Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi, Bupati Sidrap Paparkan Keberhasilan Cetak Sawah Rakyat

- Redaksi

Jumat, 22 Mei 2026 - 20:02 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JEJAKNEWS. Sidrap,-Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, memaparkan capaian program Cetak Sawah Rakyat (CSR) yang telah mulai berproduksi. Pemaparan tersebut disampaikan pada hari kedua Rapat Koordinasi Cetak Sawah Rakyat dan Mitigasi Kekeringan Wilayah Sulawesi Selatan Tahun 2026 di Hotel Dalton, Kota Makassar, Jumat (22/5/2026).

Acara dihadiri Kepala Kejaksaan Negeri Sidrap Adhy Kusumo Wibowo, Kapolres Sidrap Fantry Taherong, dan Dandim 1420/Sidrap Andi Zulhakim Asdar. Turut mendampingi, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan, dan Ketahanan Pangan Ibrahim, serta Kepala Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Andi Safari Renata.

Dalam kesempatan itu, Syaharuddin menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Menteri Pertanian Republik Indonesia beserta jajaran atas realisasi bantuan sektor pertanian di Kabupaten Sidrap.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bantuan tersebut dinilai mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, bahkan menempatkan Sidrap sebagai wilayah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Sulawesi Selatan pada 2025.

“Bantuan tersebut telah dilaksanakan dan diterima masyarakat dengan baik sehingga sektor pertanian mampu mendorong pertumbuhan ekonomi Sidrap tertinggi di Sulawesi Selatan pada tahun 2025,” ujar Syaharuddin.

Bupati Syaharuddin Alrif melaporkan realisasi Luas Tambah Tanam (LTT) padi di Kabupaten Sidrap hingga akhir Mei 2026 telah mencapai 45.000 hektare, atau lebih dari 60 persen dari target yang ditetapkan.

Sementara itu, untuk program Cetak Sawah Rakyat tahun 2025, lahan yang terealisasi adalah seluas 860 hektare. Saat ini, sebagian besar lahan tersebut telah ditanami. Pemerintah daerah menargetkan seluruh lokasi cetak sawah mencapai 100 persen penanaman pada musim tanam kedua tahun ini.

Syaharuddin juga memaparkan hasil panen riil di lokasi cetak sawah tahun 2025, tepatnya di Desa Mojong, Kecamatan Watang Sidenreng. Berdasarkan hasil ubinan, produktivitas lahan di wilayah tersebut mencapai 7,3 ton gabah per hektare. Angka ini menghasilkan estimasi pendapatan petani sebesar Rp57 juta per musim tanam.

“Hal ini membuktikan bahwa program cetak sawah mampu meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus kesejahteraan petani,” katanya.

Guna mendukung lahan sawah tadah hujan, Pemkab Sidrap menjalankan program optimasi lahan non-rawa. Program ini didukung oleh infrastruktur modern, seperti pompanisasi, pembangunan irigasi air tanah, serta program listrik masuk sawah dari PLN. Integrasi ini dinilai efektif dan efisien dalam menjaga ketersediaan air.

Selain memberikan kemandirian bagi petani dalam pengelolaan air, penggunaan listrik untuk sektor pertanian ini juga berdampak positif pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Di sela kegiatan, Syaharuddin memberikan masukan kepada Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan Jeneberang. Ia meminta agar koordinasi pengerjaan saluran irigasi Bendung Sadang ditingkatkan, khususnya terkait jadwal penutupan air. Hal ini penting agar tidak mengganggu pelaksanaan Indeks Pertanaman (IP) Padi 300 di Kabupaten Sidrap.

Pada kesempatan itu juga diserahkan usulan kegiatan infrastruktur pertanian untuk tahun anggaran 2026 yang ditujukan kepada Balai Pengelolaan Lahan dan Irigasi Pertanian (BPLIP) Makassar. Usulan tersebut mencakup program irigasi perpompaan serta pembangunan sejumlah fasilitas konservasi air, seperti embung, dam parit, dan long storage.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jejaknews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Munafri-Aliyah Peringati United Nations Day Bersama Anak PAUD di Summarecon
Munafri Rangkul KAHMI, Perkuat Sinergi Cendekiawan dan Pemerintah Bangun Kota Makassar
PW KAMMI Sulsel: Jaga Kondusivitas di Tengah Gejolak Politik, Kritik Harus Tetap Hidup Demi Demokrasi
Musda Demokrat Sulsel Kedepankan Proses Demokrasi, Targetkan Tiga Kursi DPR RI Dapil  Sulsel
Golkar Sulsel Siapkan Pelantikan Pengurus Periode 2025–2030 dan Pesta Rakyat, Hadirkan Wali Band
# Hadiri Rakornas TPAKD 2026, Wali Kota Appi Siap Tindak Lanjuti Arahan Presiden Prabowo
Bupati Syaharuddin Tuntaskan Seminar Hasil Doktoral di Unhas
Di Hadapan Akademisi Unpad, Taruna Ikrar Kepala BPOM Ungkap Kunci Indonesia Menjadi Kekuatan Baru Inovasi Kesehatan Dunia
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:20 WITA

Munafri-Aliyah Peringati United Nations Day Bersama Anak PAUD di Summarecon

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:22 WITA

Munafri Rangkul KAHMI, Perkuat Sinergi Cendekiawan dan Pemerintah Bangun Kota Makassar

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 09:33 WITA

PW KAMMI Sulsel: Jaga Kondusivitas di Tengah Gejolak Politik, Kritik Harus Tetap Hidup Demi Demokrasi

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 00:00 WITA

Musda Demokrat Sulsel Kedepankan Proses Demokrasi, Targetkan Tiga Kursi DPR RI Dapil  Sulsel

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:34 WITA

Golkar Sulsel Siapkan Pelantikan Pengurus Periode 2025–2030 dan Pesta Rakyat, Hadirkan Wali Band

Berita Terbaru