Appi Lepas Kontingen Makassar ke Porprov Sulsel 2026, Target Pertahankan Gelar Juara Sumur Bor Hadir, Sawah Tadah Hujan di Bapangi Tetap Produktif Bupati Syaharuddin Alrif Sambut Akrab Kunjungan Wabup Tanjung Jabung Timur Sapa Warga Pulau Terluar, Munafri Serahkan Bantuan untuk 143 Nelayan di Lumu-lumu Berhasil Panen di Tengah Kemarau, Petani Hadiahkan Dua Karung Gabah untuk Bupati Rasa syukur atas keberhasilan panen di tengah musim kemarau diwujudkan petani bernama La Bandung dengan menyerahkan dua karung gabah kepada Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap) Syaharuddin Alrif. Penyerahan tersebut berlangsung di Rumah Jabatan Bupati Sidrap, Kamis (1/10/2026), dan disaksikan Wakil Bupati Soppeng, Selle K.S. Dalle. Gabah yang diserahkan merupakan hasil panen La Bandung dari lahan persawahan seluas tiga hektare. Dari lahan tersebut, ia berhasil memanen 166 karung gabah dengan harga Rp7.600 per kilogram. Nilai hasil panennya mencapai sekitar Rp164 juta. La Bandung mengatakan, dua karung gabah tersebut diberikan sebagai bentuk rasa syukur sekaligus ucapan terima kasih kepada Bupati Syaharuddin Alrif atas perhatian dan bantuan pemerintah kepada petani, khususnya dalam penyediaan air untuk persawahan selama musim kemarau. “Kalau bukan bantuan dari Pak Bupati, terutama bantuan air dari PSDA, sawah saya dan petani lainnya mungkin mengalami gagal panen,” ujar La Bandung. Menurutnya, ketersediaan air menjadi faktor penting bagi petani untuk mempertahankan tanaman padi hingga memasuki masa panen. Karena itu, keberhasilan panen kali ini menjadi kebahagiaan tersendiri bagi dirinya dan petani lainnya. Bupati Syaharuddin Alrif mengapresiasi pemberian tersebut. Menurutnya, gabah yang diserahkan petani bukan sekadar hasil panen, tetapi juga menjadi simbol perjuangan pemerintah bersama petani dalam menjaga produksi pertanian di tengah ancaman kekeringan. “Ini sebagai bentuk rasa syukur dan bentuk perjuangan kita selama ini dalam menangani sawah kita di musim kemarau,” kata Syaharuddin. Ia menuturkan, berbagai upaya dilakukan untuk memastikan kebutuhan air bagi persawahan tetap terpenuhi. Koordinasi dan pencarian solusi bahkan dilakukan dari pagi hingga malam untuk mencegah lahan pertanian mengalami kekeringan. “Perjuangan selama ini tidak sia-sia. Pagi hingga malam hari kita keliling mencari solusi, terutama air bagi sawah agar kita tidak kekeringan,” ujarnya. Bagi La Bandung, keberhasilan panen tersebut menjadi bukti kerja sama antara pemerintah dan petani dalam menghadapi musim kemarau. Dua karung gabah yang diserahkan kepada Bupati menjadi simbol terima kasih atas dukungan pemerintah yang dinilai turut membantu petani melewati musim tanam hingga panen. Penyerahan itu menjadi momentum rasa syukur petani atas hasil bumi sekaligus apresiasi terhadap upaya menjaga ketersediaan air untuk pertanian.

Transformasi Digital dari Taman Kota: Sidrap Hadirkan Wi-Fi Publik Gratis

- Redaksi

Jumat, 3 April 2026 - 18:45 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JEJAKNEWS.ID, Sidrap,– Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) kian serius mempercepat transformasi digital di wilayahnya. Langkah terbaru diwujudkan melalui penyediaan fasilitas Wi-Fi publik gratis di Taman Usman Isa yang diinisiasi oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Sidrap.
Layanan ini bukan sekadar fasilitas tambahan, melainkan upaya strategis pemerintah daerah untuk menjamin kesetaraan akses informasi, memperkuat konektivitas, serta memacu produktivitas warga di ruang terbuka.
Infrastruktur Mandiri dan Terjamin
Pemasangan infrastruktur jaringan di Taman Usman Isa dilakukan sepenuhnya secara mandiri oleh tim IT dan server Diskominfo Sidrap. Hal ini memastikan kontrol penuh terhadap kualitas layanan.

“Jaringan dirancang agar tetap stabil dan aman bagi masyarakat umum,” tulis pernyataan resmi pemerintah setempat. Dengan teknis yang matang, fasilitas ini diharapkan dapat menjawab kebutuhan internet cepat di tengah meningkatnya aktivitas digital masyarakat.
Kehadiran akses gratis ini mendapat respons hangat dari berbagai lapisan warga. Mulai dari pelajar yang mengerjakan tugas, mahasiswa yang melakukan riset, hingga pelaku UMKM yang mulai merambah ekosistem ekonomi digital di ruang publik.

