Pj Gubernur, Wali Kota dan Bupati Maros Kompak Tinjau Lahan Stadion di Makassar

- Redaksi

Selasa, 12 Maret 2024 - 03:30 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JEJAKNEWS.id, Makassar,- Penjabat Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin, Wali Kota Makassar Danny Pomanto, Bupati Maros Chaidir Syam, Kadispora Sulsel, Kadis Perhubungan Sulsel serta seluruh jajaran lainnya meninjau lokasi rencana pembangunan stadion bertaraf internasional di Makassar, Senin, 11 Maret 2024.

Wali Kota Makassar, Danny Pomanto mengaku, setelah ditinjau lokasi pembangunan stadion bertaraf internasional tersebut sesuai standar Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan (KKOP). Demikian juga untuk ukuran lahannya sudah sesuai syarat yang diinginkan pemerintah pusat untuk dimulai pembangunan stadion tersebut.

“Alhamdulillah apa yang digambar sesuai yang di lapangan, sesuai size nya memenuhi syarat. Kalau seandainya stasiun utama senayan dipindahkan kesini cukup. Kedua, tidak bertentangan dengan KKOP. Ketiga, pengembangan Kawasan Maminasata itu bisa kita lakukan,” kata Danny Pomanto, Senin, 11 Maret 2024.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Danny, apa yang dilakukan saat ini merupakan wujud kekompakan baik Pemerintah Provinsi Sulsel, Pemerintah Kota Makassar, Pemkab Maros, Gowa, Takalar dan Pangkep.

“Ini semua karena kita kompak, karena ada Bapak Gubernur, kekompakan Maros, Gowa, Takalar, dan Pangkep itu intinya,” lanjut Danny.

Sementara itu, Pj Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, mengatakan, apa yang disampaikan Wali Kota Makassar betul-betul disampaikan secara profesional. Bukan sebagai wali kota, tapi sebagai profesional ahli perencanaan.

Menurut Bahtiar, selain pembangunan stadion bertaraf internasional, lewat kolaborasi antara pemerintah provinsi dan kabupaten kota di daerah Maminasata akan membantu kawasan kota baru nantinya.

“Ini di belakang kita ini akan menjadi kawasan kota mandiri, kota baru, yang kita bayangkan 10.000 hektare sampai di wilayah Maros nantinya. Dan ini menjadi fasumnya, ini jadi fasilitas publik nantinya. Kita bayangkan di Jakarta ada Senayan di sebelahnya kan ada di sana pondok indah, ada di sana Simprut ada yang lainnya,” ungkap Bahtiar.

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jejaknews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ayo Ikut Sayembara Logo HUT ke-419 Kota Makassar, Desainer Wajib Lewati Seleksi Portofolio
Appi Ingin Pembangunan Jembatan Barombong Dipercepat, Tapi, Lahan Masih Bersangketa Karena Warga Saling Klaim
Di Pesta Rakyat, Appi Beberkan Sejak 2025, Ada 8.764 Rumah di Kecamatan Tallo Bebas Iuran Sampah
Harmonisasi APBD Perubahan 2026, Bupati Sidrap Tekankan Anggaran Tepat Sasaran
Panen di Tengah Kemarau El Nino, Bupati Sidrap Puji Keuletan Petani
3.122 Rumah di Ujung Tanah Bebas Iuran Sampah, Appi Perluas Sasaran hingga 1.300 VA
Respons Aduan Warga, Wali Kota Appi Cek Distribusi Air Bersih hingga Siapkan Fasilitas SPAM Bantuan
Permukiman Kumuh di Tepian Sungai Buloa Kini Jadi Kampung Warna-Warni
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 17:50 WITA

Ayo Ikut Sayembara Logo HUT ke-419 Kota Makassar, Desainer Wajib Lewati Seleksi Portofolio

Kamis, 3 September 2026 - 16:39 WITA

Appi Ingin Pembangunan Jembatan Barombong Dipercepat, Tapi, Lahan Masih Bersangketa Karena Warga Saling Klaim

Kamis, 3 September 2026 - 11:00 WITA

Di Pesta Rakyat, Appi Beberkan Sejak 2025, Ada 8.764 Rumah di Kecamatan Tallo Bebas Iuran Sampah

Kamis, 3 September 2026 - 08:48 WITA

Harmonisasi APBD Perubahan 2026, Bupati Sidrap Tekankan Anggaran Tepat Sasaran

Kamis, 3 September 2026 - 07:03 WITA

Panen di Tengah Kemarau El Nino, Bupati Sidrap Puji Keuletan Petani

Berita Terbaru