Wabup Sidrap Hadiri Finalisasi Penetapan LP2B, Tegaskan Komitmen Lindungi Lahan Pertanian

- Redaksi

Kamis, 9 Juli 2026 - 14:21 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JEJAKNEWS.ID, Sidrap,-Wakil Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Nurkanaah, menghadiri Rapat Finalisasi Penetapan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) yang berlangsung di Ruang Rapat Pimpinan Lantai II Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Kamis (9/7/2026).

Rapat tersebut dihadiri Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, Sekretaris Provinsi Sulawesi Selatan, Jufri Rahman, para bupati dan wali kota se-Sulawesi Selatan, serta jajaran perangkat daerah terkait.

Wakil Bupati Sidrap didampingi Kepala Dinas Bina Marga, Cipta Karya, Pertanahan, dan Perumahan Rakyat, Abdul Rasyid, dan Sekretaris Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan, dan Ketahanan Pangan, Suriyanto.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid memaparkan kebijakan nasional percepatan penetapan LP2B melalui tema “Kebijakan Nasional Perlindungan Lahan Sawah: Percepatan Penetapan LP2B/Lahan Sawah Dilindungi (LSD) Menuju Kedaulatan Pangan”.

Ia menegaskan pentingnya perlindungan lahan sawah produktif sebagai langkah strategis untuk menjaga ketahanan dan kedaulatan pangan nasional di tengah meningkatnya alih fungsi lahan.

Usai mengikuti rapat, Wakil Bupati Sidrap Nurkanaah menyampaikan komitmen Pemerintah Kabupaten Sidrap dalam mendukung percepatan penetapan LP2B sebagai upaya menjaga keberlanjutan sektor pertanian.

“Penetapan LP2B merupakan langkah strategis untuk melindungi lahan pertanian produktif agar tetap terjaga dan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan. Pemerintah Kabupaten Sidrap siap mendukung kebijakan ini demi memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan kesejahteraan petani, serta menjaga Sidrap sebagai salah satu lumbung pangan di Sulawesi Selatan,” ujar Nurkanaah.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan penandatanganan berita acara penetapan LP2B oleh para bupati dan wali kota se-Sulawesi Selatan, dilanjutkan dengan penyerahan secara simbolis dokumen peta LP2B sebagai bentuk komitmen bersama dalam melindungi lahan pertanian pangan berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jejaknews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pekerja Buruh Kapal TK Bagasi Sebanyak 600 Orang Belum Memperolah Hak Keselamatan Kerja dan Pelayanan Kesehatan
Hari ke-20, Program Makanan Bergizi TP PKK Makassar Tingkatkan Berat Badan Anak
Bangun Generasi Qurani, Kesra Makassar Gelar Santri Expo MULIA
Disdik Makassar Cabut PJJ, Siswa TK-SMP Kembali Sekolah Tatap Muka Mulai Tanggal 16 Besok
Capacity Building Petugas Retribusi Persampahan, Bapenda Sidrap Dorong Pembayaran QRIS yang Praktis
Menuju KIPP PRO 2026, Sidrap Matangkan Inovasi Layanan Kependudukan Berbasis Digital ALAKO
Pemkab Sidrap Raih InTechSEA 2026, Apresiasi atas Inovasi Pemberdayaan Masyarakat
Respons Kelangkaan LPG 3 Kg di Makassar, Munafri Minta Pertamina Tambah Pasokan dan Perketat Pengawasan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 19:46 WITA

Pekerja Buruh Kapal TK Bagasi Sebanyak 600 Orang Belum Memperolah Hak Keselamatan Kerja dan Pelayanan Kesehatan

Selasa, 15 September 2026 - 18:44 WITA

Hari ke-20, Program Makanan Bergizi TP PKK Makassar Tingkatkan Berat Badan Anak

Selasa, 15 September 2026 - 18:33 WITA

Bangun Generasi Qurani, Kesra Makassar Gelar Santri Expo MULIA

Selasa, 15 September 2026 - 18:28 WITA

Disdik Makassar Cabut PJJ, Siswa TK-SMP Kembali Sekolah Tatap Muka Mulai Tanggal 16 Besok

Selasa, 15 September 2026 - 18:22 WITA

Capacity Building Petugas Retribusi Persampahan, Bapenda Sidrap Dorong Pembayaran QRIS yang Praktis

Berita Terbaru