Pengurus DWP Kota Makassar Resmi Dikukuhkan

- Redaksi

Kamis, 17 Juli 2025 - 17:58 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JEJAKNEWS.ID, Makassar, – Pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Makassar periode 2025 – 2029 resmi dikukuhkan di Kantor Balai Kota Makassar, Kamis (17/7).

Pengukuhan ini dipimpin langsung Ketua DWP Provinsi Sulawesi Selatan, Melani Simon Jufri didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar, Andi Zulkifly Nanda, Ketua TP PKK Makassar, Melinda Aksa Munafri, Anggota DPRD Sulsel yang juga Penasehat DWP Kota Makassar Fatma Wahyuddin, serta sejumlah pejabat SKPD lingkup Pemkot Makassar.

Penasehat DWP Kota Makassar Fatma Wahyuddin mengatakan, dirinya akan mendukung seluruh kegiatan pengurus DWP Makassar. Itu, dalam rangka memberikan kontribusi nyata untuk Kota Makassar

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Selamat untuk jajaran DWP Makassar yang telah dikukuhkan hari ini, kami sebagai penasehat akan memberikan dukungan penuh agar selalu berkarya dan melahirkan inovasi-inovasi,” tukas Fatma Wahyuddin, usai menghadiri pelantikan DWP Makassar Periode 2025 – 2029, Kamis (17/7).

Selain itu, kata dia, pihaknya berharap dibawah kepemimpinan Ketua DWP Kota Makassar Vivi Andriani Amri beserta seluruh pengurus amanah dalam rangka membawa DWP Kota Makassar semakin maju, berjaya dan memberikan kontribusi yang lebih besar bagi Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar dan seluruh anggota serta masyarakat luas.

“DWP ini bukan sekedar organisasi pendamping melainkan sebuah wadah yang memiliki peran yang sangat strategis untuk meningkatkan kualitas perempuan khususnya para istri Aparatur Sipil Negara dalam berbagai bidang,” tegas Fatma Wahyuddin.

Dimana, sambung mantan Anggota DPRD Makassar itu, DWP merupakan organisasi kemasyarakatan yang menghimpun dan membina anggota dengan kegiatan pendidikan, ekonomi dan sosial budaya. Organisasi ini merupakan organisasi yang non partisan bebas dari pengaruh dan interfensi golongan.

Adapun tujuan organisasi DWP adalah terwujudnya kesejahteraan anggota dan keluarganya pada khususnya serta masyarakat dan umumnya melalui peningkatan kualitas sumber daya anggota.

DWP berfungsi sebagai sarana perencanaan, pelaksanaan, pembinaan, pengendalian dan peningkatan kegiatan yang berkaitan dengan pelaksanaan tugas pokok organisasi.

“Nah saya juga berharap pengurus yang baru saja dikukuhkan untuk perkuat solidaritas dan kebersamaan pengurus. Jadikan Dharma Wanita sebagai rumah kedua, tempat kita saling mendukung, berbagi, dan menginspirasi. Pererat tali silaturahmi antar anggota, ciptakan suasana yang akrab dan penuh kekeluargaan,” paparnya.

