![]()
JEJAKNEWS.ID, Sidrap,-Puasa Ramadan tidak menyurutkan semangat panen raya padi Musim Tanam I yang dipimpin Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap) Syaharuddin Alrif di Kelurahan Lautang Benteng, Kecamatan Maritengngae, Jumat (27/2/2026).
Prosesi panen raya ditandai pengoperasian alat mesin pertanian modern jenis combine harvester oleh Bupati Sidrap untuk mempercepat proses panen. Ini menjadi bentuk apresiasi terhadap kerja keras petani dalam menjaga ketahanan pangan di wilayah berjuluk Bumi Nene Mallomo.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Syaharuddin Alrif menyampaikan hasil panen menunjukkan tren positif. “Alhamdulillah saya lihat dan berdasarkan laporan Kepala Dinas Pertanian, hasil ubinannya sekitar 9 sampai 10 ton per hektar,” ujarnya.
Ia menambahkan, serapan gabah oleh PB.35 pabrik penggilingan padi di Sidrap juga memberi nilai tambah bagi petani.
“Walaupun harga standar gabahnya 6.500 sampai 6.800 sudah kita tetapkan, tapi kita dapat bonus penjualan karena pedagang dan penggilingan membeli dengan harga 7.300. Berarti ada tambahan pendapatan petani,” terangnya.
Menurutnya, dominasi sektor pertanian berkontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Ia memaparkan, pada 2024 pendapatan per hektare sekitar Rp35 juta, meningkat menjadi Rp50 juta pada 2025, dan pada 2026 mencapai Rp73 juta per hektare.
“Makanya hasil pertanian kita langsung melaju cepat. Kabupaten Sidrap kembali menjadi lumbung beras Indonesia. Kabar gembira lainnya, dari data statistik tahun 2024 kita di urutan ke-24 di Sulawesi Selatan. Tahun 2025, angka pertumbuhan ekonomi Sidrap juara satu di Sulawesi Selatan dengan hasil 7,7 persen, dari sebelumnya sekitar 4 persen,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan, dan Ketahanan Pangan (TPHPKP) atau lazim disebut Dinas Pertanian, Ibrahim, menjelaskan lahan yang dipanen seluas 50 are menggunakan varietas Inpari 50 yang memiliki keunggulan tahan terhadap serangan tikus.
Namun ia juga menyebutkan varietas ini memiliki kelemahan, yaitu buah yang tidak serentak menguning. Meskipun demikian, hasil produksi yang dicapai rata-rata 9 ton ke atas per hektare.

Turut hadir dalam panen raya ini Kepala Dinas PSDA Andi Safari Renata, Kepala Kantor Kementerian Agama Sidrap Fitriadi, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Muhammad Syairin, Camat Maritengngae Firman, para lurah se-Kecamatan Maritengngae, unsur Forkopimcam, tokoh masyarakat, penyuluh pertanian, serta puluhan anggota kelompok tani.










