Dua Kapal Tanker Pertamina Masih Tertahan di Selat Hormuz, Jusuf Kalla Minta Pemerintah Lebih Aktif

- Redaksi

Senin, 16 Maret 2026 - 18:52 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

JEJAKNEWS.ID, Jakarta,– Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla, meminta pemerintah Indonesia lebih aktif menyikapi masih tertahannya dua kapal tanker milik Pertamina di kawasan Selat Hormuz.

Hal tersebut disampaikan Jusuf Kalla kepada wartawan di kediamannya di kawasan Jakarta Selatan, Minggu (15/3/2026). Ia menilai penanganan persoalan tersebut sebaiknya dilakukan langsung oleh pemerintah karena berkaitan dengan hubungan antarnegara.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kalau soal itu, lebih baik ditanya ke pemerintah. Kami di sini tidak berbicara tentang situasi itu, tapi tentu terkait dengan pemerintah,” ujar Kalla.

Menurut Kalla, dirinya memang dapat melakukan komunikasi atau konsultasi dengan pihak Iran. Namun, ia menegaskan bahwa langkah tersebut memiliki keterbatasan sehingga pemerintah perlu mengambil peran yang lebih aktif.

“Walaupun tentunya saya bisa berkonsultasi, berbicara dengan pihak Iran, tapi ada batasnya juga. Harus pemerintah lebih aktif,” katanya.

Kalla juga menyebut pemerintah perlu menyampaikan keberatan sekaligus memberikan dukungan kemanusiaan terkait situasi yang terjadi.

“Harus juga pemerintah memberikan keberatan dan juga dukungan kemanusiaan di Iran. Saya kira pemerintah Iran akan menerima apabila kita berada di situ,” lanjutnya.

Diketahui, hingga kini masih terdapat dua kapal tanker milik Pertamina yang berada di perairan Selat Hormuz, yakni Pertamina Pride dan Gamsunori. Pemerintah Indonesia diharapkan dapat segera mengambil langkah diplomatik untuk menyelesaikan persoalan tersebut.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jejaknews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Disebabkan Kegagalan Sistem, UU PPRT dan Tragedi Stasiun Bekasi Timur
Dukung Tugas Jurnalis, Wali Kota Makassar Fasilitasi Wartawan Ikut UKW PWI Sulsel
Kunjungi Dua Lokasi, Appi Pastikan Urban Farming Jadi Prioritas di Semua Kecamatan
Pemkab Sidrap Jajaki Kerjasama Energi Terbarukan dengan Solar Karya Energy
Sekda Sidrap Pantau Seleksi Terbuka JPTP, Turut Dihadiri Ketua DPRD
Konjen Jepang Temui Wali Kota Munafri, Perkuat Kemitraan Strategis Pembangunan Kota
Kota Makassar Kian Menggeliat, Mal Ratu Indah Dikembangkan Jadi Kawasan Mixed-Use Modern
Pererat Sinergi, Bupati Sidrap Sambut Kunjungan Silaturahmi Kepala KPP Pratama Parepare

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 19:46 WITA

Disebabkan Kegagalan Sistem, UU PPRT dan Tragedi Stasiun Bekasi Timur

Kamis, 30 April 2026 - 19:20 WITA

Dukung Tugas Jurnalis, Wali Kota Makassar Fasilitasi Wartawan Ikut UKW PWI Sulsel

Kamis, 30 April 2026 - 19:15 WITA

Kunjungi Dua Lokasi, Appi Pastikan Urban Farming Jadi Prioritas di Semua Kecamatan

Kamis, 30 April 2026 - 19:08 WITA

Pemkab Sidrap Jajaki Kerjasama Energi Terbarukan dengan Solar Karya Energy

Rabu, 29 April 2026 - 14:21 WITA

Sekda Sidrap Pantau Seleksi Terbuka JPTP, Turut Dihadiri Ketua DPRD

Berita Terbaru