Jalankan Arahan Wali Kota Appi, BPBD Makassar Perluas Distribusi Air Bersih hingga 157 Titik

- Redaksi

Rabu, 9 September 2026 - 21:45 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JEJAKNEWS.ID, Makasssar, — Pemerintah Kota Makassar melalui BPBD, terus memperluas operasi penanganan Tanggap Darurat Bencana (TDB) kekeringan dengan meningkatkan cakupan distribusi air bersih bagi masyarakat terdampak.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Makassar, M. Fadli Tahar, mengatakan distribusi air bersih yang sebelumnya berada pada kisaran 50 hingga 70 titik per hari, kini meningkat signifikan hingga mencapai 157 titik dalam satu hari.

“Apa yang kami lakukan, sesuai arahan bapak Wali Kota (pak Munafri). Hari ini distribusi air bersih sudah mencapai 157 titik. Ini adalah bentuk nyata bahwa pemerintah Kota terus meningkatkan kapasitas respons sesuai kebutuhan masyarakat,” ujarnya, Rabu (9/9/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peningkatan tersebut menjadi bagian dari respons cepat Pemkot Makassar terhadap kebutuhan masyarakat yang terdampak kekeringan di sejumlah wilayah.

“Kita tidak boleh berhenti bergerak selama masih ada warga yang membutuhkan air bersih,” jelas Fadli.

Menurutnya, pergerakan operasi distribusi air bersih menunjukkan pola peningkatan yang cukup signifikan, dari sekitar 50 titik, kemudian 70 titik, hingga kini mencapai 157 titik per hari.

Dengan total penerima manfaat mencapai 3.802 kepala keluarga (KK) atau 12.939 jiwa.

Jumlah titik distribusi tersebut bersifat dinamis dan dapat berubah mengikuti perkembangan kondisi serta kebutuhan masyarakat di lapangan.

“Kami BPBD bersama unsur terkait terus melakukan pemantauan, memetakan kebutuhan air bersih, serta mengarahkan armada distribusi ke wilayah yang membutuhkan,” tuturnya.

Ditambahkan, pendekatan tersebut dilakukan agar operasi TDB kekeringan tidak berjalan secara statis, tetapi mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan situasi di lapangan.

Operasi distribusi air bersih juga dilakukan secara kolaboratif dengan melibatkan sejumlah unsur, di antaranya BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat), PMI, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), PDAM, pemerintah kecamatan dan kelurahan, serta para relawan.

Kolaborasi lintas sektor tersebut menjadi salah satu kekuatan dalam mempercepat penyaluran air bersih kepada masyarakat yang membutuhkan.

Fadli menegaskan, dalam kondisi tanggap darurat, kebutuhan masyarakat dapat berubah dari hari ke hari.

Karena itu, pola distribusi terus dikembangkan agar lebih cepat, terukur, adaptif, dan berbasis kondisi aktual di lapangan.

“Ketika jumlah titik kebutuhan meningkat, kapasitas operasi juga akan ditingkatkan,” katanya.

“Jadi, 157 titik hari ini bukan sekadar angka, tetapi menggambarkan semakin luasnya jangkauan pelayanan pemerintah dalam menghadapi dampak kekeringan,” sambung Fadli.

Pemkot Makassar memastikan penyaluran air bersih akan terus dilakukan selama kondisi darurat masih membutuhkan intervensi pemerintah.

Bagi masyarakat yang terdampak kekeringan, air bukan sekadar bantuan, melainkan kebutuhan dasar untuk bertahan dan menjalani aktivitas sehari-hari.

“Karena itu, kami memastikan kebutuhan tersebut tetap menjadi prioritas selama masa tanggap darurat kekeringan berlangsung,” jelasnya.

Untuk mempercepat penyampaian informasi dari masyarakat, Pemkot Makassar juga membuka sejumlah kanal pengaduan.

Warga dapat menyampaikan laporan melalui aplikasi Lontara+ sebagai layanan terpadu satu kota satu aplikasi.

Selain itu, masyarakat juga dapat menghubungi hotline darurat 112 atau nomor layanan 08155112112. Selain itu, ada link tersedia https://bit.ly/FormDistribusiAirBersih2026.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jejaknews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gubernur Sulsel Lantik Darmawangsyah Muin Sebagai Bupati Gowa : Tekankan Pelayanan Kepada Masyarakat
Siswa SDN 14 Tamalatea 3 Bulan Takut Bersekolah, Lantaran Dianiaya Oknum Guru
Pajak untuk Rakyat, Wali Kota Appi Tambah Kuota Perlindungan Pekerja Rentan di Makassar
Hadiri Peringatan Sumpah Pemuda, Wakil Ketua DPRD Sulsel Yasir Machmud: Ajak Anak Muda Mari Bersatu dan Berkolaborasi
Bupati Syaharuddin Tegaskan Komitmen Bangun Pemuda sebagai Pilar Kemajuan Sidrap
Bupati Syaharuddin Alrif Membuka dan Memberi Sambutan di Acara KNPI Sidrap: Pemuda dan Pendidikan Jadi Kunci Sidrap Maju dan Sejahtera
Ketua KNPI Sulsel Vonny Ameliani Suardi Dorong Pendidikan Unggul dan Inklusif untuk Sidrap Maju dan Sejahtera
Pansus DPRD Sulsel Konsultasikan Aturan Profit Sharing IUPK ke Kementerian ESDM
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 22:22 WITA

Gubernur Sulsel Lantik Darmawangsyah Muin Sebagai Bupati Gowa : Tekankan Pelayanan Kepada Masyarakat

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:26 WITA

Siswa SDN 14 Tamalatea 3 Bulan Takut Bersekolah, Lantaran Dianiaya Oknum Guru

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:28 WITA

Pajak untuk Rakyat, Wali Kota Appi Tambah Kuota Perlindungan Pekerja Rentan di Makassar

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:07 WITA

Hadiri Peringatan Sumpah Pemuda, Wakil Ketua DPRD Sulsel Yasir Machmud: Ajak Anak Muda Mari Bersatu dan Berkolaborasi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:39 WITA

Bupati Syaharuddin Tegaskan Komitmen Bangun Pemuda sebagai Pilar Kemajuan Sidrap

Berita Terbaru