Wali Kota Munafri & Ketua TP PKK, Dampingi Wamendukbangga Tinjau Kampung KB dan Program Gizi di Makassar

- Redaksi

Jumat, 30 Januari 2026 - 14:04 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

JEJAKNEWS.ID, Makassar, – Komitmen Pemerintah Kota Makassar, dalam memperkuat pembangunan keluarga dan pengendalian kependudukan ditunjukkan melalui kunjungan kerja Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Wamendukbangga), Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka, di Kecamatan Manggala, Jumat (30/1/2026).

Kunjungan tersebut mendapat perhatian khusus dengan kehadiran langsung Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, serta Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Makassar, Andi Irwan Bangsawan, yang turut mendampingi agenda strategis tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kunjungan tersebut mencakup peninjauan program Kampung Keluarga Berkualitas (KB) di Kelurahan Manggala, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), serta implementasi Program Makan Bergizi (MBG) bagi ibu hamil dan ibu menyusui di Kelurahan Bangkala.

Dalam sambutannya, Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Wamendukbangga), Ratu Ayu Isyana menegaskan bahwa Kampung KB merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, sesuai dengan visi misi Presiden Prabowo Subianto.

“Salah satu visi Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam Asta Cita adalah peningkatan kualitas sumber daya manusia. Dan itu semua harus dimulai dari unit yang paling kecil, yaitu keluarga,” jelasnya.

Ia menjelaskan, Kampung KB menjadi wadah integrasi berbagai program mulai dari bina keluarga balita, bina keluarga remaja, hingga bina keluarga lansia, termasuk penguatan edukasi 1.000 Hari Pertama Kehidupan sebagai kunci pencegahan stunting.

Lanjut dia, di Kampung KB ini, keluarga mendapatkan edukasi tentang pola asuh, kesehatan ibu dan anak, serta pentingnya data kependudukan yang akurat melalui Rumah Data.

“Semua ini penting untuk perencanaan pembangunan ke depan,” harpanya.

Dia juga mengapresiasi inovasi lokal yang dikembangkan di Kampung KB Manggala, salah satunya Program Simfoni (Single Parents Membangun Potensi Anak Indonesia) yang menyasar pemberdayaan orang tua tunggal.

Menurutnya, program dengan praktik-praktik baik yang berkembang di daerah, seperti Simfoni di Kampung KB Keca Manggala, akan didokumentasikan dan berpeluang direplikasi di wilayah lain.

“Setiap daerah memiliki tantangan kependudukan yang berbeda. Jika programnya baik dan berdampak, tentu akan kami dorong untuk menjadi contoh bagi daerah-daerah lain,” jelasnya.

Pembangunan sumber daya manusia menuju Generasi Emas 2045 dimulai dari unit terkecil bangsa, yakni keluarga. Prinsip tersebut menjadi benang merah kunjungan ke kampung KB di Makassar.

Dalam kunjungan tersebut, Wamendukbangga menegaskan pentingnya kehadiran negara secara nyata di tengah masyarakat melalui berbagai program pembinaan keluarga, mulai dari Bina Keluarga Balita, Bina Keluarga Remaja, hingga Bina Keluarga Lansia.

Kehadiran Kampung KB dinilai menjadi salah satu wujud konkret negara dalam memastikan keluarga Indonesia mendapatkan edukasi dan pendampingan yang berkelanjutan.

Ia juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Makassar yang telah merenovasi fasilitas Kampung KB oleh Pemkot Makassar, sehingga dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai pusat edukasi pola asuh.

“Serta peningkatan kualitas keluarga, serta penguatan pemahaman tentang pentingnya 1.000 hari pertama kehidupan sebagai upaya pencegahan stunting,” ungkapnya.

Selain itu, keberadaan Rumah Data Kependudukan (Rumah Dataku) di Kampung KB Manggala dinilai strategis sebagai basis perencanaan pembangunan keluarga ke depan, khususnya dalam penyediaan data kependudukan yang akurat dan terintegrasi.

Pada kesmepatan ini, Wali Kota Makassar, Munafri menyampaikan selamat datang dan apresiasi atas kehadiran Wamendukbangga yang akrab disapa Isyana di Kota Makassar.

Ia memaparkan kehadiran Kampung KB penting untuk mengendalikan pertumbuhan dan memperkuat ketahanan keluarga, khususnya di Kecamatan Manggala yang memiliki dinamika kependudukan cukup kompleks.