“Kembangkan potensi diri dan berkontribusi nyata, susunlah program kerja yang inovatif dan relevan dengan kebutuhan anggota serta lingkungan sekitar. Fokus pada program yang tidak hanya bermanfaat bagi internal organisasi, tetapi juga mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat, misalnya melalui kegiatan bidang pendidikan, ekonomi dan sosial budaya,” jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jejaknews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wali Kota Munafri Dampingi Mensos RI Luncurkan Gerakan Peduli Tetangga di Makassar
Dari Musda IPM Sidrap, Bupati Syaharuddin Alrif Serukan Perluasan Peran
Appi Lepas Kontingen Makassar ke Porprov Sulsel 2026, Target Pertahankan Gelar Juara
Sumur Bor Hadir, Sawah Tadah Hujan di Bapangi Tetap Produktif
Bupati Syaharuddin Alrif Sambut Akrab Kunjungan Wabup Tanjung Jabung Timur
Sapa Warga Pulau Terluar, Munafri Serahkan Bantuan untuk 143 Nelayan di Lumu-lumu
Berhasil Panen di Tengah Kemarau, Petani Hadiahkan Dua Karung Gabah untuk Bupati Rasa syukur atas keberhasilan panen di tengah musim kemarau diwujudkan petani bernama La Bandung dengan menyerahkan dua karung gabah kepada Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap) Syaharuddin Alrif. Penyerahan tersebut berlangsung di Rumah Jabatan Bupati Sidrap, Kamis (1/10/2026), dan disaksikan Wakil Bupati Soppeng, Selle K.S. Dalle. Gabah yang diserahkan merupakan hasil panen La Bandung dari lahan persawahan seluas tiga hektare. Dari lahan tersebut, ia berhasil memanen 166 karung gabah dengan harga Rp7.600 per kilogram. Nilai hasil panennya mencapai sekitar Rp164 juta. La Bandung mengatakan, dua karung gabah tersebut diberikan sebagai bentuk rasa syukur sekaligus ucapan terima kasih kepada Bupati Syaharuddin Alrif atas perhatian dan bantuan pemerintah kepada petani, khususnya dalam penyediaan air untuk persawahan selama musim kemarau. “Kalau bukan bantuan dari Pak Bupati, terutama bantuan air dari PSDA, sawah saya dan petani lainnya mungkin mengalami gagal panen,” ujar La Bandung. Menurutnya, ketersediaan air menjadi faktor penting bagi petani untuk mempertahankan tanaman padi hingga memasuki masa panen. Karena itu, keberhasilan panen kali ini menjadi kebahagiaan tersendiri bagi dirinya dan petani lainnya. Bupati Syaharuddin Alrif mengapresiasi pemberian tersebut. Menurutnya, gabah yang diserahkan petani bukan sekadar hasil panen, tetapi juga menjadi simbol perjuangan pemerintah bersama petani dalam menjaga produksi pertanian di tengah ancaman kekeringan. “Ini sebagai bentuk rasa syukur dan bentuk perjuangan kita selama ini dalam menangani sawah kita di musim kemarau,” kata Syaharuddin. Ia menuturkan, berbagai upaya dilakukan untuk memastikan kebutuhan air bagi persawahan tetap terpenuhi. Koordinasi dan pencarian solusi bahkan dilakukan dari pagi hingga malam untuk mencegah lahan pertanian mengalami kekeringan. “Perjuangan selama ini tidak sia-sia. Pagi hingga malam hari kita keliling mencari solusi, terutama air bagi sawah agar kita tidak kekeringan,” ujarnya. Bagi La Bandung, keberhasilan panen tersebut menjadi bukti kerja sama antara pemerintah dan petani dalam menghadapi musim kemarau. Dua karung gabah yang diserahkan kepada Bupati menjadi simbol terima kasih atas dukungan pemerintah yang dinilai turut membantu petani melewati musim tanam hingga panen. Penyerahan itu menjadi momentum rasa syukur petani atas hasil bumi sekaligus apresiasi terhadap upaya menjaga ketersediaan air untuk pertanian.
Sulap Air Laut Jadi Air Minum, Pemkot Makassar Siapkan Teknologi Desalinasi Bertenaga Surya
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 20:38 WITA

Wali Kota Munafri Dampingi Mensos RI Luncurkan Gerakan Peduli Tetangga di Makassar

Minggu, 4 Oktober 2026 - 20:34 WITA

Dari Musda IPM Sidrap, Bupati Syaharuddin Alrif Serukan Perluasan Peran

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:00 WITA

Sumur Bor Hadir, Sawah Tadah Hujan di Bapangi Tetap Produktif

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:56 WITA

Bupati Syaharuddin Alrif Sambut Akrab Kunjungan Wabup Tanjung Jabung Timur

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:09 WITA

Sapa Warga Pulau Terluar, Munafri Serahkan Bantuan untuk 143 Nelayan di Lumu-lumu

Berita Terbaru