PW KAMMI Sulsel: Jaga Kondusivitas di Tengah Gejolak Politik, Kritik Harus Tetap Hidup Demi Demokrasi

- Redaksi

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 09:33 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JEJAKNEWS, Makassar, — Pimpinan Wilayah Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (PW KAMMI) Sulawesi Selatan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kondusivitas di tengah dinamika dan gejolak politik nasional yang sedang memanas. Masyarakat diharapkan tetap bijak dalam menyampaikan aspirasi, menjaga persatuan, serta mengedepankan kepentingan bangsa di atas kepentingan kelompok.

Ketua Umum PW KAMMI Sulawesi Selatan, Muh Imran, S.Sos., menegaskan bahwa situasi politik yang dinamis tidak boleh menjadi alasan untuk mematikan kritik maupun membatasi ruang demokrasi. Sebaliknya, kritik dan demonstrasi harus tetap hadir sebagai bagian dari kontrol publik terhadap jalannya pemerintahan.

“Kita harus bijak menyikapi gejolak politik. Menjaga kondusivitas bukan berarti membungkam kritik, dan menjaga persatuan bukan berarti menutup mata terhadap persoalan bangsa. Kritik harus tetap hidup, demonstrasi harus tetap dijamin, tetapi semuanya perlu dilakukan secara bertanggung jawab dan konstitusional,” ujar Muh Imran.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, gerakan mahasiswa dan masyarakat sipil memiliki posisi penting sebagai mitra kritis lembaga legislatif dan pemerintah. Kehadiran gerakan mahasiswa bukan untuk memperkeruh keadaan, melainkan memastikan kebijakan publik tetap berpihak kepada rakyat.

Kritik Adalah Bagian dari Demokrasi

PW KAMMI Sulsel memandang bahwa demonstrasi merupakan salah satu instrumen demokrasi yang sah untuk menyampaikan aspirasi, mengoreksi kebijakan, dan menuntut pertanggungjawaban pejabat publik. Karena itu, tidak boleh ada upaya menyamakan kritik dengan tindakan yang mengganggu stabilitas negara.

Namun, kebebasan menyampaikan pendapat juga harus dijalankan dengan menghormati hak masyarakat lain, menjaga fasilitas umum, serta menghindari provokasi dan kekerasan.

“Kami ingin demokrasi tetap sehat. Mahasiswa harus berani mengkritik, masyarakat harus berani menyampaikan aspirasi, dan pemerintah harus terbuka terhadap koreksi. Tetapi jangan sampai perbedaan pandangan politik membuat kita saling bermusuhan atau merusak ruang hidup bersama,” tegasnya.

Mitra Kritis, Bukan Musuh Negara

Muh Imran menegaskan bahwa gerakan mahasiswa harus tetap menjadi mitra kritis bagi pemerintah dan parlemen. Sikap kritis diperlukan agar kekuasaan tidak berjalan tanpa pengawasan, sementara dialog dan kontrol sosial dibutuhkan untuk mencegah kebijakan yang merugikan masyarakat.

“KAMMI akan tetap menjalankan peran sebagai mitra kritis parlemen dan pemerintah. Kami tidak akan berhenti menyampaikan kritik ketika kebijakan tidak berpihak kepada rakyat. Namun, kami juga memiliki tanggung jawab menjaga bangsa agar perbedaan politik tidak berubah menjadi konflik sosial,” jelasnya.

Ia mengingatkan bahwa stabilitas nasional tidak cukup dibangun melalui imbauan keamanan. Stabilitas yang kokoh harus lahir dari keadilan, penegakan hukum, keterbukaan pemerintah, dan kesediaan para pemangku kepentingan mendengarkan aspirasi masyarakat.

Tujuan Bersama adalah Keselamatan dan Masa Depan Bangsa

PW KAMMI Sulsel mengajak mahasiswa, organisasi kepemudaan, masyarakat sipil, pemerintah, dan lembaga legislatif untuk terus membuka ruang komunikasi serta menyelesaikan perbedaan melalui mekanisme demokratis.

Menurut Muh Imran, bangsa Indonesia membutuhkan gerakan yang tidak hanya lantang dalam mengkritik, tetapi juga mampu menawarkan gagasan, solusi, dan jalan keluar atas persoalan masyarakat.

“Jangan biarkan gejolak politik menghilangkan kejernihan berpikir kita. Kita boleh berbeda pilihan, berbeda sikap, dan berbeda pandangan, tetapi jangan kehilangan rasa persaudaraan sebagai sesama anak bangsa. Kritik tetap berjalan, demonstrasi tetap ada, dan kondusivitas harus tetap kita jaga.”

Ia menutup dengan menegaskan bahwa menjaga bangsa bukan berarti diam menghadapi ketidakadilan, melainkan memastikan perjuangan dilakukan dengan cara yang bermartabat, konstitusional, dan berorientasi pada kepentingan rakyat.

“Mari jaga Indonesia dengan pikiran yang jernih, kritik yang berani, aksi yang bertanggung jawab, serta komitmen untuk terus memperbaiki bangsa. Demokrasi harus tetap hidup, persatuan harus tetap terjaga, dan kepentingan rakyat harus selalu menjadi tujuan utama.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jejaknews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Musda Demokrat Sulsel Kedepankan Proses Demokrasi, Targetkan Tiga Kursi DPR RI Dapil  Sulsel
Golkar Sulsel Siapkan Pelantikan Pengurus Periode 2025–2030 dan Pesta Rakyat, Hadirkan Wali Band
# Hadiri Rakornas TPAKD 2026, Wali Kota Appi Siap Tindak Lanjuti Arahan Presiden Prabowo
Bupati Syaharuddin Tuntaskan Seminar Hasil Doktoral di Unhas
Di Hadapan Akademisi Unpad, Taruna Ikrar Kepala BPOM Ungkap Kunci Indonesia Menjadi Kekuatan Baru Inovasi Kesehatan Dunia
Four Way Ramaikan Usaha Kuliner Sidrap, Bupati Tekankan Semangat Kewirausahaan
Syukuran HUT-62 Golkar, Ilham Arief Sirajuddin: Golkar Dahulukan Kebermanfaatan Dari Popularitas
Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham Hadiri Pembukaan Bali Tech Week 2026
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 09:33 WITA

PW KAMMI Sulsel: Jaga Kondusivitas di Tengah Gejolak Politik, Kritik Harus Tetap Hidup Demi Demokrasi

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 00:00 WITA

Musda Demokrat Sulsel Kedepankan Proses Demokrasi, Targetkan Tiga Kursi DPR RI Dapil  Sulsel

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:34 WITA

Golkar Sulsel Siapkan Pelantikan Pengurus Periode 2025–2030 dan Pesta Rakyat, Hadirkan Wali Band

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:11 WITA

# Hadiri Rakornas TPAKD 2026, Wali Kota Appi Siap Tindak Lanjuti Arahan Presiden Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:49 WITA

Bupati Syaharuddin Tuntaskan Seminar Hasil Doktoral di Unhas

Berita Terbaru