sapa Warga Pulau Terluar, Munafri Serahkan Bantuan untuk 143 Nelayan di Lumu-lumu

Berita Terbaru