Bukan Sekadar Wacana, Syaharuddin Alrif ‘Buka Kartu’ Potensi Sidrap di Depan Apindo: Masuk Sekarang atau Ketinggalan

- Redaksi

Selasa, 19 Mei 2026 - 12:01 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JEJAKNEWS.ID,Sidrap,— Malam di Rumah Jabatan Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Pangkajene, bukan malam biasa. Ada “tarikan gas ekonomi” yang mulai terasa berdenyut. Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, duduk langsung bersama jajaran Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) pada Senin malam (18/5/2026).

Pertemuan tersebut membawa arah yang sangat jelas: Sidrap sedang sangat serius berburu investor, bukan sekadar melempar wacana di atas kertas.
Kalimat yang bergulir di ruang pertemuan memang halus, namun pesan yang disampaikan sangat keras. Sidrap tidak mau lagi hanya menjadi daerah yang “dilewati uang” dari kabupaten tetangga. Bumi Nene Mallomo ini ingin menjadi tempat di mana uang itu menetap, berputar, dan tumbuh besar.

Di meja diskusi yang hangat itu, Syaharuddin Alrif langsung membuka kartu paling kuat yang dimiliki Sidrap saat ini: Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) Sidrap. Angin yang biasanya cuma lewat di perbukitan Puluweng, kini tidak hanya telah berubah menjadi megawatt listrik, tetapi juga menjelma menjadi daya tarik investasi energi hijau (clean energy) yang sangat seksi di mata global
Tidak berhenti di situ, bupati yang dikenal visioner ini juga mengeluarkan senjata kedua yang tidak kalah mematikan: sektor agraris. Sidrap kembali menegaskan posisinya sebagai lumbung pangan utama di Sulawesi Selatan. Ini memang bukan cerita baru, tetapi malam itu dibawa dengan narasi yang jauh lebih segar dan agresif: pangan adalah kekuatan geopolitik ekonomi yang menjanjikan keuntungan pasti.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami menyambut baik diskusi ini sebagai langkah konkret untuk kolaborasi membangun Sidrap,” ujar Syaharuddin di sela-sela pertemuan.

Namun, hal paling menarik dari pertemuan malam itu bukanlah sekadar daftar potensi yang dipaparkan, melainkan cara Sidrap “menjual diri”. Gaya yang ditunjukkan jauh dari kesan birokrasi kaku yang biasanya membuat pengusaha enggan melirik. Sidrap tampil dengan gaya daerah yang sedang agresif “mengejar momentum”.

Keseriusan ini terlihat dari barisan yang mendampingi Bupati. Tampak hadir Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Fajri Salman, serta Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPTSP) Andi Nirwan Ranggong. Kehadiran dua “mesin teknis” ini mengirimkan sinyal clear: karpet merah sudah digelar, dan regulasi siap dipermudah jika investor serius ingin menanamkan modalnya.
Di sisi lain meja, perwakilan Apindo datang bukan sekadar untuk menjadi pendengar yang baik. Sebagai representasi kaum modal, mereka datang untuk membaca peluang, menghitung kalkulasi, dan memastikan apakah Sidrap ini cuma “ramai di cerita”, atau benar-benar siap menjadi tempat uang berputar secara sehat.

Di sinilah letak pergeseran paradigma paling menarik yang dipertontonkan Pemkab Sidrap. Mereka tidak lagi sekadar meratap dan bilang “kami punya potensi, tolong bantu kami”.

Sebaliknya, Sidrap mulai mengubah nada bicaranya menjadi lebih bernilai tawar tinggi:
“Infrastruktur kami siap, energi kami melimpah, pangan kami kuat. Kalau Anda tidak masuk sekarang, Anda yang akan kehilangan momentum dan ketinggalan.”

Energi terbarukan sudah ada di depan mata. Sektor pangan berdiri dengan kokoh. Pintu birokrasi pun telah dibuka lebar-lebar.

Kini, tinggal satu pertanyaan besar yang sengaja dibiarkan menggantung di udara malam Pangkajene: Apakah para investor akan segera mengambil momentum emas ini dan langsung masuk, atau mereka hanya akan menjadi penonton dan membiarkan kesempatan ini lewat begitu saja, selesainya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jejaknews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kembangkan Ekonomi Lokal, Pemkab Sidrap dan FEB Unhas Bersinergi Bina UMKM
Sidrap Bagikan Praktik Baik Digitalisasi Penerimaan Daerah dalam Capacity Building TP2DD Bali
Iuran Sampah Gratis Diperluas, 12.501 KK di Tamalanrea Berpotensi Nikmati Pembebasan di 2026
Tokoh Pemuda dan Pengusaha Muda Asal Sulawesi Akan Kembali Mengadakan Turnamen ARC di Kota Makassar
Wali Kota Appi ke Pulau Malam-malam, Bareng Jajaran SKPD Serap Aspirasi Warga di Kecamatan Sangkarrang
Wali Kota Appi Pacu Pemerataan Pembangunan di Pulau, Sekolah, Jalan, Dermaga hingga Transportasi Laut
Munafri dan Warga Makassar Salat Istisqa Bermunajat Memohon Hujan di Tengah Kemarau Panjang
Wali Kota Appi Panen Melon di Bukit Baruga, Urban Farming Masjid Bin Baz Bakal Jadi Percontohan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 15:09 WITA

Kembangkan Ekonomi Lokal, Pemkab Sidrap dan FEB Unhas Bersinergi Bina UMKM

Minggu, 6 September 2026 - 15:02 WITA

Sidrap Bagikan Praktik Baik Digitalisasi Penerimaan Daerah dalam Capacity Building TP2DD Bali

Minggu, 6 September 2026 - 11:56 WITA

Iuran Sampah Gratis Diperluas, 12.501 KK di Tamalanrea Berpotensi Nikmati Pembebasan di 2026

Minggu, 6 September 2026 - 05:22 WITA

Tokoh Pemuda dan Pengusaha Muda Asal Sulawesi Akan Kembali Mengadakan Turnamen ARC di Kota Makassar

Sabtu, 5 September 2026 - 13:04 WITA

Wali Kota Appi ke Pulau Malam-malam, Bareng Jajaran SKPD Serap Aspirasi Warga di Kecamatan Sangkarrang

Berita Terbaru