Di KBRI Tokyo, Wali Kota Munafri Beberkan Upaya Perkuat Kerja Sama Makassar–Jepang

- Redaksi

Jumat, 28 November 2025 - 17:10 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

JEJAKNEWS.ID,–Tokyo, — Langkah diplomasi Pemerintah Kota Makassar, di pentas internasional kembali menunjukkan keseriusannya. Usai mengikuti rangkaian Asia Smart City Conference (ASCC) 2025.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, bersama rombongan menyambangi Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo, Jumat (28/11/2025) waktu setempat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kehadiran rombongan Pemkot Makassar diterima langsung oleh Atase Perhubungan KBRI Tokyo, Ikhsandi Wanto Hatta, beserta jajaran diplomat Indonesia.

Pertemuan itu berlangsung hangat, penuh diskusi strategis mengenai peluang kolaborasi dan dukungan bagi agenda pembangunan Makassar yang kini tengah intens bertumbuh dalam ekosistem smart city.

Munafri tidak datang sendiri. Ia didampingi para pejabat kunci Pemkot Makassar, Kadis Kominfo Dr. Muh Roem, Kadis Lingkungan Hidup Dr. Helmy Budiman, Kadis PU Zuhaelsi Zubir, serta Kabag Kerja Sama Andi Zulfitra yang keseluruhannya memperkuat posisi Makassar dalam membangun jejaring internasional.

Kunjungan ini menjadi bagian penting, keterlibatan Kota Makassar tampil di panggung global untuk mempromosikan inovasi, memperkuat kerja sama, dan membuka peluang sinergi baru yang bermanfaat bagi kota dan masyarakat.

Pada kesempatan ini, Atase Perhubungan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo, Ikhsandi Wanto Hatta, memberikan apresiasi atas kehadiran Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, beserta rombongan dalam kunjungan resmi ke KBRI Tokyo.

“Kehadiran Wali Kota pak Munafri untuk kerja sama yang sudah diwujudkan bersama dengan Pemerintah Mayor of Yokohama, menurut hemat kami, adalah sebuah capaian luar biasa,” ucapnya.

Ia menilai langkah diplomasi tersebut menunjukkan keberlanjutan kerja sama antara Makassar dan sejumlah pihak di Jepang.

Ikhsandi menyatakan bahwa kehadiran Wali Kota Makassar sekaligus memperkuat kerja sama yang sebelumnya telah terjalin dengan Pemerintah Kota Yokohama.

“Ini juga menunjukkan sustainability kerja sama secara bilateral antara Indonesia dan Jepang,” sambung Ikhsandi Wanto.

Dia menegaskan bahwa bagi pihak KBRI, Makassar merupakan salah satu mitra penting dalam berbagai upaya pengembangan kota dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Ia menyebutkan, Pemerintah Kota Makassar sejatinya selalu menjadi sebuah partner sejati bagi pemerintah di Jepang.

“Dalam beberapa kesempatan, kami selalu mendorong agar Pemerintah Kota Makassar dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dapat terus menggali potensi kerja sama, baik dari sisi infrastruktur maupun sumber daya manusia,” lanjutnya.

Ikhsandi Wanto juga menyebutkan bahwa sejumlah inisiatif sebelumnya yang melibatkan Pemkot Makassar telah berjalan positif, sehingga KBRI Tokyo berharap penguatan kolaborasi dapat dilanjutkan pada masa mendatang.

Sedangkan, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyampaikan sejumlah agenda strategis yang tengah diupayakan Pemerintah Kota Makassar selama kunjungan kerjanya di Jepang.

Dalam sambutannya, Munafri mengawali pembicaraan dengan menyampaikan apresiasi atas penyambutan hangat pihak KBRI.

“Terima kasih atas penerimaannya yang sangat baik bagi kami,” ujarnya.

Appi yang juga Konsul Kehormatan Republik Kroasia di Makassar itu. Ia menegaskan bahwa kehadirannya di Jepang merupakan bagian dari undangan untuk mengikuti Konferensi ASEAN Smart City yang berlangsung di Yokohama.

Di sela-sela agenda utama tersebut, Pemkot Makassar memanfaatkan momentum untuk memperkuat komunikasi dengan sejumlah perusahaan Jepang.

“Kami hadir di Jepang ini dalam rangka undangan mengikuti Konferensi ASEAN Smart City di Yokohama. Di sela-sela kegiatan itu, kami menyempatkan untuk kembali membicarakan atau memastikan beberapa pembicaraan kami dengan beberapa perusahaan di Jepang,” tutur Appi.

“Khususnya Perusahaan yang ada di Yokohama dan Tokyo. Baik yang dalam tahapan pembicaraan maupun yang sudah masuk ke dalam tahapan pengerjaan proyek di Kota Makassar,” lanjutnya.

