Bangun Generasi Qurani, Kesra Makassar Gelar Santri Expo MULIA

- Redaksi

Selasa, 15 September 2026 - 18:33 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JEJAKNEWS.ID, Makasssar, — Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kota Makassar, menyiapkan rangkaian program pembinaan keagamaan, kesehatan sekolah, keterampilan, dan kepedulian lingkungan bagi pelajar di Kota Makassar.

Kegiatan tersebut, sebagai bagian dari semarak menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Makassar tahun 2026, pada November mendatang.

Salah satu program yang disiapkan yakni Santri Expo MULIA. Hifdzil Qur’an dan Keterampilan 2026, yang menyasar pelajar mulai dari tingkat TK/PAUD, SD, SMP hingga SMA sederajat se-Kota Makassar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Kota Makassar, Mohammad Syarief, mengatakan kegiatan tersebut dirancang bukan sekadar menjadi ajang perlombaan, tetapi juga sebagai ruang pembinaan karakter, keagamaan, kesehatan, keterampilan, serta kepedulian lingkungan bagi generasi muda.

“Insya Allah untuk expo santri MULIA ini akan kita mulai, kategori TK dan SD. Itu expo TK, SD, dan itu satu Expo, satu kegiatan,” kata Mohammad Syarief, Selasa (15/9/2026).

Menurutnya, rangkaian Santri Expo MULIA kemudian dilanjutkan untuk jenjang SMP dan SMA sederajat. Kegiatan tersebut diharapkan dapat melibatkan sekolah-sekolah dari berbagai wilayah di Kota Makassar.

“Yang kedua adalah Expo untuk Santri untuk SMP. Ini kita harapkan untuk SMP negeri secara keseluruhan. Kemudian untuk SMA juga,” ujarnya.

Salah satu perhatian utama dalam kegiatan tersebut adalah penguatan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS). Pihak Kesra Makassar akan menggelar penilaian UKS untuk sekolah-sekolah yang menjadi perwakilan dari masing-masing kecamatan.

Syarief menjelaskan, penguatan UKS menjadi salah satu fokus Pemerintah Kota Makassar karena keberadaan UKS dinilai penting dalam membangun budaya hidup sehat di lingkungan sekolah.

“Fokus kegiatannya adalah di santri ini adalah kita akan melombakan UKS dari sekolah-sekolah perwakilan kecamatan,” tuturnya.

“Karena UKS adalah titik berat juga dari fokus untuk Pemerintah Kota Makassar supaya unit ataupun Usaha Kesehatan Sekolah ini maksimal di seluruh Kota Makassar,” tambah dia.

Sebelum pelaksanaan lomba, Kesra Makassar juga telah melakukan sejumlah tahapan pembinaan, mulai dari pelatihan, coaching hingga forum group discussion (FGD) yang berkaitan dengan pengelolaan UKS.

“Yang sebelumnya kami sudah adakan pelatihan-pelatihan, coaching-coaching, maupun FGD-FGD terkait UKS tersebut,” katanya.

Penilaian UKS nantinya menyasar jenjang SD, SMP hingga SMA sederajat. Untuk memastikan kesiapan peserta, proses verifikasi lapangan juga telah mulai dilakukan.

Syarief mengatakan pihak kecamatan telah mengirimkan sekolah-sekolah yang akan menjadi perwakilan masing-masing kecamatan.

“Alhamdulillah khusus untuk lomba UKS ini kami sudah mulai verifikasi di lapangan. Pihak kecamatan sudah mengirimkan sekolah-sekolah yang mewakili kecamatannya,” terangnya.

Ia menambahkan, para camat selaku pembina UKS di tingkat kecamatan telah memberikan daftar sekolah yang akan mengikuti penilaian. Tim Kesra pun mulai turun langsung melakukan verifikasi lapangan.

“Mulai kemarin, Senin kemarin itu alhamdulillah kami sudah mulai turun verifikasi di lapangan,” tambahnya.

Santri Expo MULIA juga dikemas dengan berbagai perlombaan yang menonjolkan kemampuan keagamaan dan kreativitas pelajar.

Untuk tingkat TK/PAUD/RA, sejumlah kategori yang disiapkan antara lain lomba mewarnai serta hafalan surat pendek dan doa sehari-hari untuk putra dan putri.

Sementara tingkat SD Negeri/Swasta dan MIN akan diisi dengan lomba dokter cilik terbaik, UKS terbaik, hafalan Juz 30 serta lomba panahan putra dan putri.

Untuk tingkat SMP Negeri/Swasta dan MTsN, peserta akan mengikuti lomba kader kesehatan remaja terbaik, UKS terbaik, hafalan Juz 29 dan 30, cerdas cermat Al-Qur’an serta panahan putra dan putri.

