Prabowonomic Ala Kaum Muda, Panji Bangsa Dorong Ekosistem Ekonomi Kreatif

- Redaksi

Sabtu, 26 September 2026 - 18:11 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JEJAKNEWSID, Makassar,  — Organisasi Kepemudaan Pasukan Jihad Kebangkitan Bangsa (Panji Bangsa) menggelar Diskusi Publik bertajuk ‘Prabowonomic, Ekonomi Konstitusi, dan Ruang Tumbuh: Percepatan Ekonomi Kelompok Muda Kreatif’, di Makassar, Sabtu (26/9/2026).

Selain menghadirkan Sekretaris Jenderal DKP Panji Bangsa, Bustanul Arifin, diskusi publik ini juga menghadirkan sejumlah narasumber lain, yakni Anggota DPR RI Syamsu Rijal, akademisi Prof. Hamzah Hasan Haeriah, Ketua Satgas Prabowonomic Dewan Komando Pusat (DKP) Panji Bangsa Ahmad Riyadi, dan perwakilan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dengan dipandu moderator wartawan senior Sulawesi Selatan, AS Kambie.

Dalam paparannya, Bustanul menegaskan, ekonomi konstitusi merupakan pengejawantahan Pasal 33 UUD 1945, yang menempatkan perekonomian sebagai usaha bersama berasas kekeluargaan demi kemakmuran rakyat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Bagi kelompok muda kreatif, ini berarti mendorong lahirnya produk, inovasi, dan model bisnis yang berakar dari potensi lokal namun mampu bersaing di pasar global, sehingga pertumbuhan ekonomi kreatif tidak hanya menjadi konsumen teknologi dan tren, melainkan turut menjadi produsen nilai tambah bagi perekonomian nasional, sejalan dengan visi Prabowonomic,” ucapnya.

Senada, Ketua Satgas Prabowonomic DKP Panji Bangsa, Ahmad Riyadi, menekankan bahwa kedaulatan ekonomi konstitusi menyangkut hajat hidup orang banyak dan harus tetap berada dalam kendali negara dan rakyat.

Ia menambahkan, kedaulatan ekonomi dalam visi Prabowonomic juga menuntut kemandirian dalam menentukan arah pembangunan sesuai kebutuhan dan karakter bangsa sendiri, tanpa ketergantungan berlebihan terhadap kekuatan ekonomi eksternal.

Anggota DPR RI, Syamsu Rijal, menambahkan, dalam konteks generasi muda kreatif, kedaulatan ekonomi berarti negara turut menjamin agar ruang usaha, pasar digital, dan akses pembiayaan tidak dikuasai sepenuhnya oleh kekuatan modal besar atau platform asing, sehingga pelaku usaha muda dalam negeri tetap memiliki kesempatan tumbuh secara setara.

Sementara itu, Ketua Dewan Komando Wilayah (DKW) Panji Bangsa Sulawesi Selatan, Zulfikar Limolang, menyampaikan, kelompok muda kreatif memiliki posisi strategis sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru, namun potensi itu belum diimbangi ekosistem yang memadai. Banyak pelaku muda, menurutnya, masih terkendala akses pembiayaan, perluasan pasar, legalitas usaha, hingga literasi bisnis dan keuangan.

“Terima kasih kepada Dewan Komando Pusat, Panji Bangsa memberikan kepercayaan kepada DKP Panji Bangsa Sulsel sebagai tempat pelaksanaan Diskusi Publik. Ada harapan semoga “prabowonomics” ini tidak berhenti disini saja, tetapi hadir di ruang2 diskusi kelompok mahasiswa, pemuda dan pelajar serta kelompok masyarakat lainnya. dilakukan dan dikembangkan lagi ,” jelas Zulfikar yang juga menjabat Ketua Fraksi PKB DPRD Sulsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jejaknews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

TDB BPBD Makassar Bergerak di 8 Kecamatan, 322 Titik dan 28.054 KK Terlayani Air Bersih
Paripurna DPRD Sulsel  Persetujuan dan Penandatanganan Bersama Atas Ranperda Perubahan Anggaran TA 2026 Bersama DPRD Sulsel dan Gubernur Sulsel
Kaukus Perempuan Parlamen DPRD Sulsel, Gelar Sosialisasi Tanyaibu.com, Literasi dan  Digitalisasi Informasi
Wali Appi Paparkan APBD-P Makassar, Proyek Strategis Disiapkan Mulai Awal 2027
5 Hari Setelah di Geledah,Kortas Mabes Polri Tetapkan Bupati HT, Tersangka Kasus Perizinan PBG Gowa
Lapangan Lancirang Jadi Panggung Talenta Muda, Turnamen ITC Road to Malaysia Dimulai
Bupati Sidrap dan Dandim 1420 Tinjau Lokasi Kebakaran TK As’adiyah Dua Pitue
Ketua DPRD Sulsel Siap Hadiri Pelantikan PWI Masa Bakti 2026–2031 dan Dukung Keterbukaan Informasi
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 18:11 WITA

Prabowonomic Ala Kaum Muda, Panji Bangsa Dorong Ekosistem Ekonomi Kreatif

Sabtu, 26 September 2026 - 15:49 WITA

TDB BPBD Makassar Bergerak di 8 Kecamatan, 322 Titik dan 28.054 KK Terlayani Air Bersih

Sabtu, 26 September 2026 - 05:20 WITA

Paripurna DPRD Sulsel  Persetujuan dan Penandatanganan Bersama Atas Ranperda Perubahan Anggaran TA 2026 Bersama DPRD Sulsel dan Gubernur Sulsel

Jumat, 25 September 2026 - 18:58 WITA

Kaukus Perempuan Parlamen DPRD Sulsel, Gelar Sosialisasi Tanyaibu.com, Literasi dan  Digitalisasi Informasi

Jumat, 25 September 2026 - 15:55 WITA

Wali Appi Paparkan APBD-P Makassar, Proyek Strategis Disiapkan Mulai Awal 2027

Berita Terbaru