Dengan serangkaian agenda tersebut, Munafri menegaskan bahwa kunjungannya ke Jepang bukan hanya sebatas menghadiri konferensi internasional, tetapi juga memperkuat jejaring, membuka peluang baru, dan melanjutkan kerja sama strategis demi kemajuan Makassar.

Ia menuturkan, beberapa proyek yang sebelumnya pernah dijalin dengan perusahaan Jepang kini memasuki tahap evaluasi untuk dilanjutkan kembali.

Oleh sebab itu, Munafri berharap Kedutaan dapat memberikan dukungan penuh dalam memfasilitasi keberlangsungan kerja sama tersebut.

Lanjut dia, tentu ini menjadi hal yang sangat baik, dan berharap supporting dari Kedutaan Besar Indonesia di Tokyo untuk melancarkan urusan-urusan kolaborasi.

“Karena ada beberapa poin penting yang akan kami laksanakan ulang dengan perusahaan Jepang, di mana kerja samanya pernah berjalan tetapi kegiatannya telah berakhir, dan kini akan dilanjutkan kembali. Ini yang membutuhkan support dari KBRI Tokyo,” terang Munafri.

Selain membahas kelanjutan proyek, Munafri juga memaparkan upaya Pemkot Makassar menggali peluang bantuan hibah dari Jepang, khususnya terkait kebutuhan transportasi kapal yang bisa membantu masyarakat di Pulau milik Pemkot Makassar.

Baik darat, sungai, maupun laut. Apalagi Jepang punya alat transportasi yang baik dan terus diperbarui setiap tahun.

“Transportasi kapal penumpang yang akan membantu kami pergunakan untuk lalu lintas antarpulau. Kapalnya tidak perlu besar, kapasitas 30 sampai 50 orang, supaya operasionalnya tidak besar,” tambah Appi.

Ia menambahkan, hibah bus untuk transportasi pelajar juga menjadi salah satu harapan Pemkot Makassar, untuk mengangkut anak sekolah.

Tak hanya itu, isu ketenagakerjaan turut menjadi fokus pembahasan. Munafri menilai kondisi Jepang yang tengah mengalami kekurangan tenaga kerja dapat menjadi peluang besar bagi anak muda Makassar untuk mendapatkan pengalaman bekerja di luar negeri.

“Kami berharap bisa dihubungkan dengan perusahaan-perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja, sehingga mereka bisa mengirimkan mentor atau trainer ke Makassar untuk berangkat ke sini,” urainya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jejaknews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Selain Isu Perselingkuhan, Ada Juga Fee 600 Juta Mengalir ke Rekeningnya Basri Kajang, LSM Gempa Indonesi Desak APH Usut Proyek Seragam Sekolah Pemda Gowa
Wali Kota Makassar Minta Da’i Perkuat Persatuan dan Pencerahan Agama di Masyarakat
Wali Kota Makassar Jamu Peserta Simposium Internasional Kelautan dan Perikanan lewat Gala Dinner
Dari Ekonomi hingga Infrastruktur, Bupati Sidrap Paparkan Capaian Pemerintahan di Mubes IKM-ISA
Kunjungi Pulau Terluar Makassar, Appi dan Kapolda Sulsel Perkuat Kepedulian untuk Warga Sangkarrang
Appi Kenang Dukungan PPP di Dua Pilwali: Saya “Berutang” kepada PPP
Jelang IGS 2026, Kawasan Losari hingga CPI Disterilkan Sambut Delegasi Mancanegara
Lewat APBD 2026, Pemkot Makassar Alokasikan Rp27,2 Miliar untuk Lindungi 81 Ribu Pekerja Rentan dan 45 Ribu Peserta JHT

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 10:57 WITA

Selain Isu Perselingkuhan, Ada Juga Fee 600 Juta Mengalir ke Rekeningnya Basri Kajang, LSM Gempa Indonesi Desak APH Usut Proyek Seragam Sekolah Pemda Gowa

Minggu, 21 Juni 2026 - 10:40 WITA

Wali Kota Makassar Minta Da’i Perkuat Persatuan dan Pencerahan Agama di Masyarakat

Minggu, 21 Juni 2026 - 10:35 WITA

Wali Kota Makassar Jamu Peserta Simposium Internasional Kelautan dan Perikanan lewat Gala Dinner

Sabtu, 20 Juni 2026 - 17:28 WITA

Dari Ekonomi hingga Infrastruktur, Bupati Sidrap Paparkan Capaian Pemerintahan di Mubes IKM-ISA

Sabtu, 20 Juni 2026 - 17:03 WITA

Kunjungi Pulau Terluar Makassar, Appi dan Kapolda Sulsel Perkuat Kepedulian untuk Warga Sangkarrang

Berita Terbaru