Adapun tingkat SMA Negeri/Swasta dan MAN akan mempertandingkan kader kesehatan remaja terbaik, UKS terbaik, hafalan Juz 28, 29 dan 30, cerdas cermat Al-Qur’an, serta lomba panahan putra dan putri.

Selain perlombaan hafalan Al-Qur’an dan cerdas cermat, kegiatan juga akan diwarnai lomba mewarnai, menggambar, adzan, ceramah dan pidato sesuai jenjang pendidikan.

Rangkaian Santri Expo MULIA dijadwalkan berlangsung mulai 22 hingga 27 September 2026.
Untuk tingkat TK/PAUD dan SD, kegiatan dijadwalkan berlangsung pada 22 September 2026.

Kemudian tingkat SMP dilaksanakan 23 September, sedangkan tingkat SMA pada 24 September 2026.
Selanjutnya, 25 September dijadwalkan untuk pelaksanaan Tabligh Akbar Remaja Masjid yang dirangkaikan dengan penilaian urban farming dan pemilahan sampah.

Sementara lomba panahan dijadwalkan berlangsung pada 26 dan 27 September 2026.

“Insya Allah untuk tingkat SD maupun TK kita adakan di tanggal 22 September, kemudian untuk tingkat SMP tanggal 23 September,” ungkapnya.

Untuk mendorong antusiasme peserta, Kesra Makassar menyiapkan total hadiah senilai Rp150 juta untuk seluruh rangkaian kegiatan.

“Total hadiah yang diperebutkan, karena ini ada hadiah yang kami sudah siapkan, insyaallah dari total kegiatan ini adalah Rp150 juta kita sudah siapkan anggarannya,” kata Syarief.

Selain hadiah, panitia juga menyiapkan souvenir gratis bagi 300 pendaftar pertama pada sejumlah rangkaian lomba.

Kegiatan tersebut turut mendapat dukungan dari Bank Sulselbar sebagai sponsor.

Pelaksanaan utama Santri Expo MULIA dijadwalkan berlangsung di Masjid Raya Makassar, sementara sebagian rangkaian kegiatan juga disiapkan di Masjid Agung Maros.

Pendaftaran peserta ditutup pada Kamis, 17 September 2026. Informasi dan pendaftaran dapat dilakukan melalui barcode/QR Code yang tersedia pada materi publikasi kegiatan.

Panitia juga menyediakan narahubung melalui Yani di nomor 0853-1991-8451 dan Feby di nomor 0821-9324-8269.

“Kami berharap pembinaan generasi muda tidak berhenti pada kompetisi, tetapi berlanjut menjadi kebiasaan dan karakter dalam kehidupan sehari-hari,” tutup Syarief. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jejaknews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pekerja Buruh Kapal TK Bagasi Sebanyak 600 Orang Belum Memperolah Hak Keselamatan Kerja dan Pelayanan Kesehatan
Hari ke-20, Program Makanan Bergizi TP PKK Makassar Tingkatkan Berat Badan Anak
Disdik Makassar Cabut PJJ, Siswa TK-SMP Kembali Sekolah Tatap Muka Mulai Tanggal 16 Besok
Capacity Building Petugas Retribusi Persampahan, Bapenda Sidrap Dorong Pembayaran QRIS yang Praktis
Menuju KIPP PRO 2026, Sidrap Matangkan Inovasi Layanan Kependudukan Berbasis Digital ALAKO
Pemkab Sidrap Raih InTechSEA 2026, Apresiasi atas Inovasi Pemberdayaan Masyarakat
Respons Kelangkaan LPG 3 Kg di Makassar, Munafri Minta Pertamina Tambah Pasokan dan Perketat Pengawasan
Wawali Makassar Aliyah Mustika Ilham Buka Forum Kemitraan Penanggulangan HIV, TBC dan Malaria di Makassar
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 19:46 WITA

Pekerja Buruh Kapal TK Bagasi Sebanyak 600 Orang Belum Memperolah Hak Keselamatan Kerja dan Pelayanan Kesehatan

Selasa, 15 September 2026 - 18:44 WITA

Hari ke-20, Program Makanan Bergizi TP PKK Makassar Tingkatkan Berat Badan Anak

Selasa, 15 September 2026 - 18:33 WITA

Bangun Generasi Qurani, Kesra Makassar Gelar Santri Expo MULIA

Selasa, 15 September 2026 - 18:28 WITA

Disdik Makassar Cabut PJJ, Siswa TK-SMP Kembali Sekolah Tatap Muka Mulai Tanggal 16 Besok

Selasa, 15 September 2026 - 18:22 WITA

Capacity Building Petugas Retribusi Persampahan, Bapenda Sidrap Dorong Pembayaran QRIS yang Praktis

Berita Terbaru