Wali Kota Makassar Lepas Ekspor Gurita Perdana dan Dorong Penguatan Lapangan Kerja Warga Pesisir

- Redaksi

Senin, 15 Desember 2025 - 17:54 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JEJAKNEWS.ID, Makassar,- Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, secara resmi melepas ekspor perdana komoditas gurita (octopus) ke Jepang yang dilakukan oleh PT Nirvana Niaga Sejahtera (NNS), Senin (15/12/2025).

Pelepasan ekspor ini menjadi penanda kuatnya komitmen Kota Makassar dalam mendorong hilirisasi sektor pangan laut sekaligus meningkatkan daya saing produk perikanan Indonesia di pasar global.

Launching ekspor ditandai dengan pemasangan segel secara simbolis pada pintu truk kontainer oleh Munafri bersama Deputi Bidang Koordinasi Sumber Daya Maritim Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Dandy Satria Iswara, serta Direktur Utama PT Nirvana Niaga Sejahtera, Nurhadi Samad.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Munafri menyampaikan apresiasi tinggi atas langkah PT NNS yang dinilainya visioner dalam melihat potensi laut di sekitar Makassar dan Sulawesi Selatan.

Ia menegaskan, ekspor komoditas kelautan seperti ini diharapkan bisa terjadi secara berkelanjutan dan rutin karena berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

“Kita ini dikelilingi laut, tapi ironis kalau kekayaannya tidak memberi nilai tambah bagi masyarakat. Apa yang dilakukan PT Nirvana hari ini adalah contoh konkret bagaimana potensi lokal diolah dengan serius hingga memenuhi standar global dan akhirnya diekspor,” ujar Munafri.

Munafri menilai, komoditas gurita yang selama ini kerap dipandang sebelah mata justru memiliki permintaan tinggi di pasar internasional, khususnya Jepang yang dikenal sebagai salah satu konsumen seafood terbesar di dunia.

Menurutnya, keberhasilan ini membuktikan bahwa produk perikanan lokal Makassar mampu bersaing, asalkan dikelola dengan standar kualitas dan proses yang tepat.

Pada kesempatan yang sama, Munafri menekankan pentingnya hilirisasi sebagai kunci peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Dengan jumlah penduduk sekitar 1,4 juta jiwa, termasuk masyarakat yang tinggal di pulau-pulau Spermonde, Pemkot Makassar terus mendorong program pemberdayaan yang membuka lapangan kerja baru, khususnya bagi nelayan.

“Bagi kami di pemerintah kota, ini bukan sekadar ekspor. Ini tentang membuka peluang kerja, meningkatkan pendapatan nelayan pulau, dan memastikan mereka tidak hanya menjual hasil tangkapan mentah, tetapi mendapatkan nilai tambah,” tegasnya.

Munafri juga berharap keberhasilan PT NNS dapat menjadi pemantik bagi pelaku usaha lain untuk ikut menggarap potensi kelautan Makassar dan Sulawesi Selatan.

Ia menilai, kedekatan bahan baku dengan lokasi pengolahan menjadi keunggulan tersendiri karena mampu menekan biaya logistik dan meningkatkan efisiensi.

Direktur Utama PT Nirvana Niaga Sejahtera, Nurhadi Samad, menjelaskan bahwa permintaan dari mitra Jepang tidak dibatasi volume.

Total produk frozen cephalopods (gurita) yang di ekspor dengan volume awal sebanyak satu kontainer 20 feet atau sekitar 14–15 ton ke Jepang.

“Untuk tahap awal kami kirim satu kontainer 20 feet, sekitar 14–15 ton. Permintaan mereka sangat besar dan tidak mengenal batas volume, berapapun bisa diserap,” jelasnya.

Sementara, Deputi Bidang Koordinasi Sumber Daya Maritim Kemenko Pangan, Dandy Satria Iswara, memberikan apresiasi dan berharap pelepasan ekspor perdana ini menjadi langkah awal bagi penguatan ekosistem industri perikanan di Makassar.

Sekaligus, lanjutnya, memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pemain utama dalam perdagangan pangan laut dunia.

“Tentu ini bukti bahwa baik itu PT NNS, baik itu Kota Makassar dan Indonesia, produk perikanan kita bisa memenuhi standar global,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jejaknews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Respon Antrean BBM, Wali Kota Appi Keluarkan Edaran Sekolah di Makassar Daring Mulai 12 September
Wali Kota Appi Turun ke Area SPBU Berdialog dengan Warga, Minta Seluruh Fasilitas SPBU Dioptimalkan
Pastikan Kawal Persoalan Antrean BBM, Appi Temui Petinggi Pertamina Minta Semua Nozzle SPBU Diaktifkan
Habiskan Biaya 195 Juta, Pengerjaan Irigasi di Tabuakkang Malakaji di Duga Asal Jadi!
Wali Kota Appi Raih Penghargaan Nasional, Komitmen Pemerataan Pendidikan hingga Kepulauan
Pemkab dan DPRD Sidrap Sepakati KUPA-PPAS Perubahan APBD 2026
Satgas Pangan Mabes Polri Pantau Harga Beras dan Stok Pangan di Sidrap, Pastikan Distribusi hingga Penggilingan Berjalan Baik
Jalankan Arahan Wali Kota Appi, BPBD Makassar Perluas Distribusi Air Bersih hingga 157 Titik
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 21:54 WITA

Respon Antrean BBM, Wali Kota Appi Keluarkan Edaran Sekolah di Makassar Daring Mulai 12 September

Jumat, 11 September 2026 - 16:54 WITA

Wali Kota Appi Turun ke Area SPBU Berdialog dengan Warga, Minta Seluruh Fasilitas SPBU Dioptimalkan

Jumat, 11 September 2026 - 16:49 WITA

Pastikan Kawal Persoalan Antrean BBM, Appi Temui Petinggi Pertamina Minta Semua Nozzle SPBU Diaktifkan

Jumat, 11 September 2026 - 14:26 WITA

Habiskan Biaya 195 Juta, Pengerjaan Irigasi di Tabuakkang Malakaji di Duga Asal Jadi!

Kamis, 10 September 2026 - 14:16 WITA

Wali Kota Appi Raih Penghargaan Nasional, Komitmen Pemerataan Pendidikan hingga Kepulauan

Berita Terbaru