“Kecamatan Manggala ini mengalami pertumbuhan yang sangat pesat. Dengan jumlah penduduk sekitar 160 ribu jiwa dan karakter masyarakat yang heterogen, pengendalian penduduk dan penguatan ketahanan keluarga menjadi hal yang sangat penting,” ujar Munafri.

Lebih lanjut mantan Bos PSM itu menjelaskan, kondisi tersebut menjadi alasan Kecamatan Manggala dipilih sebagai salah satu fokus pengembangan Kampung KB, terutama dalam merespons isu stunting, kesehatan ibu dan anak, serta kualitas keluarga secara menyeluruh.

Ia menambahkan, Pemerintah Kota Makassar melihat Kampung KB sebagai fondasi penting dalam membangun kualitas sumber daya manusia sejak dari unit terkecil, yaitu keluarga.

“Kami berharap Kampung KB ini benar-benar mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan menjadi penguat ketahanan keluarga di wilayah dengan pertumbuhan penduduk yang tinggi seperti Manggala,” tuturnya.

Kepada Isyana, pria yang akrab disapa Appi itu, menegaskan dampak dari program Kampung KB dan intervensi gizi sudah mulai dirasakan oleh masyarakat.

Sehingga kehadiran Wamendukbangga di tengah masyarakat merupakan bukti nyata kehadiran negara dalam memperkuat kualitas penduduk dan keluarga.

Ia menegaskan komitmen Pemerintah Kota Makassar untuk mengawal dan mengimplementasikan program-program pusat secara berkelanjutan.

Sebab, lanjutnya, peningkatan kualitas keluarga memiliki hubungan langsung dengan cita-cita besar bangsa menuju Generasi Emas 2045.

“Secara teknis, kami melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan KB Kota Makassar terus membangun kolaborasi dengan BKKBN memastikan masyarakat bisa merasakan dampak nyata. Apa yang menjadi program Kemendukbangga kami sambut dengan sangat positif,” pungkasnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jejaknews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Selain Isu Perselingkuhan, Ada Juga Fee 600 Juta Mengalir ke Rekeningnya Basri Kajang, LSM Gempa Indonesi Desak APH Usut Proyek Seragam Sekolah Pemda Gowa
Wali Kota Makassar Minta Da’i Perkuat Persatuan dan Pencerahan Agama di Masyarakat
Wali Kota Makassar Jamu Peserta Simposium Internasional Kelautan dan Perikanan lewat Gala Dinner
Dari Ekonomi hingga Infrastruktur, Bupati Sidrap Paparkan Capaian Pemerintahan di Mubes IKM-ISA
Kunjungi Pulau Terluar Makassar, Appi dan Kapolda Sulsel Perkuat Kepedulian untuk Warga Sangkarrang
Appi Kenang Dukungan PPP di Dua Pilwali: Saya “Berutang” kepada PPP
Jelang IGS 2026, Kawasan Losari hingga CPI Disterilkan Sambut Delegasi Mancanegara
Lewat APBD 2026, Pemkot Makassar Alokasikan Rp27,2 Miliar untuk Lindungi 81 Ribu Pekerja Rentan dan 45 Ribu Peserta JHT

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 10:57 WITA

Selain Isu Perselingkuhan, Ada Juga Fee 600 Juta Mengalir ke Rekeningnya Basri Kajang, LSM Gempa Indonesi Desak APH Usut Proyek Seragam Sekolah Pemda Gowa

Minggu, 21 Juni 2026 - 10:40 WITA

Wali Kota Makassar Minta Da’i Perkuat Persatuan dan Pencerahan Agama di Masyarakat

Minggu, 21 Juni 2026 - 10:35 WITA

Wali Kota Makassar Jamu Peserta Simposium Internasional Kelautan dan Perikanan lewat Gala Dinner

Sabtu, 20 Juni 2026 - 17:28 WITA

Dari Ekonomi hingga Infrastruktur, Bupati Sidrap Paparkan Capaian Pemerintahan di Mubes IKM-ISA

Sabtu, 20 Juni 2026 - 17:03 WITA

Kunjungi Pulau Terluar Makassar, Appi dan Kapolda Sulsel Perkuat Kepedulian untuk Warga Sangkarrang

Berita Terbaru