Tarif Dasar Listrik Naik Pengamat Minta Pemerintah Perhatikan Nasib Rakyat Sulsel

- Redaksi

Jumat, 24 Mei 2024 - 17:21 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JEJAKNEWS.id, Makassar,-Belum lama ini Pemerintah Indonesia kembali menyesuaikan tarif dasar listrik bagi seluruh pengguna rumah tangga,sejak diberlakukan awal Mei kemarin penyesuaian tarif tersebut menuai sorotan bagi pelanggan khususnya di Sulawesi Selatan (Sulsel).

Wati salah satu Ibu Rumah Tangga (IRT) yang ada di kabupaten Gowa menuturkan kekecewaannya terhadap pemerintah yang tanpa pertimbangan dengan baik melakukan pemberlakuan tarif dasar listrik di tahun 2024 ini.

“Sekarang kalau isi voucher listrik Rp.200 ribu sebentar sekali ji hanya sekitar dua Mingguan,padahal sebelum tarif listrik naik biasanya saya pakai selama 1 bulan,”katanya,Jumat 24 Mei 2024.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia mengatakan kebijakan pemerintah dalam menaikkan tarif listrik merupakan tindakan yang keliru pasalnya kata dia mayoritas masyarakat di Sulsel masih berpenghasilan rendah belum lagi kata dia akibat dampak pandemi covid-19 beberapa tahun lalu masih berimbas terhadap pendapatan di Sulsel.

“Bagi masyarakat Sulsel khususnya saya sendiri sangat memberatkan dengan naiknya tarif listrik tersebut apalagi mayoritas pendapatan masih rendah,”pungkasnya.

Sementara itu Pengamat ekonomi Universitas Bosowa (Unibos) Makassar,Lukman Setiawan mengatakan Masyarakat Indonesia sebagai pemasok tunggal yang memonopoli sumber listrik akan memengaruhi terhadap kebijakan perusahaan.

Sebuah perusahaan yang memonopoli utama pasokan listrik ke masyarakat akan mengakibatkan ketergantungan sehingga hanya berharap kepada PLN sebagai penyalur listrik ke rumah tangga di seluruh Indonesia.

“Persoalan naiknya tarif dasar listrik berdampak langsung seluruh masyarakat terkait siapa yang paling berdampak itu adalah masyarakat ke bawah,”bebernya.

Belum lagi kata Lukman Setiawan kenaikan tersebut akan berdampak luas kepada masyarakat kecil khususnya di Sulsel selain karena berusaha untuk pemenuhan kebutuhan pokok, naiknya tarif listrik justru lebih membebani masyarakat.

“Ketika ini dinaikkan akan menjadi beban tambahan karena pengeluaran, akibatnya akan menimbulkan permasalahan di masyarakat, kalau pendapatan tidak naik beban akan bertambah dan prinsipnya semakin susah masyarakat semakin miskin,”pungkasnya.

Sehingga dengan ketidakstabilan pertumbuhan ekonomi akan berdampak pada ketimpangan masyarakat bawah, sehingga kebijakan kenaikan tarif dasar listrik mesti kembali dikaji ulang agar tidak membuat masyarakat lebih terjerit.

“Perlu diperhatikan secara matang dampaknya yang cukup besar terhadap masyarakat kecil, karena yang bisa melakukan intervensi terhadap tarif dasar listrik yaitu hanya pemerintah sendiri,”tegasnya.

Berikut daftar rincian tarif listrik PLN untuk Mei 2024
1. Golongan R-1/TR daya 900 VA, Rp 1.352 per kWh.

2. Golongan R-1/ TR daya 1.300 VA, Rp 1.444,70 per kWh.

3. Golongan R-1/ TR daya 2.200 VA, Rp 1.444,70 per kWh.

4. Golongan R-2/ TR daya 3.500-5.500 VA, Rp 1.699,53 per kWh.

5. Golongan R-3/ TR daya 6.600 VA ke atas, Rp 1.699,53 per kWh.

6. Golongan B-2/ TR daya 6.600 VA-200 kVA, Rp 1.444,70 per kWh.

7. Golongan B-3/ Tegangan Menengah (TM) daya di atas 200 kVA, Rp 1.114,74 per kWh.

8. Golongan I-3/ TM daya di atas 200 kVA, Rp 1.114,74 per kWh.

9. Golongan I-4/ Tegangan Tinggi (TT) daya 30.000 kVA ke atas, Rp 996,74 per kWh.

10. Golongan P-1/ TR daya 6.600 VA-200 kVA, Rp 1.699,53 per kWh.

11. Golongan P-2/ TM daya di atas 200 kVA, Rp 1.522,88 per kWh.

12. Golongan P-3/ TR untuk penerangan jalan umum, Rp 1.699,53 per kWh.

13. Golongan L/ TR, TM, TT, Rp 1.644,52 per kWh
14.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jejaknews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wali Kota Appi Tangani Kekeringan Sistem Berkelanjutan, 65 SPAM Diperkuat untuk Jangka Panjang
Tinjau Wajah Baru TPA, Appi: Kita Tidak Mau Mewariskan Kota yang Jorok kepada Generasi Berikutnya
Kapolresta Gowa Sambut Audiensi SMSI, Dorong Kolaborasi Terbuka
Rakor Persiapan Kunker Presiden Prabowo, Appi Pastikan Makassar Siap Dukung Sekolah Rakyat
Pekerja Buruh Kapal TK Bagasi Sebanyak 600 Orang Belum Memperolah Hak Keselamatan Kerja dan Pelayanan Kesehatan
Hari ke-20, Program Makanan Bergizi TP PKK Makassar Tingkatkan Berat Badan Anak
Bangun Generasi Qurani, Kesra Makassar Gelar Santri Expo MULIA
Disdik Makassar Cabut PJJ, Siswa TK-SMP Kembali Sekolah Tatap Muka Mulai Tanggal 16 Besok
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 17:27 WITA

Wali Kota Appi Tangani Kekeringan Sistem Berkelanjutan, 65 SPAM Diperkuat untuk Jangka Panjang

Rabu, 16 September 2026 - 15:41 WITA

Tinjau Wajah Baru TPA, Appi: Kita Tidak Mau Mewariskan Kota yang Jorok kepada Generasi Berikutnya

Rabu, 16 September 2026 - 14:32 WITA

Kapolresta Gowa Sambut Audiensi SMSI, Dorong Kolaborasi Terbuka

Rabu, 16 September 2026 - 10:14 WITA

Rakor Persiapan Kunker Presiden Prabowo, Appi Pastikan Makassar Siap Dukung Sekolah Rakyat

Selasa, 15 September 2026 - 19:46 WITA

Pekerja Buruh Kapal TK Bagasi Sebanyak 600 Orang Belum Memperolah Hak Keselamatan Kerja dan Pelayanan Kesehatan

Berita Terbaru