Fantastis! Petani di Salomallori Kantongi Rp 11 Juta/Bulan, Bukti Nyata Program Pertanian Syaharuddin-Nur Kanaah

- Redaksi

Senin, 30 Maret 2026 - 19:13 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENAKNEWS.ID,Sidrap, – Sektor pertanian di bawah kepemimpinan Bupati H. Syaharuddin Alrif, S.IP., MM., dan Wakil Bupati Hj. Nur Kanaah, SH., terus menunjukkan tren positif. Kabar terbaru datang dari wilayah Salomallori Kec Duapitue di mana hasil panen padi di lahan seluas kurang lebih 2 hektare (ha) mencatatkan angka yang cukup menggiurkan bagi para petani penggarap.

Berdasarkan data lapangan yang dihimpun, hasil panen di lokasi tersebut mencapai 135 karung dengan total berat bersih mencapai 15.599 kg. Dengan harga gabah yang kompetitif di angka Rp 7.200 per kg, total pendapatan kotor yang dihasilkan mencapai Rp 112.312.800.
Rincian Keuntungan yang Menggiurkan

Efisiensi biaya operasional menjadi kunci utama dalam pengelolaan sawah ini. Berikut adalah rincian kalkulasi keberhasilan panen di Salomallori:
* Hasil Panen Kotor: Rp 112.312.800
* Biaya Operasional: Rp 19.589.043
* Total Pendapatan Bersih: Rp 92.723.757
Sesuai dengan kesepakatan bagi hasil antara pemilik lahan (Hj. Damayanti/Syamsuddin) dan penggarap, keuntungan bersih tersebut dibagi rata (50:50). Baik pemilik maupun penggarap masing-masing menerima Rp 46.361.878.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal yang paling menarik perhatian adalah nilai kesejahteraan petani penggarap. Jika total pendapatan bersih sebesar Rp 46.361.878 tersebut dibagi selama 4 bulan masa kerja (satu musim tanam), maka rata-rata penghasilan petani penggarap di Salomallori mencapai Rp 11.590.470 per bulan.

“Ini adalah bukti bahwa bertani itu menjanjikan. Dengan dukungan kebijakan pemerintah yang tepat, pendapatan petani kita bisa bersaing, bahkan melebihi rata-rata gaji kantoran,” ujar salah satu tokoh masyarakat setempat.

Angka ini menjadi angin segar sekaligus bukti nyata dari visi misi duet Syaharuddin Alrif dan Nur Kanaah dalam memajukan sektor pertanian sebagai tulang punggung ekonomi daerah. Peningkatan produktivitas dan harga gabah yang stabil diharapkan terus konsisten agar kesejahteraan petani di seluruh wilayah Kabupaten Sidrap semakin merata.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jejaknews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wali Kota Munafri Dampingi Mensos RI Luncurkan Gerakan Peduli Tetangga di Makassar
Dari Musda IPM Sidrap, Bupati Syaharuddin Alrif Serukan Perluasan Peran
Emas Nasabah Disebut Masuk Proses Lelang, Pegadaian Pongtiku Diminta Beri Penjelasan
HKTI Lantik Pengurus 24 Kabupaten/Kota se-Sulsel, Darmawangsyah Muin Pimpin HKTI Gowa
Appi Lepas Kontingen Makassar ke Porprov Sulsel 2026, Target Pertahankan Gelar Juara
Sumur Bor Hadir, Sawah Tadah Hujan di Bapangi Tetap Produktif
Bupati Syaharuddin Alrif Sambut Akrab Kunjungan Wabup Tanjung Jabung Timur
Sapa Warga Pulau Terluar, Munafri Serahkan Bantuan untuk 143 Nelayan di Lumu-lumu
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 20:38 WITA

Wali Kota Munafri Dampingi Mensos RI Luncurkan Gerakan Peduli Tetangga di Makassar

Minggu, 4 Oktober 2026 - 20:34 WITA

Dari Musda IPM Sidrap, Bupati Syaharuddin Alrif Serukan Perluasan Peran

Minggu, 4 Oktober 2026 - 20:24 WITA

Emas Nasabah Disebut Masuk Proses Lelang, Pegadaian Pongtiku Diminta Beri Penjelasan

Minggu, 4 Oktober 2026 - 18:57 WITA

HKTI Lantik Pengurus 24 Kabupaten/Kota se-Sulsel, Darmawangsyah Muin Pimpin HKTI Gowa

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:00 WITA

Sumur Bor Hadir, Sawah Tadah Hujan di Bapangi Tetap Produktif

Berita Terbaru