Anggota DPRD Sulsel Yeni Rahman Sebut, Semua Siswa Berkesempatan Mendapatkan Pendidikan Yang Sama Dan Berkualitas

- Redaksi

Selasa, 28 April 2026 - 10:10 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

JEJAKNEWS.ID,Makassar, – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Yeni Rahman melakukan pengawasan pelaksanaan APBD Tahun 2026 di SMAN 2 Makassar, Senin (27/4/2026).

Dalam kunjungan itu, ia menyoroti persoalan sistem penerimaan siswa hingga ketimpangan kualitas pendidikan antar sekolah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

” Sistem Zonasi Masih Memicu Perdebatan”

Yeni Rahman menuturkan sistem zonasi masih memicu polemik di tengah masyarakat. Ia menilai kebijakan ini belum sepenuhnya mampu mengakomodasi semua siswa, terutama yang tinggal jauh dari sekolah tujuan.

Ia menjelaskan bahwa di satu sisi zonasi memberi keadilan bagi siswa yang tinggal dekat sekolah. Namun di sisi lain, kebijakan ini justru menyulitkan sebagian orang tua.

“Bagaimana perasaan anak yang rumahnya dekat sekolah tapi tidak diterima?” ujarnya.

“Sistem Jalur Belum Menjawab Semua Kebutuhan”

Selain itu, Yeni menilai skema penerimaan yang menggabungkan jalur zonasi, afirmasi, prestasi, dan perpindahan. Orang tua belum mampu menjawab seluruh persoalan.

Ia melihat masih ada celah besar dalam sistem tersebut yang membuat sebagian siswa tidak terakomodasi.

“Siswa Kategori ‘Abu-Abu’ Terabaikan”

Politisi PKS itu menyoroti nasib siswa yang tidak masuk kategori prioritas. Mereka bukan siswa berprestasi, bukan penerima bantuan seperti KIP atau PKH, dan juga tidak berada di zona terdekat.

Akibatnya, siswa dalam kategori ini kesulitan mendapatkan akses pendidikan yang layak.

“Anak-anak ini mau sekolah di mana? Ini yang sering tidak terjawab,” tegasnya.

“Pemerataan Kualitas Pendidikan Jadi Prioritas”

Untuk itu, Yeni mendorong pemerintah melakukan pemerataan kualitas pendidikan di seluruh sekolah. Ia menilai stigma sekolah unggulan justru memperlebar kesenjangan.

Menurutnya, jika semua sekolah memiliki kualitas yang baik, orang tua tidak akan lagi bergantung pada sekolah tertentu.

“Distribusi Guru Harus Lebih Seimbang”

Di sisi lain, Yeni meminta Dinas Pendidikan melakukan pemetaan kompetensi guru secara terukur. Ia menilai distribusi tenaga pengajar saat ini belum merata.

Ia menekankan pentingnya kombinasi guru berkualitas di setiap sekolah agar terjadi transfer pengetahuan yang merata.

“Guru yang sangat baik harus bisa menularkan ilmunya ke guru lain,” jelasnya.

“Istilah Sekolah Unggulan Perlu Dievaluasi”

Dirinya juga mempertanyakan penggunaan istilah sekolah unggulan. Ia menilai label tersebut sering kali hanya didasarkan pada tingginya minat masyarakat, bukan indikator kualitas yang jelas.

“Kalau hanya karena banyak peminat, itu bukan unggulan, tapi sekolah favorit,” pungkasnya.

Melalui pengawasan ini, Yeni Rahman berharap pemerintah provinsi segera menghadirkan kebijakan yang lebih adil dan inklusif, sehingga seluruh siswa memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan pendidikan berkualitas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jejaknews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wakil Ketua DPRD Sulsel  Yasir Machmud Imbau, Kedua Pihak Saling Menahan Diri Terkait Lahan di Pesantren Darul Istiqomah
Sawah Tadah Hujan ‘Merdeka’ Air: Bupati Sidrap Pasang Target Produksi 10 Ton/Hektare Sidenreng Rappang
Masuk MIWF 2026, Pemkot Makassar Genjot Ekosistem Kreatif dan Literasi
Wakil Wali Kota Makassar Terima Audiensi Perpustakaan Unhas Bahas Hari Buku Nasional
Kota Makassar Menuju Kota Inklusif, Wali Kota Appi Siapkan Perwali Aksesibilitas untuk Semua
Pemberian Makanan Tambahan di Rumah Gizi Lanrang, Wabup Tekankan Pentingnya Gizi Bebas Pengawet
Anggota DPRD Sulsel Andi Patarai Amir: MBG dan SPPG  Sulsel Sangat di  Butuhkan Bagi Masyarakat Kurang Mampu
Legislator DPRD Sulsel Abdul Rahman Soroti Pengelolaan MBG, Abaikan Standar Keamanan

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:56 WITA

Wakil Ketua DPRD Sulsel  Yasir Machmud Imbau, Kedua Pihak Saling Menahan Diri Terkait Lahan di Pesantren Darul Istiqomah

Selasa, 12 Mei 2026 - 15:13 WITA

Sawah Tadah Hujan ‘Merdeka’ Air: Bupati Sidrap Pasang Target Produksi 10 Ton/Hektare Sidenreng Rappang

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:39 WITA

Masuk MIWF 2026, Pemkot Makassar Genjot Ekosistem Kreatif dan Literasi

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:35 WITA

Wakil Wali Kota Makassar Terima Audiensi Perpustakaan Unhas Bahas Hari Buku Nasional

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:09 WITA

Kota Makassar Menuju Kota Inklusif, Wali Kota Appi Siapkan Perwali Aksesibilitas untuk Semua

Berita Terbaru