JEJAKNEWS.ID,Gowa, — Tim Efektif KATALIS KDKMP melakukan kunjungan ke Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Bontolangkasa Selatan, Kecamatan Bontonompo, Kabupaten Gowa, Kamis (8/10/2026). Kunjungan tersebut dirangkaikan dengan sosialisasi KATALIS KDKMP sebagai upaya mempercepat transformasi koperasi dari sekadar kelembagaan menjadi koperasi yang aktif, produktif, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Tim Efektif KATALIS KDKMP, Sujjadan, S.STP., M.Si. Turut hadir Camat Bontonompo H. Syahrir Salam, Kepala Desa Bontolangkasa Selatan Naim Sulaiman, Ketua dan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Babinsa, Ketua KDMP Bontolangkasa Selatan H. Agus Bantang beserta jajaran pengurus, manajer koperasi, serta tokoh masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Sujjadan menjelaskan bahwa KATALIS KDKMP bukan sekadar program pendampingan atau pelatihan bagi pengurus koperasi. Program ini dirancang untuk menjadi pendorong percepatan operasional koperasi agar mampu menjalankan kegiatan usaha secara nyata dan berkelanjutan.
“KATALIS KDKMP hadir bukan sekadar sebagai program pendampingan atau pelatihan bagi pengurus koperasi. Lebih dari itu, Tim Efektif berperan sebagai pendorong dan pengungkit agar KDKMP dapat segera beroperasi, menjalankan usaha, dan mencapai produktivitas,” ujarnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menambahkan, untuk mewujudkan tujuan tersebut, Tim Efektif KATALIS KDKMP akan mendorong penguatan berbagai aspek yang dibutuhkan koperasi. Upaya itu mencakup fasilitasi akses permodalan, penguatan keterhubungan dengan rantai pasok, serta pembukaan akses pasar.
“Untuk mewujudkan hal tersebut, Tim Efektif akan mendorong penguatan berbagai aspek yang dibutuhkan KDKMP, termasuk memfasilitasi akses permodalan, membangun keterhubungan dengan rantai pasok, serta membuka akses pasar. Dengan demikian, KDKMP diharapkan tidak berhenti pada pembentukan kelembagaan, tetapi mampu menjalankan aktivitas usaha yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” jelasnya.
Sujjadan juga menegaskan bahwa kolaborasi berbagai pihak menjadi salah satu kunci keberhasilan pengembangan KDKMP. Menurutnya, koperasi membutuhkan dukungan bersama agar dapat tumbuh, berkembang, dan menjalankan usaha secara berkelanjutan.
“Koperasi tidak mungkin berhasil jika hanya bekerja sendiri. Kolaborasi menjadi kunci. Pemerintah secara berjenjang memberikan dukungan melalui kebijakan afirmatif dan membangun ekosistem yang kondusif agar KDKMP dapat tumbuh dan berkembang,” tegasnya.
Selain kolaborasi, ia menyoroti pentingnya pengawasan untuk memastikan pengelolaan koperasi berjalan secara transparan dan akuntabel. Unsur legislatif, mulai dari DPR, DPRD hingga Badan Permusyawaratan Desa (BPD), dinilai memiliki peran penting dalam mengawal pelaksanaan program agar tepat sasaran dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Agar semua itu bisa terwujud, perlu ada pengawasan dari unsur legislatif sehingga program berjalan tepat sasaran dan dapat dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kepentingan masyarakat,” harapnya.
Ia juga mengingatkan bahwa KDKMP merupakan program prioritas nasional yang melibatkan banyak pihak dan membutuhkan dukungan sumber daya serta anggaran yang besar. Pelaksanaannya melibatkan kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, hingga pemerintah desa.
“Program ini melibatkan banyak pihak dan sumber daya yang besar. Karena itu, program ini harus berhasil. Keberhasilan KDKMP bukan hanya keberhasilan pengurus koperasi, tetapi menjadi keberhasilan bersama seluruh pihak yang terlibat,” lanjutnya.
Sementara itu, Ketua KDMP Bontolangkasa Selatan, H. Agus Bantang, menyatakan kesiapan pengurus untuk membangun sinergi dengan berbagai pihak guna mempercepat operasional koperasi.
Ia berkomitmen menjadikan KDMP Bontolangkasa Selatan sebagai koperasi yang aktif dan produktif, sekaligus berupaya menjadikannya salah satu percontohan pengembangan KDMP di Kabupaten Gowa.
Komitmen tersebut sejalan dengan arahan Camat Bontonompo H. Syahrir Salam dan Kepala Desa Bontolangkasa Selatan Naim Sulaiman. Keduanya mendorong penguatan sinergi antara pemerintah, pengurus koperasi, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan agar pengembangan KDMP dapat berjalan optimal.
Melalui kunjungan dan sosialisasi tersebut, Tim Efektif KATALIS KDKMP menegaskan komitmennya untuk terus mendorong KDMP Bontolangkasa Selatan agar bergerak lebih konkret. Langkah itu mencakup penguatan kelembagaan, aktivasi kegiatan usaha, fasilitasi akses permodalan, penguatan rantai pasok, hingga perluasan akses pasar.
Upaya tersebut diharapkan mampu mempercepat transformasi KDMP Bontolangkasa Selatan dari kelembagaan menuju koperasi yang benar-benar beroperasi, produktif, dan berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat desa.