Menuju “Smart City” Sidrap
Inisiatif ini merupakan bagian dari visi besar pembangunan di bawah kepemimpinan Syaharuddin Alrif dan Wakil Bupati Nur Kanaah. Didukung penuh oleh Kepala Dinas Kominfo, Mahluddin, inovasi ini menjadi fondasi konkret dalam mewujudkan Smart City di Bumi Nene Mallomo.
Pemerintah Kabupaten Sidrap juga menegaskan bahwa Taman Usman Isa hanyalah titik awal. Kedepannya, layanan Wi-Fi gratis akan diperluas ke berbagai titik strategis lainnya di seluruh wilayah kabupaten guna memastikan jangkauan digital yang lebih merata.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca juga: 5 Fakta Menarik Layanan WiFi Gratis Sidrap
* Lokasi Strategis: Kini tersedia secara
* cuma-cuma di Taman Usman Isa.
* Instalasi Mandiri: Dikelola langsung oleh
* tim IT Diskominfo Sidrap.
* Keamanan Terjamin: Jaringan
* dioptimalkan agar stabil dan aman bagi publik.
’Ekspansi Berlanjut: Program akan
* merambah ke titik-titik vital lainnya.
* Visi Masa Depan: Langkah nyata menuju
* implementasi Smart City.

Mengubah Fungsi Ruang Publik Dengan adanya koneksi internet
berkecepatan tinggi, « ah ruang publik di Sidrap mulai bergeser. Taman kini tidak lagi sekadar tempat bersantai atau melepas penat, tetapi bertransformasi menjadi ruang kreatif dan produktif (co-working space terbuka).
Bagi generasi muda, fasilitas ini menjadi jembatan menuju informasi global dan pengembangan potensi diri. Transformasi digital yang dimulai dari taman kota ini menjadi simbol kemajuan Sidrap dalam menyongsong era modern yang terintegrasi.

Dengan internet yang lebih kencang, diharapkan ide-ide segar dari masyarakat tumbuh lebih cepat, membawa kemajuan bagi daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jejaknews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BPOM dan China Siapkan MoU Baru, Vaksin hingga AI Masuk Agenda Strategis
Panen di Tengah Kemarau El Nino, Bupati Sidrap Puji Keuletan Petani
Putra Sulbar Banggakan Indonesia di Kancah Internasional
Menag Tutup Pesparawi Nasional XIV, Sulut Juara Umum, Sulsel Pertama Kalinya Raih Predikat Champion Gold
Menjaga Pangan Aman, Taruna Ikrar Kepala BPOM Mengantarkan UMKM Indonesia Mendunia
Ketua DPRD Sulsel Andi Rachmatika Dewi Ikuti Pelatihan PAKU Integritas 2026 yang Digelar KPK
Gubernur Sulsel Apresiasi Ditreskrimsus Polda Sulsel Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi
Ketua DPRD Sulsel Andi Rachmatika Dewi Apresiasi Pemprov Terima Penghargaan Terbaik 1 sebagai Provinsi Creative Financing Regional Sulawesi
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terbaru

Metro

Berhasil Panen di Tengah Kemarau, Petani Hadiahkan Dua Karung Gabah untuk Bupati Rasa syukur atas keberhasilan panen di tengah musim kemarau diwujudkan petani bernama La Bandung dengan menyerahkan dua karung gabah kepada Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap) Syaharuddin Alrif. Penyerahan tersebut berlangsung di Rumah Jabatan Bupati Sidrap, Kamis (1/10/2026), dan disaksikan Wakil Bupati Soppeng, Selle K.S. Dalle. Gabah yang diserahkan merupakan hasil panen La Bandung dari lahan persawahan seluas tiga hektare. Dari lahan tersebut, ia berhasil memanen 166 karung gabah dengan harga Rp7.600 per kilogram. Nilai hasil panennya mencapai sekitar Rp164 juta. La Bandung mengatakan, dua karung gabah tersebut diberikan sebagai bentuk rasa syukur sekaligus ucapan terima kasih kepada Bupati Syaharuddin Alrif atas perhatian dan bantuan pemerintah kepada petani, khususnya dalam penyediaan air untuk persawahan selama musim kemarau. “Kalau bukan bantuan dari Pak Bupati, terutama bantuan air dari PSDA, sawah saya dan petani lainnya mungkin mengalami gagal panen,” ujar La Bandung. Menurutnya, ketersediaan air menjadi faktor penting bagi petani untuk mempertahankan tanaman padi hingga memasuki masa panen. Karena itu, keberhasilan panen kali ini menjadi kebahagiaan tersendiri bagi dirinya dan petani lainnya. Bupati Syaharuddin Alrif mengapresiasi pemberian tersebut. Menurutnya, gabah yang diserahkan petani bukan sekadar hasil panen, tetapi juga menjadi simbol perjuangan pemerintah bersama petani dalam menjaga produksi pertanian di tengah ancaman kekeringan. “Ini sebagai bentuk rasa syukur dan bentuk perjuangan kita selama ini dalam menangani sawah kita di musim kemarau,” kata Syaharuddin. Ia menuturkan, berbagai upaya dilakukan untuk memastikan kebutuhan air bagi persawahan tetap terpenuhi. Koordinasi dan pencarian solusi bahkan dilakukan dari pagi hingga malam untuk mencegah lahan pertanian mengalami kekeringan. “Perjuangan selama ini tidak sia-sia. Pagi hingga malam hari kita keliling mencari solusi, terutama air bagi sawah agar kita tidak kekeringan,” ujarnya. Bagi La Bandung, keberhasilan panen tersebut menjadi bukti kerja sama antara pemerintah dan petani dalam menghadapi musim kemarau. Dua karung gabah yang diserahkan kepada Bupati menjadi simbol terima kasih atas dukungan pemerintah yang dinilai turut membantu petani melewati musim tanam hingga panen. Penyerahan itu menjadi momentum rasa syukur petani atas hasil bumi sekaligus apresiasi terhadap upaya menjaga ketersediaan air untuk pertanian.

