Komisi D Temukan Baskom di Masjid 99 Kubah Akibat Kebocoran

- Redaksi

Kamis, 5 Maret 2026 - 16:22 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JEJAKNEWS.ID, Makassar,-Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Selatan (Sulsel) menemukan sejumlah baskom dan ember plastik bertebaran di dalam Masjid 99 Kubah sebagai penada air hujan , Makassar, saat melakukan kunjungan pengawasan pada Kamis (05/03) sekitar pukul 11.00 hingga 12.45 WITA,

Wadah-wadah tersebut digunakan untuk menampung air yang menetes dari atap masjid akibat kebocoran.

Ketua Komisi D DPRD Sulsel, Kadir Halid, bersama anggota Komisi D Lukman B Kady didampingi inspektorat provinsi Sulsel meninjau langsung kondisi bagian dalam masjid. Dalam peninjauan tersebut, keduanya terlihat berjalan di area lantai utama hingga kelantai 2 sambil memperhatikan genangan air di sejumlah titik.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Beberapa baskom plastik berbagai warna diletakkan di lantai untuk menampung air yang masih menetes dari atap Ketua Harian DPD Golkar Sulsel itu beberapa kali terlihat menyentuh genang air di lantai mesjid 99 kubah karena bocor.

Sementara di sekitar area karpet salat terlihat sejumlah orang terlihat melaksanakan salat dalam masjid dengan kondisi masjid yang bocor.

Kadir Halid mengatakan kondisi kebocoran masih terjadi di beberapa bagian bangunan, termasuk di area platform lantai dua. Menurutnya, air masih menetes meski hujan sudah berhenti.

“Ini sudah diperbaiki saya tidak tahu bagaimana, tapi ini masih bocor. Termasuk platform lantai dua juga masih bocor semua. Ini bekas-bekas semua di platform,” kata Kadir saat peninjauan.

Ia juga menunjukkan titik-titik kebocoran di lantai yang masih basah akibat tetesan air dari atas bangunan.
“Air masih menetes meski hujan sudah reda. Berarti banyak air di atas, karena sudah cerah tapi air masih tetap menetes,” ujarnya.

Menurut Kadir, baskom yang diletakkan di sejumlah titik merupakan upaya sementara untuk menampung air dari kebocoran atap.

“Ini baskom-baskom semua ditaruh untuk menampung air bocor. Lantainya juga masih basah, jadi ini bocornya merata dari sini sampai ke sana,” jelasnya sambil mengusap lantai yang tergenang air.

Ia juga mempertanyakan kondisi bangunan yang masih mengalami kebocoran meski sebelumnya telah dialokasikan anggaran untuk perbaikan.

“Sudah ada anggaran kemarin dikasih, kenapa ini masih bocor. Kalau begini bentuknya berarti yang di atas yang bermasalah,” tegas Kadir.

Sementara itu, anggota Komisi D DPRD Sulsel Lukman B Kady turut menyoroti banyaknya baskom yang digunakan untuk menampung air bocor di dalam masjid.

“Kalau kau order baskom lagi kasi 99 baskom untung menampung ini semua kebocoran yang terjadi,” kata Lukman.

Ia bahkan menyindir kondisi tersebut dengan menyebut ikon Sulawesi Selatan itu seharusnya tidak berada dalam kondisi memprihatinkan.

“Pak Inspektorat saya bilang, kalau mau beli baskom untuk menampung ini, beli saja 99 baskom. Ini ikon Sulsel begini, malu-malu,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jejaknews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hari ke-20, Program Makanan Bergizi TP PKK Makassar Tingkatkan Berat Badan Anak
Bangun Generasi Qurani, Kesra Makassar Gelar Santri Expo MULIA
Disdik Makassar Cabut PJJ, Siswa TK-SMP Kembali Sekolah Tatap Muka Mulai Tanggal 16 Besok
Capacity Building Petugas Retribusi Persampahan, Bapenda Sidrap Dorong Pembayaran QRIS yang Praktis
Menuju KIPP PRO 2026, Sidrap Matangkan Inovasi Layanan Kependudukan Berbasis Digital ALAKO
Pemkab Sidrap Raih InTechSEA 2026, Apresiasi atas Inovasi Pemberdayaan Masyarakat
Respons Kelangkaan LPG 3 Kg di Makassar, Munafri Minta Pertamina Tambah Pasokan dan Perketat Pengawasan
Wawali Makassar Aliyah Mustika Ilham Buka Forum Kemitraan Penanggulangan HIV, TBC dan Malaria di Makassar
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 18:44 WITA

Hari ke-20, Program Makanan Bergizi TP PKK Makassar Tingkatkan Berat Badan Anak

Selasa, 15 September 2026 - 18:33 WITA

Bangun Generasi Qurani, Kesra Makassar Gelar Santri Expo MULIA

Selasa, 15 September 2026 - 18:28 WITA

Disdik Makassar Cabut PJJ, Siswa TK-SMP Kembali Sekolah Tatap Muka Mulai Tanggal 16 Besok

Selasa, 15 September 2026 - 18:22 WITA

Capacity Building Petugas Retribusi Persampahan, Bapenda Sidrap Dorong Pembayaran QRIS yang Praktis

Selasa, 15 September 2026 - 17:52 WITA

Menuju KIPP PRO 2026, Sidrap Matangkan Inovasi Layanan Kependudukan Berbasis Digital ALAKO

Berita Terbaru