Takbiran Tanpa Petasan, Munafri Minta Warga Jaga Ketertiban, Hindari Konvoi Tembak-Tembakan

- Redaksi

Rabu, 4 Maret 2026 - 10:52 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JEJAKNEWS.ID, Makassar, — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengimbau masyarakat untuk tidak membunyikan petasan atau mercon, khususnya pada malam-malam terakhir Ramadan hingga malam takbiran.

“Ini, saya perlu sampaikan dan ingatkan agar fokus ibadah di malam terakhir Ramadan, demi menjaga kekhusyukan ibadah serta keamanan dan ketertiban bersama,” pesan itu disampaikan Munafri saat melaksanakan Salat Isya dan Tarawih berjamaah dalam rangkaian Safari Ramadan Pemerintah Kota Makassar di Masjid Darussalam, Jalan Nusantara, Makassar, Selasa (3/3/2026) malam.

Dalam sambutannya, Munafri menekankan fenomena euforia di 10 hari terakhir Ramadan yang kerap diisi sebagian kelompok anak muda dengan bermain petasan atau mercon.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Padahal, menurutnya, momentum tersebut merupakan kesempatan emas untuk memaksimalkan ibadah dan meraih keberkahan di penghujung bulan suci.

“Memaksimalkan 10 hari terakhir Ramadan, sering kali momen ini dijadikan euforia oleh kelompok anak muda untuk main petasan atau mercon. Ini tugas kita bersama mengatasi,” katanya, penuh penegasan.

“Padahal, ini kesempatan kita untuk memaksimalkan faedah di bulan Ramadan. Mari kita saling menghormati dan menghargai agar ketertiban tetap terjaga,” sambung Appi.

Munafri juga menyoroti fenomena perang kelompok dan permainan tembak-tembakan yang marak dilakukan anak muda, terutama dengan menggunakan senjata mainan sambil berkonvoi di jalan raya.

Dia menegaskan, apabila kegiatan tersebut dilakukan di lokasi khusus dengan standar keamanan yang jelas, hal itu masih bisa ditoleransi. Namun, jika dilakukan di jalan raya secara bergerombol, hal tersebut sangat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

“Jangan jadikan jalan raya tempat bereksperimen. Ini bukan hanya membahayakan diri sendiri, tapi sangat membahayakan orang lain,” tegasnya.

Ia pun meminta para tokoh masyarakat, RT/RW, serta orang tua untuk berperan aktif meredam aktivitas tersebut di wilayah masing-masing.

Tak hanya itu, pada kesempatan ini. Munafri juga menekankan pengelolaan kebersihan menjelang Hari Raya Idulfitri.

Ia mengingatkan para camat, lurah, serta ketua RT/RW untuk mengantisipasi potensi lonjakan volume sampah di akhir Ramadan.

Menurutnya, kemungkinan besar sebagian petugas kebersihan akan mudik sehingga perlu pengaturan sejak dini agar pelayanan tetap berjalan optimal.

“Intensitas sampah pasti akan meningkat menjelang akhir Ramadan. Saya berharap ini sudah bisa diatur dengan baik supaya jangan sampai kita berhari raya, sampah masih bertebaran di mana-mana karena tidak ada petugasnya,” ujarnya.

Lebih lanjut Ketua Golkar Makassar itu menjelaskan, Safari Ramadan yang digelar Pemerintah Kota Makassar bukan sekadar agenda seremonial.

Kegiatan tersebut menjadi sarana membangun silaturahmi, memperkuat ukhuwah, sekaligus membangun kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat.

Appi menyebut, selama Ramadan dirinya bersama seluruh perangkat kerja Pemkot Makassar berkeliling ke seluruh kecamatan, menyambangi masjid-masjid untuk melaksanakan salat berjamaah, mulai dari Subuh, Isya hingga Tarawih.

“Ini, tidak lain dan tidak bukan adalah ingin terus membangun silaturahmi dengan warga masyarakat dan juga memperkuat ukhuwah, sehingga terjalin kolaborasi yang baik antara pemerintah dan masyarakat,” jelasnya.

Munafri menegaskan, pembangunan dan program pemerintah tidak akan berjalan maksimal tanpa keterlibatan masyarakat. Sebaliknya, kegiatan masyarakat pun tidak akan sempurna tanpa koordinasi dengan pemerintah.

“Kalau pemerintah hanya menjalankan proses pembangunan, membuat program tanpa melibatkan masyarakat, yakinlah program-program itu tidak akan berjalan dengan baik. Demikian pula sebaliknya,” tuturnya.

Menurutnya, kehadiran pemerintah di tengah masyarakat menjadi penting untuk melihat langsung fenomena sosial yang berkembang, sekaligus merespons persoalan yang muncul secara cepat dan tepat.

“Hubungan antara masyarakat dengan pemerintah ini harus hubungan yang kuat, sinergi, berkolaborasi, bekerja sama untuk menjalankan seluruh program. Apa pun bentuknya, program pemerintah tujuannya tidak lain untuk kepentingan masyarakat,” tambahnya.

Ia juga menekankan agar setiap persoalan yang muncul di tengah masyarakat sedapat mungkin diselesaikan secara kekeluargaan di tingkat wilayah masing-masing.

Hal itu menjadi bagian dari komitmen pemerintah untuk selalu hadir dan responsif.

Mengakhiri sambutannya, Munafri mengajak seluruh jemaah untuk mendoakan Kota Makassar agar senantiasa diberikan keberkahan, keamanan, dan keharmonisan.

“Mari kita berdoa untuk kota kita, selalu dalam lindungan Allah SWT,” pungkasnya.

Diketahui, pada kesempatan ini, Pemkot Makassar menggandeng Bosowa Peduli menyalurkan bantuan paket Ramadan kepada masyarakat kurang mampu di wilayah tersebut. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jejaknews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkot Makassar dan BPK Sulsel Perkuat Pengawasan dan Tata Kelola BUMD
Kemarau Panjang Tak Hentikan Petani Lagading, Rp21 Miliar Lebih Berhasil Diraup
Pemkot Makassar Terima PSU 18 Perumahan, Nilai Aset Capai Rp578,68 Miliar
Belajar dari Daerah Lumbung Pangan, Hulu Sungai Utara Sambangi Sidrap
Saling Menguatkan, Sidrap dan Hulu Sungai Utara Berbagi Inovasi Demi Kemajuan Daerah
Lantik Pejabat Fungsional, Wali kota Appi Tekankan Pelayanan Publik Tak Boleh Sekadar Seremonial
Pasokan BBM dan LPG 3 Kg Bermasalah, Ketua DPRD Sulsel Minta Pertamina Bertindak
Wali Kota Appi Perluas Iuran Sampah Gratis, 14.977 Rumah di Rappocini Jadi Penerima
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 19:10 WITA

Pemkot Makassar dan BPK Sulsel Perkuat Pengawasan dan Tata Kelola BUMD

Selasa, 8 September 2026 - 18:25 WITA

Kemarau Panjang Tak Hentikan Petani Lagading, Rp21 Miliar Lebih Berhasil Diraup

Selasa, 8 September 2026 - 17:14 WITA

Pemkot Makassar Terima PSU 18 Perumahan, Nilai Aset Capai Rp578,68 Miliar

Selasa, 8 September 2026 - 15:31 WITA

Belajar dari Daerah Lumbung Pangan, Hulu Sungai Utara Sambangi Sidrap

Selasa, 8 September 2026 - 15:26 WITA

Saling Menguatkan, Sidrap dan Hulu Sungai Utara Berbagi Inovasi Demi Kemajuan Daerah

Berita Terbaru