Reses Ketiga Dewan William Di Dapilnya Semua Aspirasi Masyarakat Diterima Untuk Dilanjutkan 

- Redaksi

Jumat, 20 Juni 2025 - 15:09 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

JEJAKNEWS.ID, Makassar,- Anggota DPRD Kota Makassar, William kembali menggelar reses ketiga masa persidangan ketiga tahun sidang 2024-2025 di Jalan Gatot Subroto 5 Nomor 16 RT 05 RW 02, Kelurahan Kaluku Bodoa, Kecamatan Tallo, Jumat (20/6/2025).

Reses menjadi bagian dari program kerja Anggota DPRD Makassar untuk menyerap aspirasi para warga. Selanjutnya akan ditampung dalam pokok pikiran untuk ditindaklanjuti kepada stakeholder terkait.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam reses ini, legislator dari Fraksi PDI Perjuangan itu mendapatkan sambutan hangat dari para warga yang hadir.

Wiliam juga didampingi oleh Sekretaris Lurah Kaluku Bodoa, Anwar Bachtiar Babinkamtibmas, Babinsa, serta tokoh masyarakat selama reses berlangsung.

Ada banyak keluhan warga yang disampaikan kepada Wiliam, mulai dari permasalahan drainase yang buruk sehingga terjadi banjir, pendidikan dalam hal ini penerimaan peserta didik baru atau PPDB, dan kebersihan lingkungan.

Mengenai PPDB, Wiliam melihat banyak anak yang bersekolah di luar zonasi atau sesuai domisili. Imbasnya, kuota penuh bagi pendaftar yang memenuhi kriteria.

“Ini kan jadi persoalan, banyak anaknya yang dikasih sekolah di luar zonasi karena katanya itu sekolah favorit padahal ini zonasi hadir agar mereka dengan sekolahnya,” ujarnya.

Dia mewanti-wanti adanya upaya perubahan data Kartu Keluraga menjelang PPDB. Menurutnya, mereka yang bersekolah di luar zonasi sering kali merubah data alamat atau pindah ke KK orang lain.

“Makanya perlu di verifikasi, jangan sampai ada anak yang pindah ke om nya karena dekat dengan sekolah yang dimaui jadi kita tanyakan kembali ke yang bersangkutan,” jelas Wiliam.

Sedangkan anak yang kurang mampu namun ingin bersekolah, kata Anggota Komisi B Bidang Perekonomian dan Keuangan DPRD Makassar itu, mesti diakomodir oleh pemerintah untuk bisa mendapatkan pendidikan yang layak.

“Sudah ada sekarang programnya Pemerintah Kota Makassar itu agar anak semua harus sekolah. Apalagi untuk SD dan SMP ini wajib mereka ikut,” tegas Wiliam.

Untuk drainase, Wiliam mengaku pemerintah akan mulai melakukan pendataan terhadap drainase yang buruk. Dia pun akan mengawal proses ini hingga rampung.

“Sudah ada nanti di data yang mana nanti drainase yang berpotensi menyebabkan banjir itu diperbaiki,” jelasnya.

Begitu juga dengan kebersihan lingkungan sekitar. Dia berharap warga juga turut serta membantu pemerintah dalam menjaga lingkungan dari sampah yang berserakan.

“Jadi ini perlu juga peran masyarakat, kesadaran masyarakat. Jangan sampai pemerintah sudah turun tapi masyarakat yang masih tidak perhatikan,” tutup Wiliam.

Sekretaris Lurah Kaluku Bodoa, Anwar Bachtiar mengapresiasi kedatangan Wiliam. Menurutnya, Wiliam adalah salah satu legislator yang sukses mengawal aspirasi masyarakat sejauh ini.

“Semuanya itu aman semua, program pelatihan sampai perbaikan jalan sudah dilaksanakan,” ucapnya.

Dia pun meyakini Wiliam sebagai legislator veteran di DPRD Makassar terus menyelesaikan semua keluhan warga terkhusus di Kaluku Bodoa.

“Makanya kita selalu percaya kalau anggota dewan itu bisa menerima keluhan kami dan segera ditangani,” tutup Anwar. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jejaknews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Berkas Usulan  Hak Angket CPI Kembali  Diserahkan ke Ketua DPRD Sulsel di Ruang Kerjanya
Ketua DPRD Sulsel Terima Kunjungan BNNP Sulsel di Ruang Kerja Nya
Komisi E DPRD Sulsel Perjuangkan Nasib Siswa Yang Tidak Lulus SMPB 2026  Sebanyak 2.000 Ke Kementerian Pendidikan
Legislator DPRD Sulsel Asman, Dukung Rumah Sakit Provinsi Jadi Pusat Rujukan Regional, DPRD Sulsel Minta Pemetaan Kebutuhan Menyeluruh
Komisi A DPRD Sulsel Mencatat Silpa Pada OPD Pemprov  Sebanyak 50 Milyar TA 2025
Sorotan Tajam Komisi D DPRD Sulsel, APH di Minta Periksa Proyek Bendungan Lalengrie di Desa Ujung Lamuru Bone
Tujuh dari Sembilan Fraksi DPRD Sulsel Setuju Hak Angket Aset CPI Segera Dibawa ke Paripurna
Wakil Ketua DPRD Sulsel Rahman Pina Apresiasi Keberhasilan Bea Cukai Ungkap Jaringan Narkotika Internasional

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 16:23 WITA

Berkas Usulan  Hak Angket CPI Kembali  Diserahkan ke Ketua DPRD Sulsel di Ruang Kerjanya

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:41 WITA

Ketua DPRD Sulsel Terima Kunjungan BNNP Sulsel di Ruang Kerja Nya

Selasa, 14 Juli 2026 - 09:45 WITA

Komisi E DPRD Sulsel Perjuangkan Nasib Siswa Yang Tidak Lulus SMPB 2026  Sebanyak 2.000 Ke Kementerian Pendidikan

Senin, 13 Juli 2026 - 10:30 WITA

Legislator DPRD Sulsel Asman, Dukung Rumah Sakit Provinsi Jadi Pusat Rujukan Regional, DPRD Sulsel Minta Pemetaan Kebutuhan Menyeluruh

Senin, 13 Juli 2026 - 09:37 WITA

Komisi A DPRD Sulsel Mencatat Silpa Pada OPD Pemprov  Sebanyak 50 Milyar TA 2025

Berita Terbaru