Bupati Syahar Turun Menyusuri Sawah Tiga Kecamatan, Ikhtiar Jaga Produktivitas di Tengah El Nino

- Redaksi

Minggu, 30 Agustus 2026 - 08:34 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JEJAKNEWS.ID, Sidrap,-Ancaman El Nino yang berpotensi memperpanjang musim kemarau menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap). Untuk memastikan sektor pertanian tetap berjalan, Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif turun langsung menyusuri area persawahan dan mengecek kondisi pengairan di tiga kecamatan, Sabtu (28/8/2026).

Didampingi Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan, dan Ketahanan Pangan Pertanian, Ibrahim, dan jajaran Forkopimcam, Syaharuddin meninjau lahan pertanian di Kecamatan Watang Pulu, Baranti, dan Watang Sidenreng.

Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat langsung kondisi sawah sekaligus memastikan langkah penanganan agar produksi padi tetap terjaga di tengah tantangan musim kemarau.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di Kecamatan Watang Pulu, Bupati mengecek debit air yang menjadi sumber pengairan persawahan. Ia menyebut keberadaan program listrik masuk sawah membantu petani menjaga keberlangsungan pertanian meski kondisi cuaca mulai menantang.

“Alhamdulillah, berkat adanya listrik masuk sawah, pertanian di sini masih selamat. Untuk yang belum ada sumur bornya, kita akan carikan solusinya,” ujar Syaharuddin.

Perjalanan berlanjut ke Kecamatan Baranti. Di wilayah ini, Bupati memastikan pemerintah daerah akan menambah titik sumur bor agar kebutuhan air bagi persawahan dapat terpenuhi lebih luas.

“Insyaallah kita akan tambah titik bor di sini supaya bisa mengaliri air semua,” katanya.

Sementara di Kecamatan Watang Sidenreng, pemerintah daerah menyiapkan langkah pemanfaatan sumber air dari Danau Sidenreng. Syaharuddin menyampaikan air danau akan dipompa untuk membantu mengairi persawahan, disertai pekerjaan pengurukan agar sistem pengairan dapat berjalan lebih optimal.

“Kita akan pompa air Danau Sidenreng untuk mengaliri persawahan. Pengurukan juga akan kita lakukan dan segera dikerjakan secepatnya agar padi di Watang Sidenreng bisa diselamatkan,” jelasnya.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkab Sidrap menjaga produktivitas pertanian, sekaligus memastikan petani tetap mendapat dukungan menghadapi perubahan iklim dan musim kemarau yang lebih panjang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jejaknews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hari ke-20, Program Makanan Bergizi TP PKK Makassar Tingkatkan Berat Badan Anak
Bangun Generasi Qurani, Kesra Makassar Gelar Santri Expo MULIA
Disdik Makassar Cabut PJJ, Siswa TK-SMP Kembali Sekolah Tatap Muka Mulai Tanggal 16 Besok
Capacity Building Petugas Retribusi Persampahan, Bapenda Sidrap Dorong Pembayaran QRIS yang Praktis
Menuju KIPP PRO 2026, Sidrap Matangkan Inovasi Layanan Kependudukan Berbasis Digital ALAKO
Pemkab Sidrap Raih InTechSEA 2026, Apresiasi atas Inovasi Pemberdayaan Masyarakat
Respons Kelangkaan LPG 3 Kg di Makassar, Munafri Minta Pertamina Tambah Pasokan dan Perketat Pengawasan
Wawali Makassar Aliyah Mustika Ilham Buka Forum Kemitraan Penanggulangan HIV, TBC dan Malaria di Makassar
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 18:44 WITA

Hari ke-20, Program Makanan Bergizi TP PKK Makassar Tingkatkan Berat Badan Anak

Selasa, 15 September 2026 - 18:33 WITA

Bangun Generasi Qurani, Kesra Makassar Gelar Santri Expo MULIA

Selasa, 15 September 2026 - 18:28 WITA

Disdik Makassar Cabut PJJ, Siswa TK-SMP Kembali Sekolah Tatap Muka Mulai Tanggal 16 Besok

Selasa, 15 September 2026 - 18:22 WITA

Capacity Building Petugas Retribusi Persampahan, Bapenda Sidrap Dorong Pembayaran QRIS yang Praktis

Selasa, 15 September 2026 - 17:52 WITA

Menuju KIPP PRO 2026, Sidrap Matangkan Inovasi Layanan Kependudukan Berbasis Digital ALAKO

Berita Terbaru