Hadapi Ancaman ‘El Nino Godzilla’, Pemkab Sidrap Targetkan Produksi 1 Juta Ton Gabah

- Redaksi

Rabu, 1 April 2026 - 18:43 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

JEJAKNEWS.ID, Sidrap,— Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) mengambil langkah agresif dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Melalui Rapat Koordinasi (Rakor) Pangan yang digelar di Aula Saromase, Rabu (1/4/2026), Bupati Sidrap H. Syaharuddin Alrif S.iP MM menginstruksikan percepatan masa tanam guna mengantisipasi fenomena iklim ekstrem yang dijuluki “El Nino Godzilla”.

Pertemuan strategis yang dihadiri sekitar 500 pemangku kepentingan ini merupakan tindak lanjut dari Musyawarah Tudang Sipulung 2026. Fokus utamanya adalah mengevaluasi Musim Tanam I (MT I) dan mematangkan strategi tempur menghadapi Musim Tanam II (MT II).
Antisipasi Krisis Iklim dan Target Ambisius
Bupati Bupati Sidrap yang didampingi Wakil Bupati Nurkanaah, menegaskan bahwa kesiapsiagaan adalah harga mati bagi wilayah yang menyandang status lumbung pangan tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Rakor pangan ini krusial untuk mengantisipasi dampak El Nino Godzilla yang diperkirakan memuncak pada Juli hingga Oktober. Kita harus bergerak lebih cepat dari cuaca,” tegas Syaharuddin.

Kabupaten Sidrap mematok target produksi yang ambisius: 1 juta ton Gabah Kering Panen (GKP) pada tahun 2026. Untuk mencapai angka tersebut, Pemkab menetapkan standar produksi minimal 10 ton gabah per hektare. Bahkan, Bupati memberikan peringatan keras bahwa pengurus Kelompok Tani atau Gapoktan yang gagal mencapai target di wilayahnya akan menghadapi evaluasi hingga pergantian pengurus.

Strategi ‘Super Genjah’ dan Infrastruktur Masif
Sebagai solusi konkret, Pemkab Sidrap menginstruksikan penggunaan benih varietas super genjah. Jadwal tanam MT II pun digeser lebih awal ke tanggal 15-20 April agar masa panen jatuh pada awal Juli, tepat sebelum puncak kekeringan melanda.

Tak hanya soal benih, dukungan infrastruktur senilai miliaran rupiah telah dialokasikan, di antaranya: Perbaikan Bendung Timoreng: Rp2,5 miliar, Bendung Bulu Cenrana hingga Salomallori: Rp5 miliar.Bendung Saddang: Rp7,4 miliar.Program Listrik Masuk Sawah Kolaborasi dengan PLN yang ditargetkan mulai beroperasi pada April/Mei 2026.

Dalam laporannya, Syahar mengungkapkan bahwa program cetak sawah seluas 1.700 hektare terus digenjot, dengan 800 hektare telah rampung dikerjakan. Pada tahun 2026, Pemkab berencana menambah usulan cetak sawah baru hingga 1.500 hektare.

Selain itu, sektor penyuluhan akan melakukan reorganisasi besar-besaran. Kelompok tani dengan lahan yang terlalu luas (seperti 80 hektare) akan dipecah menjadi kelompok kecil berstandar 25 hektare demi efektivitas pembinaan dan distribusi bantuan.

Rapat ini turut diperkuat oleh kehadiran tokoh-tokoh kunci, mulai dari Ketua DPRD Takyuddin Masse, perwakilan Kementerian Pertanian Zainal Abidin, hingga pimpinan BUMN/BUMD seperti Bulog, Pupuk Indonesia, dan perbankan.
Melalui integrasi program Oplah (Optimasi Lahan) Rawa dan Non-Rawa, serta penyediaan teknologi Irigasi Perpompaan (Irpom), Bumi Nene Mallomo optimistis tidak hanya mampu bertahan dari ancaman El Nino, tetapi juga memperkuat dominasinya sebagai pilar pangan utama di Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jejaknews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

CIDES ICMI Sulsel Siap Kawal Kebijakan Pemkot Makassar Berbasis Data dan Kajian Akademik
Temui Wali Kota Appi, BADKO HMI Sulsel Siap Kawal Pendidikan dan Perkuat “Pangadakkang”
Appi-Aliyah Kompak Serukan Semangat Kemerdekaan Harus Jadi Energi Membangun Makassar
Munafri-Aliyah Kenakan Pakaian Adat di Upacara Penurunan Bendera HUT RI ke-81 Kota Makassar
Paskibraka Makassar Bawa Semangat TIM NARYA, Terjemahkan Jiwa Bahari Lewat Formasi Benteng Rotterdam
HUT ke-81 RI, Pemkot Makassar Luncurkan Program “Merdeka dalam Genggaman”
Jelajah Sampah Menyambangi 14 Kecamatan, DLH Makassar Perkuat Gerakan Pilah dari Sumber
Wali Kota Appi Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kebersamaan di FunWalk PSMTI Sulsel

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:18 WITA

CIDES ICMI Sulsel Siap Kawal Kebijakan Pemkot Makassar Berbasis Data dan Kajian Akademik

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:14 WITA

Temui Wali Kota Appi, BADKO HMI Sulsel Siap Kawal Pendidikan dan Perkuat “Pangadakkang”

Selasa, 18 Agustus 2026 - 09:38 WITA

Appi-Aliyah Kompak Serukan Semangat Kemerdekaan Harus Jadi Energi Membangun Makassar

Selasa, 18 Agustus 2026 - 09:33 WITA

Munafri-Aliyah Kenakan Pakaian Adat di Upacara Penurunan Bendera HUT RI ke-81 Kota Makassar

Senin, 17 Agustus 2026 - 10:57 WITA

Paskibraka Makassar Bawa Semangat TIM NARYA, Terjemahkan Jiwa Bahari Lewat Formasi Benteng Rotterdam

Berita Terbaru