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 13:04 WITA

BPOM dan China Siapkan MoU Baru, Vaksin hingga AI Masuk Agenda Strategis

Kamis, 3 September 2026 - 07:03 WITA

Panen di Tengah Kemarau El Nino, Bupati Sidrap Puji Keuletan Petani

Rabu, 29 Juli 2026 - 16:04 WITA

Putra Sulbar Banggakan Indonesia di Kancah Internasional

Senin, 29 Juni 2026 - 12:04 WITA

Menag Tutup Pesparawi Nasional XIV, Sulut Juara Umum, Sulsel Pertama Kalinya Raih Predikat Champion Gold

Senin, 15 Juni 2026 - 10:21 WITA

Menjaga Pangan Aman, Taruna Ikrar Kepala BPOM Mengantarkan UMKM Indonesia Mendunia

Berita Terbaru

Metro

Berhasil Panen di Tengah Kemarau, Petani Hadiahkan Dua Karung Gabah untuk Bupati Rasa syukur atas keberhasilan panen di tengah musim kemarau diwujudkan petani bernama La Bandung dengan menyerahkan dua karung gabah kepada Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap) Syaharuddin Alrif. Penyerahan tersebut berlangsung di Rumah Jabatan Bupati Sidrap, Kamis (1/10/2026), dan disaksikan Wakil Bupati Soppeng, Selle K.S. Dalle. Gabah yang diserahkan merupakan hasil panen La Bandung dari lahan persawahan seluas tiga hektare. Dari lahan tersebut, ia berhasil memanen 166 karung gabah dengan harga Rp7.600 per kilogram. Nilai hasil panennya mencapai sekitar Rp164 juta. La Bandung mengatakan, dua karung gabah tersebut diberikan sebagai bentuk rasa syukur sekaligus ucapan terima kasih kepada Bupati Syaharuddin Alrif atas perhatian dan bantuan pemerintah kepada petani, khususnya dalam penyediaan air untuk persawahan selama musim kemarau. “Kalau bukan bantuan dari Pak Bupati, terutama bantuan air dari PSDA, sawah saya dan petani lainnya mungkin mengalami gagal panen,” ujar La Bandung. Menurutnya, ketersediaan air menjadi faktor penting bagi petani untuk mempertahankan tanaman padi hingga memasuki masa panen. Karena itu, keberhasilan panen kali ini menjadi kebahagiaan tersendiri bagi dirinya dan petani lainnya. Bupati Syaharuddin Alrif mengapresiasi pemberian tersebut. Menurutnya, gabah yang diserahkan petani bukan sekadar hasil panen, tetapi juga menjadi simbol perjuangan pemerintah bersama petani dalam menjaga produksi pertanian di tengah ancaman kekeringan. “Ini sebagai bentuk rasa syukur dan bentuk perjuangan kita selama ini dalam menangani sawah kita di musim kemarau,” kata Syaharuddin. Ia menuturkan, berbagai upaya dilakukan untuk memastikan kebutuhan air bagi persawahan tetap terpenuhi. Koordinasi dan pencarian solusi bahkan dilakukan dari pagi hingga malam untuk mencegah lahan pertanian mengalami kekeringan. “Perjuangan selama ini tidak sia-sia. Pagi hingga malam hari kita keliling mencari solusi, terutama air bagi sawah agar kita tidak kekeringan,” ujarnya. Bagi La Bandung, keberhasilan panen tersebut menjadi bukti kerja sama antara pemerintah dan petani dalam menghadapi musim kemarau. Dua karung gabah yang diserahkan kepada Bupati menjadi simbol terima kasih atas dukungan pemerintah yang dinilai turut membantu petani melewati musim tanam hingga panen. Penyerahan itu menjadi momentum rasa syukur petani atas hasil bumi sekaligus apresiasi terhadap upaya menjaga ketersediaan air untuk pertanian.

Jumat, 2 Okt 2026 - 07:03 WITA