Walikota Makassar Munafri Arifuddin Ajak Warga Tingkatkan Ibadah dan Jaga Kondusivitas

- Redaksi

Jumat, 7 Maret 2025 - 03:52 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

JEJAKNEWS.ID, Makassar,- Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin melaksanakan salat isya dan tarawih berjemaah di Masjid Mubaraq, Kecamatan Wajo, Kamis (6/3/2025).

Kehadirannya menjadi bagian dari agenda safari Ramadan yang dilakukan untuk mempererat silaturahmi dengan masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Masjid Mubaraq yang berlokasi di Jalan Butung ini merupakan salah satu masjid tertua di Makassar yang dibangun pada tahun 1835.

Sejarah masjid ini sarat nilai toleransi, dengan tanah wakaf yang berasal dari warga lintas etnis, mulai dari Melayu, Melayu-Minangkabau, hingga Tionghoa.

Dalam kesempatan itu, Munafri menyampaikan bahwa safari Ramadan menjadi agenda penting pemerintah kota untuk bertemu langsung dengan masyarakat di seluruh wilayah Makassar.

Safari ini dibagi bersama Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, yang juga menjalankan agenda serupa di lokasi berbeda.

Melalui kegiatan ini, Munafri ingin melihat secara langsung perkembangan situasi di tengah masyarakat selama bulan suci Ramadan.

“Saya dan Ibu Aliyah, berbagi agenda safari ramadan. Kami hadir dalam rangka bertatap muka dan melihat perkembangan situasi keadaan yang ada di seluruh wilayah kota Makassar secara bergiliran,” ujar Munafri.

Bulan Ramadan, menurut Munafri, menjadi momentum bagi masyarakat untuk memperbanyak interaksi sosial dan meningkatkan kualitas ibadah.

Tradisi masyarakat Makassar yang aktif dalam berbagai kegiatan Ramadan diharapkan dapat dimanfaatkan untuk memperkuat nilai-nilai keagamaan.

Dia mengajak warga untuk mengisi hari-hari Ramadan dengan aktivitas yang bermanfaat, terutama dalam memperbaiki hubungan sosial antarwarga.

“Ini sangat penting karena di kegiatan ramadan inilah kita bisa berinteraksi lebih banyak dibanding hari biasa. Apalagi di Makassar ini sudah terkenal lebih dulu bahwa banyak kegiatan yang dilakukan masyarakat di bulan ramadan,” katanya.

Lebih jauh, Munafri mengajak masyarakat di Kecamatan Wajo untuk menjadikan Ramadan sebagai sarana memperkuat kebersamaan.

Dia mengimbau warga agar tidak menyia-nyiakan waktu dengan kegiatan yang tidak bermanfaat. Ramadan disebutnya sebagai waktu yang tepat untuk memperbaiki diri dan menjaga keharmonisan di lingkungan sekitar.

Dalam suasana bulan suci ini, Munafri juga mengingatkan pentingnya menjaga perdamaian dan kondusivitas antarwarga.

Dia berharap Ramadan menjadi momen untuk saling memaafkan dan memperkuat rasa persaudaraan. Warga diajak untuk menjaga lingkungan dan keluarga, sehingga Makassar tetap aman dan damai menjelang perayaan Idulfitri.

“Di dalam bulan suci Ramadan ini salah satu kesempatan untuk membuat harmonisasi di antara warga. Kalau selama ini saling bertengkar, sedikit lagi lebaran tidak ada salahnya saling memaafkan dan instrospeksi diri. Lebih jauh, mari kita jaga lingkungan jaga keluarga supaya kita bisa jadi manusia yang meraih kemenangan,” pesannya.

Menutup sambutannya, Munafri berharap masyarakat Makassar dapat menjalani Ramadan dengan penuh ketakwaan.

Dia menekankan pentingnya menjaga ketertiban dan mengisi Ramadan dengan kegiatan positif yang membawa manfaat bagi sesama.

“Kita akan menuju Idulfitri. Kita sama-sama berharap kondusivitas Kota Makassar bisa kita jaga bersama. Jangan lagi kita isi dengan kegiatan yang tidak bermanfaat,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jejaknews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Masuk Daftar Best Place to Invest, Munafri Paparkan Makassar sebagai Pusat Pertumbuhan Indonesia Timur
Lewat Forum TPID di Semarang, Sidrap Perluas Kemitraan Pangan untuk Optimalkan Pengendalian Inflasi
Rawat Harmoni Keberagaman, Kontingen Pesparawi Sulsel Gelar Ramah Tamah di Papua Barat
Selain Isu Perselingkuhan, Ada Juga Fee 600 Juta Mengalir ke Rekeningnya Basri Kajang, LSM Gempa Indonesi Desak APH Usut Proyek Seragam Sekolah Pemda Gowa
Wali Kota Makassar Minta Da’i Perkuat Persatuan dan Pencerahan Agama di Masyarakat
Wali Kota Makassar Jamu Peserta Simposium Internasional Kelautan dan Perikanan lewat Gala Dinner
Dari Ekonomi hingga Infrastruktur, Bupati Sidrap Paparkan Capaian Pemerintahan di Mubes IKM-ISA
Kunjungi Pulau Terluar Makassar, Appi dan Kapolda Sulsel Perkuat Kepedulian untuk Warga Sangkarrang

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 12:29 WITA

Masuk Daftar Best Place to Invest, Munafri Paparkan Makassar sebagai Pusat Pertumbuhan Indonesia Timur

Senin, 22 Juni 2026 - 12:24 WITA

Lewat Forum TPID di Semarang, Sidrap Perluas Kemitraan Pangan untuk Optimalkan Pengendalian Inflasi

Senin, 22 Juni 2026 - 07:28 WITA

Rawat Harmoni Keberagaman, Kontingen Pesparawi Sulsel Gelar Ramah Tamah di Papua Barat

Minggu, 21 Juni 2026 - 10:57 WITA

Selain Isu Perselingkuhan, Ada Juga Fee 600 Juta Mengalir ke Rekeningnya Basri Kajang, LSM Gempa Indonesi Desak APH Usut Proyek Seragam Sekolah Pemda Gowa

Minggu, 21 Juni 2026 - 10:35 WITA

Wali Kota Makassar Jamu Peserta Simposium Internasional Kelautan dan Perikanan lewat Gala Dinner

Berita Terbaru