Seleksi Calon Komisioner KPID dan KIP, Ketua Komisi A Akui Banyak Titipan

- Redaksi

Rabu, 24 April 2024 - 16:31 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JEJAKNEWS.id, Makassar,-Ketua Komisi A DPRD Sulawesi Selatan, Andi Syafiuddin Patahuddin blak – blakan menyebut proses seleksi calon Komisioner KPID dan KIP banyak titipan.

Titipan tersebut, kata dia, berdatangan sebelum Komisi A DPRD Sulsel melakukan fit ang proper tes atau uji kelayakan dan kepatutan terhadap calon komisioner KPID dan KIP, selama dua hari, Selasa – Rabu, (16-17/4/2024) lalu.

“Kalau titipan banyak sekali, kalau saya bilang tidak ada titipan, itu saya (bohong), ini dari 14 anggota (Komisi A) DPRD ini semua punya nama, baik keluarga, kenalan, pokoknya macam – macam lah,” kata Syafiuddin kepada wartawan, Rabu, (24/4/2024).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita ini kan di Komisi A perwakilan dari partai juga, fraksi kan tentu banyaklah kepentingan – kepentingan di dalamnya. Makanya sebelum kita melakukan fit and proper tes itu kami sudah rapat intern,” sambungnya.

Diketahui, Komisi A DPRD Sulsel diberi kewenangan melakukan seleksi terhadap 21 calon Komisioner KPID dan 15 calon KIP. Jumlah calon komisioner tersebut tiga kali kebutuhan yang diserahkan Pemprov Sulsel setelah melalui penjaringan di Tim Panitia Seleksi.

Sehingga Komisi A yang melakukan fit and proper, mengerucutkan 10 nama calon Komisioner KPID, tujuh komisioner terpilih dan tiga cadangan. Sementara KIP, komisi A mengerucutkan delapan nama, lima komisioner terpilih dan tiga cadangan.

Nama – nama yang telah dijaring, kata dia, dibuatkan Berita Acara (BA) dan diserahkan ke pimpinan DPRD Sulsel untuk diteruskan ke Pj Gubernur Sulawesi Selatan, Bahtiar Baharuddin.

Syafiuddin juga menegaskan, nama – nama yang telah disepakati di Komisi A DPRD Sulsel tidak akan mengalami perubahan.

“Setelah itu nama – namanya diserahkan berupa berita acara ke Pimpinan DPRD. Nanti Pimpinan DPRD yang secara administratif itu menyampaikan ke Pemprov dalam hal ini Gubernur Sulsel. Sesuai undang – undang, itu final, walaupun bahasanya disitu berita acara, kecuali ada emergency betul, tapi tidak serta merta dirubah,” tegasnya.

Lebih lanjut, Syafiuddin menyebut, hasil fit and proper tes tersebut tidak ada lagi tanggapan masyarakat mengenai calon yang telah ditetapkan. Kendati kata dia, pihaknya telah membuka tanggapan masyarakat sebelum dilaksanakan fit and proper tes.

“Jadi proses tanggapan masyarakat (tidak ada lagi), kami sudah buka sebelum fit and proper tes, jadi ada hampir satu bulan kami minta tanggapan tentang 15 nama calon KIP dan 21 Nama KPID,” imbuhnya.

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jejaknews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

UMPO–PT Sumber Amanah Barokah Berkolaborasi, Teknologi VR-AI Masuk Pendidikan Kedokteran
Peringatan Maulid Nabi di Sereang, dari Teladan Rasulullah hingga Ikhtiar Menghadapi Kemarau
Warga Keluhkan Pemadaman Bergilir, Appi Langsung Undang Manajemen PLN ke Balai Kota Bahas Solusi
Nilai Pagu Rp22,2 Miliar Jembatan Lamokato 1 Disorot, Pimpinan Pengguna Anggaran Bungkam, LSM Jangkar: Jangan Sampai Ada Permainan
Kota Makassar Masuk 10 Daerah Teraktif Pendataan Perlinsos Digital,
Di Kecamatan Panakkukang, Munafri Ingin Pesta Rakyat Libatkan Warga dan UMKM Lokal
Data Kemiskinan dan IPM Bone Jadi Titik Tekan Dialog PMB-UH Latenritatta
IPMI Tegaskan Sidrap Bukan Kota Penipuan Online, Tapi Kota Berprestasi
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 15:50 WITA

UMPO–PT Sumber Amanah Barokah Berkolaborasi, Teknologi VR-AI Masuk Pendidikan Kedokteran

Selasa, 1 September 2026 - 15:36 WITA

Peringatan Maulid Nabi di Sereang, dari Teladan Rasulullah hingga Ikhtiar Menghadapi Kemarau

Selasa, 1 September 2026 - 15:05 WITA

Warga Keluhkan Pemadaman Bergilir, Appi Langsung Undang Manajemen PLN ke Balai Kota Bahas Solusi

Selasa, 1 September 2026 - 11:06 WITA

Nilai Pagu Rp22,2 Miliar Jembatan Lamokato 1 Disorot, Pimpinan Pengguna Anggaran Bungkam, LSM Jangkar: Jangan Sampai Ada Permainan

Selasa, 1 September 2026 - 10:53 WITA

Kota Makassar Masuk 10 Daerah Teraktif Pendataan Perlinsos Digital,

Berita Terbaru