![]()
JEJAKNEWS.ID, Gowa,-Memasuki bulan suci Ramadhan, Anggota DPR RI dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Dr Hj Meity Rahmatia gelar program berbagi ke pengurus DPD PKS di enam wilayah di Sulawesi Selatan. Dalam kegiatan ini, politisi yang akrab disapa Meity itu menyalurkan secara langsung ribuan paket Ramadhan ke setiap DPD, Pada Minggu, (22 02/2026),
Meity dan tim menyalurkan paket perdana di DPD PKS Gowa. Ia langsung menyerahkan paket di di Kantor DPD Gowa yang terletak di Jalan Poros Malino. Dari tempat tersebut, ia dan tim lanjut ke Takalar. Sama. Di daerah itu, kehadiran Meity disambut langsung oleh pengurus dan sejumlah anggota DPD PKS Takalar. Penyerahan paket ini juga disaksikan oleh pengurus DPW PKS Sulsel.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pada hari berikutnya, Meity rencana akan melanjutkan pembagian ke Jeneponto, Bantaeng, dan Selayar. Meity mengatakan, berbagi paket bantuan di Bulan Ramadhan ini adalah program yang rutin mereka lakukan setiap tahun. Ia mengaku, kegiatan ini telah menjadi tradisi di keluarganya sebagai bentuk pengamalan ajaran agama.
“Di bulan suci Ramadhan, setiap amalan baik dilipatgandakan pahalanya di sisi Allah SWT. Sedekah juga dijanjikan dapat menghapus dosa. Dan tak kalah pentingnya, kegiatan ini sebagai bentuk rasa syukur karena kita diberikan rezky dari Allah SWT. Terutama karena kami masih diberi kesempatan menjabat sebagai anggota DPR RI, mewakili rakyat Sulsel dari Dapil satu,” jelasnya.
Selain pengurus DPD, Meity mengatakan, mereka juga menyalurkan bantuan paket kepada ratusan anggota pelopor PKS di 6 wilayah yang disambut baik oleh para pengurus DPD. Ketua DPD PKS Takalar, Swardi Rapi mengatakan, sangat mengapresiasi paket Ramadhan dari anggota Komisi XIII DPR RI ini. Menurutnya, kegiatan ini dapat meningkatkan ikatan ukhuwah antara sesama pengurus dan anggota PKS di Sulsel.

“Dengan kegiatan Bu Meity ini, kami berharap ikatan ukhuwah diantara kader PKS semakin kuat. Dengan begitu, struktur keanggotaan dan kepengurusan di daerah semakin solid. Termasuk ketika menghadapi momentum elektoral seperti pemilihan anggota legislatif dan kepala daerah,” jelasnya.










