BPJS Apresiasi Pemkot Makassar Peduli Lindungi Pekerja Rentan

- Redaksi

Kamis, 4 September 2025 - 12:43 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JEJAKNEWS.ID, Makassar,– Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan wilayah Sulawesi-Maluku memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Makassar atas kepedulian nyata dalam melindungi pekerja rentan. Pemkot Makassar tercatat telah mengalokasikan anggaran melalui APBD untuk jaminan sosial, termasuk pemberian santunan kematian dan biaya perawatan korban musibah.

Kepala Kantor Wilayah BPJAMSOSTEK Sulawesi-Maluku, Mintje Wattu, menilai komitmen tersebut sebagai langkah penting, terutama saat masyarakat menghadapi ujian seperti insiden kebakaran kantor DPRD Makassar pada 29 Agustus lalu.

“Apresiasi atas kepedulian Pemerintah Kota Makassar dalam mendampingi masyarakat korban insiden yang terjadi beberapa waktu lalu,” ujar Mintje saat bertemu Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, di Balai Kota, Rabu (3/9/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, kehadiran langsung Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar saat menyerahkan santunan menumbuhkan rasa tenang di tengah masyarakat. “Respon masyarakat sangat luar biasa karena wali kota dan wakilnya turun langsung. Itu memberi ketenangan,” jelasnya.

BPJS mencatat, biaya perawatan korban insiden kebakaran DPRD Makassar hingga saat ini mencapai Rp108 juta, sementara total santunan jaminan sosial yang dibayarkan sepanjang 2025 di Makassar menembus Rp1,8 miliar.

Tak hanya itu, Pemkot Makassar juga telah melindungi sekitar 30 ribu pekerja rentan melalui APBD. Pada APBD Perubahan 2025, jumlah tersebut ditingkatkan hingga mencakup 45 ribu pekerja miskin dan rentan.

“Regulasi ada, tapi tanpa perhatian kepala daerah, program tidak berjalan. Kota Makassar menunjukkan kepedulian nyata,” tegas Mintje.

Ia menambahkan, seluruh biaya perawatan pasien korban kebakaran masih ditanggung penuh hingga sembuh, tanpa batas, termasuk hak gaji pekerja yang tetap diberikan sesuai aturan. Saat ini, tiga pasien masih dirawat di RS Primaya, RS Grestelina, dan RS Kemengkes (CPI), sementara pasien lain menjalani rawat jalan.

“Perawatan ini unlimited sampai sembuh, dan kota mendampingi sampai mereka bisa kembali bekerja,” pungkas Mintje.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jejaknews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wali Kota Appi Turun ke Area SPBU Berdialog dengan Warga, Minta Seluruh Fasilitas SPBU Dioptimalkan
Pastikan Kawal Persoalan Antrean BBM, Appi Temui Petinggi Pertamina Minta Semua Nozzle SPBU Diaktifkan
Habiskan Biaya 195 Juta, Pengerjaan Irigasi di Tabuakkang Malakaji di Duga Asal Jadi!
Wali Kota Appi Raih Penghargaan Nasional, Komitmen Pemerataan Pendidikan hingga Kepulauan
Pemkab dan DPRD Sidrap Sepakati KUPA-PPAS Perubahan APBD 2026
Satgas Pangan Mabes Polri Pantau Harga Beras dan Stok Pangan di Sidrap, Pastikan Distribusi hingga Penggilingan Berjalan Baik
Jalankan Arahan Wali Kota Appi, BPBD Makassar Perluas Distribusi Air Bersih hingga 157 Titik
Wali Kota Munafri Bekali Ribuan Maba Bosowa Jadi Bagian dari Pembangunan Makassar
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 16:54 WITA

Wali Kota Appi Turun ke Area SPBU Berdialog dengan Warga, Minta Seluruh Fasilitas SPBU Dioptimalkan

Jumat, 11 September 2026 - 16:49 WITA

Pastikan Kawal Persoalan Antrean BBM, Appi Temui Petinggi Pertamina Minta Semua Nozzle SPBU Diaktifkan

Jumat, 11 September 2026 - 14:26 WITA

Habiskan Biaya 195 Juta, Pengerjaan Irigasi di Tabuakkang Malakaji di Duga Asal Jadi!

Kamis, 10 September 2026 - 14:16 WITA

Wali Kota Appi Raih Penghargaan Nasional, Komitmen Pemerataan Pendidikan hingga Kepulauan

Kamis, 10 September 2026 - 11:00 WITA

Pemkab dan DPRD Sidrap Sepakati KUPA-PPAS Perubahan APBD 2026

Berita Terbaru