Wakil Wali Kota Makassar Terima Audiensi PJPH Sulsel, Perkuat Ekosistem Halal dan UMKM Naik Kelas

- Redaksi

Rabu, 22 April 2026 - 08:30 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

JEJAKNEWS.ID, Makasaar ,— Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menerima audiensi bersama Balai Penyelenggara Jaminan Produk Halal (PJPH) Provinsi Sulawesi Selatan dalam rangka koordinasi dan kolaborasi penguatan ekosistem halal di Kota Makassar. Pertemuan berlangsung di Ruang Rapat Wakil Wali Kota, Rabu (22/4/2026).

Audiensi ini turut dihadiri sejumlah pejabat lingkup Pemerintah Kota Makassar, di antaranya perwakilan Dinas Ketahanan Pangan Nirman Niswan Mungkas, ST., MAP didampingi Sekretaris Dinas Armin Paera, A.Pi, perwakilan Dinas Koperasi dan UKM Arlin Ariesta, S.STP., M.Si bersama Kepala Bidang UKM Andi Tenribeda M, S.AP, Kepala Dinas Pariwisata Achmad Hendra Hakamuddin, S.STP., MPA, serta Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Moh. Syarief, S.STP., M.Si.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari pihak PJPH Sulsel, hadir Kepala Balai Penyelenggara Jaminan Produk Halal H. Rusfandi, S.ST, serta para pengawas jaminan produk halal yakni Farhan Zulfandy, S.Si, Ahmad Mahdi Bunayya, S.E, dan Farda Nur Ilmiu, S.Si.

Dalam pertemuan tersebut, dibahas sejumlah poin strategis, antara lain penguatan sinergi program antara Pemkot Makassar dan PJPH Sulsel, dukungan kebijakan daerah dalam memfasilitasi sertifikasi halal bagi pelaku usaha, khususnya UMK, serta kolaborasi membangun literasi halal melalui berbagai kanal layanan publik.

Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam membangun ekosistem halal yang kuat dan berkelanjutan.

Ia juga mengingatkan agar setiap kebijakan dijalankan secara hati-hati dan tidak terburu-buru, terutama dalam menentukan kawasan tertentu.

Aliyah Mustika Ilham juga menegaskan bahwa aspek halal tidak hanya dilihat dari bahan baku, tetapi juga dari seluruh proses produksi yang harus memenuhi standar yang telah ditetapkan.

Dalam diskusi, turut dibahas sinergi dengan program “UMKM Naik Kelas” serta peluang pengembangan wisata ramah muslim sebagai bagian dari upaya meningkatkan daya saing Kota Makassar di sektor muslim tourism.

Dinas Pariwisata juga mendorong adanya pendampingan bagi pelaku ekonomi kreatif agar mampu beradaptasi dengan standar halal.

Pihak PJPH Sulsel mengungkapkan bahwa saat ini terdapat 10.778 produk di Makassar yang telah bersertifikat halal, yang menunjukkan potensi besar untuk terus dikembangkan.

Selain itu, peran lembaga pendamping seperti LP3H dan Pendamping Proses Produk Halal (P3H) juga menjadi perhatian penting, mengingat keduanya merupakan mitra strategis dalam membantu pelaku usaha memperoleh sertifikasi halal.

Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) menilai audiensi ini sebagai momentum untuk memperluas sosialisasi layanan PJPH, termasuk melalui kantor kelurahan dan kawasan strategis seperti sekitar masjid besar agar akses informasi lebih mudah dijangkau masyarakat.

Menutup pertemuan, Aliyah Mustika Ilham mengajak seluruh perangkat daerah untuk bersama-sama aktif menyosialisasikan keberadaan dan manfaat layanan sertifikasi halal kepada masyarakat.

“Ini adalah bentuk perlindungan dan jaminan kualitas bagi masyarakat. Kita harus hadir memastikan prosesnya berjalan dengan baik, aman, dan sesuai standar,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jejaknews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tampil Live di Kompas TV, Bupati Sidrap Paparkan Strategi Ketahanan Pangan Menuju Masyarakat Sejahtera
Aliyah Mustika Ilham Dukung Penuh Rangkaian HUT IBI ke-75 dan Penguatan Peran Bidan di Makassar
Pembenahan TPA Antang Sesuai Aturan, Tanah Urug Berasal dari Tambang Berizin
Pansus DPRD Sulsel  Pembahas Ranpeda Pajak dan Retribusi Daerah Kunker Ke Parepare
Pansus DPRD Sulsel Atas Ranperda Pemajuan Kebudayaan Daerah  Kunker  Toraja Utara
Pansus DPRD Sulsel,  Pembahas Pajak dan Retribusi Daerah Kunker ke Bulukumba
Kopi Masyarakat atau Komar di Serbu Pengunjung, Buka Selama 24 Jam Namun Stop Pelayanan Saat Adzan Tiba
Wali Kota Munafri Siapkan Road Map, Wujudkan Makassar Bebas Asap Rokok

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 09:42 WITA

Tampil Live di Kompas TV, Bupati Sidrap Paparkan Strategi Ketahanan Pangan Menuju Masyarakat Sejahtera

Selasa, 9 Juni 2026 - 09:36 WITA

Aliyah Mustika Ilham Dukung Penuh Rangkaian HUT IBI ke-75 dan Penguatan Peran Bidan di Makassar

Selasa, 9 Juni 2026 - 09:30 WITA

Pembenahan TPA Antang Sesuai Aturan, Tanah Urug Berasal dari Tambang Berizin

Selasa, 9 Juni 2026 - 08:57 WITA

Pansus DPRD Sulsel  Pembahas Ranpeda Pajak dan Retribusi Daerah Kunker Ke Parepare

Selasa, 9 Juni 2026 - 07:28 WITA

Pansus DPRD Sulsel Atas Ranperda Pemajuan Kebudayaan Daerah  Kunker  Toraja Utara

Berita Terbaru