JEJAKNEWS.ID, Makassar, -Ketua DPW Partai NasDem Sulawesi Selatan, Syaharuddin Alrif, menegaskan Bimbingan Teknis (Bimtek) dan konsolidasi kader menjadi ruang untuk memperkuat kapasitas, memperdalam ilmu, sekaligus meningkatkan kemampuan seluruh kader NasDem di Sulawesi Selatan.
Kegiatan yang diikuti kader dan anggota DPRD NasDem se-Sulawesi Selatan tersebut diarahkan untuk memberikan pendalaman materi, ilmu baru serta informasi terkini yang berkaitan dengan tugas-tugas sebagai anggota DPRD, kegiatan berlangsung di claro hotel, jl. AP.Pettarani Kota Makassar, Minggu, (30/8/2/2026) siang.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Tujuan kegiatan Bimtek dan konsolidasi ini adalah penguatan, pendalaman ilmu dan upgrading seluruh kader NasDem yang ada di Sulawesi Selatan. Ada pendalaman materi, pemberian ilmu baru dan informasi baru dalam rangka tugas-tugas sebagai DPRD se-Sulawesi Selatan,” kata Syaharuddin.
Selain peningkatan kapasitas, kegiatan tersebut juga menjadi momentum konsolidasi internal Partai NasDem. Syaharuddin mendorong kader agar lebih aktif bekerja dan hadir di tengah masyarakat dengan mengawal berbagai kebutuhan masyarakat.
Kerja-kerja kader tersebut, kata dia, juga diarahkan agar sejalan dengan agenda pembangunan nasional dan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, termasuk program swasembada pangan serta berbagai program pembangunan lainnya.
“Yang kedua, mengonsolidasi kader internal Partai NasDem dalam rangka mendorong kader-kader NasDem untuk bekerja lebih aktif di tengah kondisi masyarakat yang ada, yang berkesesuaian dengan Asta Cita Bapak Presiden Prabowo, soal swasembada pangan dan kegiatan-kegiatan yang lain,” ujarnya.
Dalam Bimtek tersebut, sejumlah pemateri dihadirkan untuk memberikan perspektif dan informasi baru kepada kader. Salah satunya Direktur Politik Kementerian Dalam Negeri yang membawakan materi berkaitan dengan perkembangan politik dan kepemiluan.
Menurut Syaharuddin, materi tersebut penting agar kader memiliki pemahaman yang cukup mengenai isu-isu politik terkini, termasuk wacana pilkada langsung atau tidak langsung serta pembagian jadwal pemilu nasional, provinsi, dan kabupaten/kota.
“Ilmu dan informasi-informasi baru itu penting disampaikan kepada kader agar mereka punya persiapan, punya ilmu dan untuk disosialisasikan ke masyarakat,” jelasnya.
Syaharuddin menyebut Bimtek dan konsolidasi tersebut juga merupakan salah satu strategi Partai NasDem dalam mempersiapkan kader menghadapi agenda politik ke depan.
“Tentu ini juga salah satu strategi karena semakin banyak orang berdiskusi membahas kebaikan, membahas persiapan masa depan, tentu jauh lebih bagus,” katanya.
Selain itu, kegiatan ini menjadi bagian dari evaluasi dan penguatan internal partai. Sejumlah titik yang masih dianggap lemah yang belum terlaksana pada 2025 akan menjadi bahan evaluasi untuk diperbaiki dan diperkuat pada 2026.
Tindak lanjut dari Bimtek tersebut akan dilakukan melalui rapat koordinasi yang dijadwalkan pada 7 September 2026 mendatang di Jakarta.(*)
![]()
















