Politisi PKB  DPR RI Syamsu Rizal Paparkan Fungsi Dan Program Untuk Masyarakat Luar

- Redaksi

Kamis, 4 Desember 2025 - 16:16 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

JEJAKNEWS.ID, Makassar, – Anggota  DPR RI Syamsu Rizal paparkan beberapa program untuk masyarakat di dapilnya, diantaranya menjamin konektivitas masyarakat  di Sulawesi Selatan itu masih ada beberapa titik 3T yang belum ter-cover. Kawasan 3T ini menjadi tugas satelit Satria-1 melalui layanan Very Small Aperture Terminal (VSAT), Makassar Kamis, (04/12/2025)

VSAT itu memang diperuntukkan bagi program 3T untuk konektivitas namun, belum semuanya bisa terlayani karena keterbatasan suprastruktur seperti antena, BTS mini, listrik, dan lain-lain karena itu, untuk beberapa lokasi kita membawa Starlink, starlink ini relatif lebih kuat secara perangkat dan lebih independen jadi sambil menunggu kesiapan VSAT di daerah tertentu, kita menggunakan Starlink, Ungkap Daeng Ical Sapaan akrab.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Contohnya di Selayar, kita bawa ke Taman Nasional Taka Bonerate, khususnya di Jampea dan Pulau Tinabo, yang lebih strategis untuk pengembangan pariwisata, kalau menunggu kesiapan VSAT, kadang bisa sampai tahun depan sementara kita ingin percepatan, selanjutnya perangkat itu diserahkan kepada pemerintah daerah masing-masing untuk dioptimalkan sekaligus dilakukan assessment, kata politisi PKB ini kepada awak media.

Kalau pemerintah sudah bisa meng-cover, maka diberikan kesempatan kepada warga, yang penting adalah bagaimana konektivitas bisa menjangkau seluruh masyarakat untuk Starlink sendiri, program bantuannya tidak berbayar selama satu tahun, biayanya ditanggung oleh pihak operasional,

Jadi kalau dirasa bermanfaat, silakan digunakan dulu untuk satu tahun berikutnya., Mudah-mudahan sebelum diserahkan ke mekanisme pasar, pemerintah sudah bisa melayani. Itu target kita, untuk jumlah daerah, khusus Selayar ada lima titik. Itu lokasi 3T sedangkan untuk VSAT, kita sudah alokasikan sebanyak 28 titik ditambah 5, jadi total 31 titik, Akhir tahun ini atau awal tahun depan, insyaallah akan terpasang sekitar 200-an titik, tepatnya 211 titik di seluruh Sulawesi Selatan. Tambahnya Lagi.

Starlink yang kemarin dipasang hanya lima, tahun depan kita lihat lagi, kalau masih ada wilayah yang tidak terjangkau VSAT, padahal sudah 211 titik, maka blank spot atau wilayah sinyal lemah yang tidak mampu mendukung layanan publik akan dicari alternatif lain.

Bisa saja dengan satelit Low Earth Orbit (LEO), hasil lelang pemerintah. Kalau itu sudah menjangkau semuanya, kita tidak perlu lagi perangkat komersil, tapi selama pemerintah belum bisa menjamin konektivitas publik, kita harus mencari alternatif.

Lima Starlink yang dipasang sekarang semuanya berada di Selayar. Untuk luar Selayar, kemungkinan tahun depan bisa juga dipasangkan tergantung perkembangan dan kebutuhan. Intinya, orientasi utama kita adalah konektivitas warga.

Tidak tertutup kemungkinan nanti ada perangkat komersial lain. Tidak harus satu model, bisa saja nanti ada program dari Telkom atau kementerian/lembaga lain, karena itu kemarin kita satukan semua lembaga yang mengurusi konektivitas, mulai dari BAKTI, Telkom, dan seluruh anak perusahaan Telkom untuk membagi peran agar konektivitas tetap terjaga.

Alasan memilih Selayar untuk pemasangan lima unit Starlink adalah karena wilayah itu belum bisa dilayani oleh jaringan yang ada, padahal sangat membutuhkan dukungan konektivitas, khususnya di kawasan Balai Taman Nasional Taka Bonerate.

Di sana blank spot, sementara aktivitas ekonomi dan pariwisata harus tetap berjalan, Tahun pertama penggunaan Starlink gratis, sejauh pengetahuan saya. Dan masyarakat itu tidak boleh dibebani biaya karena semua yang digunakan adalah subsidi, bukan ditanggung oleh masyarakat. Tutup nya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jejaknews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bulutangkis Kapolri Cup 2026 Siap Digelar, Libatkan Atlet Muda hingga Penyandang Disabilitas
Pagi hingga Malam, Bupati Sidrap Susuri Saluran Irigasi di Kecamatan Kulo
Kadiv Humas Polri: Jejaring 79 Pusat Studi Kepolisian Perkuat Transformasi Polri Berbasis Riset, Riau Hadirkan Terobosan Green Policing
Hari Anak Nasional, Taruna Ikrar dan Kak Seto Dorong Ekosistem Sehat bagi Tumbuh Kembang Anak Indonesia
Wabup Nurkanaah Serap Strategi Tata Kelola Pemerintahan di Bimtek Aswakada
Sekda Sidrap Hadiri Raker UKPBJ Sulsel, Perkuat Komitmen Transformasi Digital Pengadaan
Kapolres Sidrap Pamit, Bupati Syaha: Terima Kasih Sudah Jaga Sidrap Tetap Kondusif
Bupati Sidrap dan Kakanwil Ditjenpas Sulsel Satukan Komitmen Pembinaan Warga Binaan hingga Reintegrasi Sosial

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 19:26 WITA

Bulutangkis Kapolri Cup 2026 Siap Digelar, Libatkan Atlet Muda hingga Penyandang Disabilitas

Jumat, 24 Juli 2026 - 18:26 WITA

Pagi hingga Malam, Bupati Sidrap Susuri Saluran Irigasi di Kecamatan Kulo

Jumat, 24 Juli 2026 - 12:04 WITA

Kadiv Humas Polri: Jejaring 79 Pusat Studi Kepolisian Perkuat Transformasi Polri Berbasis Riset, Riau Hadirkan Terobosan Green Policing

Jumat, 24 Juli 2026 - 08:18 WITA

Hari Anak Nasional, Taruna Ikrar dan Kak Seto Dorong Ekosistem Sehat bagi Tumbuh Kembang Anak Indonesia

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:36 WITA

Wabup Nurkanaah Serap Strategi Tata Kelola Pemerintahan di Bimtek Aswakada

Berita Terbaru